Koordinasi Ketat, Aksi Cepat: Cara Sungai Penuh Hadapi Cuaca Tak Menentu

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Menghadapi peningkatan potensi cuaca ekstrem beberapa hari terakhir, Pemerintah Kota Sungai Penuh memperketat seluruh prosedur kesiapsiagaan bencana. Berbagai perangkat daerah dikerahkan untuk memastikan masyarakat tetap aman dan aktivitas berjalan lancar.

Melalui koordinasi terpadu antara BPBD, Dinas PUPR, dan instansi teknis lainnya, pemerintah melakukan pemetaan titik rawan, penyiagaan personel, hingga pengecekan sarana pendukung seperti alat berat dan sistem peringatan dini.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menegaskan pentingnya respon cepat dan kerja terorganisasi di lapangan.
“Kami sudah menginstruksikan seluruh jajaran agar siaga penuh. Kekuatan utama kita adalah kecepatan dan koordinasi. Tujuannya satu: meminimalkan risiko dan memastikan masyarakat terlindungi,” ujar Wali Kota.

Baca Juga :  Wako Alfin Resmi Buka Juara Bike Adventure, Meriahkan HUT ke-17 Kota Sungai Penuh

Di lapangan, BPBD mengerahkan tim pemantau ke kawasan yang berpotensi mengalami banjir dan longsor, terutama pada wilayah perbukitan dan bantaran sungai. Sementara itu, Dinas PUPR menempatkan alat berat di titik strategis untuk memastikan akses vital tetap terbuka dan penanganan gangguan dapat dilakukan segera.

Baca Juga :  Musda Golkar Sungai Penuh 14 Mei 2026 Digelar di Jambi, Ini Syarat Calon Ketua & Strategi Konsolidasi

Pemkot juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam dengan intensitas hujan tinggi. Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan.

Melalui langkah-langkah terukur dan kesiapan lintas sektor ini, pemerintah optimistis dapat mengurangi dampak bencana sekaligus memberikan rasa aman di tengah dinamika cuaca yang tidak menentu.(ded)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi
Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg
Walikota Sungai Penuh Alfin Segera Pilih Dewas PDAM Tirta Khayangan 2026–2030
Harga LPG 3 Kg di Sungai Penuh Tembus Rp40 Ribu, Ibu Rumah Tangga Mengeluh Beban Hidup Makin Berat
Masjid Raya Sungai Penuh Terima Sapi Kurban Presiden Prabowo, Ini Kabar Dari Walikota Sungai Penuh Alfin Bakar
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WIB

Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola

Senin, 1 Juni 2026 - 09:08 WIB

Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:52 WIB

Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:00 WIB

Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg

Berita Terbaru