Koordinasi Ketat, Aksi Cepat: Cara Sungai Penuh Hadapi Cuaca Tak Menentu

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Menghadapi peningkatan potensi cuaca ekstrem beberapa hari terakhir, Pemerintah Kota Sungai Penuh memperketat seluruh prosedur kesiapsiagaan bencana. Berbagai perangkat daerah dikerahkan untuk memastikan masyarakat tetap aman dan aktivitas berjalan lancar.

Melalui koordinasi terpadu antara BPBD, Dinas PUPR, dan instansi teknis lainnya, pemerintah melakukan pemetaan titik rawan, penyiagaan personel, hingga pengecekan sarana pendukung seperti alat berat dan sistem peringatan dini.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menegaskan pentingnya respon cepat dan kerja terorganisasi di lapangan.
“Kami sudah menginstruksikan seluruh jajaran agar siaga penuh. Kekuatan utama kita adalah kecepatan dan koordinasi. Tujuannya satu: meminimalkan risiko dan memastikan masyarakat terlindungi,” ujar Wali Kota.

Baca Juga :  Agus Didakwa Penjara Seumur Hidup

Di lapangan, BPBD mengerahkan tim pemantau ke kawasan yang berpotensi mengalami banjir dan longsor, terutama pada wilayah perbukitan dan bantaran sungai. Sementara itu, Dinas PUPR menempatkan alat berat di titik strategis untuk memastikan akses vital tetap terbuka dan penanganan gangguan dapat dilakukan segera.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Hadiri Halal Bihalal di Merangin, Perkuat Sinergi Antar Daerah

Pemkot juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam dengan intensitas hujan tinggi. Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan.

Melalui langkah-langkah terukur dan kesiapan lintas sektor ini, pemerintah optimistis dapat mengurangi dampak bencana sekaligus memberikan rasa aman di tengah dinamika cuaca yang tidak menentu.(ded)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Pedagang Usul Disperindag, Satpol PP dan Dishub Berkantor Bersama di Pasar Tanjung Bajure, Penertiban Dinilai Belum Efektif
Wako Alfin Temui Kementerian LH, Perjuangkan Status Bukit Khayangan agar Investasi dan Pariwisata Sungai Penuh Tak Terhambat
Dinanti Masyarakat : Wapres Gibran Dikabarkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh, Revitalisasi Rp40 Miliar Makin Nyata
Wabup Bungo Tiba-tiba Temui Wawako Sungai Penuh, Apa yang Mereka Bicarakan?
Plt Pimpin 8 Dinas di Sungai Penuh, Simak Kewenangan yang Boleh dan Dilarang
Gaji ke-13 ASN Kota Sungai Penuh Segera Cair, BKAD Pastikan Dibayar Besok atau Paling Lambat Minggu Ini
Distribusi Air Perumda Sungai Penuh Terganggu Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak dan Jadwal Normal Kembali
Wako Alfin dan Bupati Monadi Sepakat Bentuk LAAK Sakti Alam Kerinci, Adat Bersatu Kembali
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:24 WIB

Pedagang Usul Disperindag, Satpol PP dan Dishub Berkantor Bersama di Pasar Tanjung Bajure, Penertiban Dinilai Belum Efektif

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:59 WIB

Wako Alfin Temui Kementerian LH, Perjuangkan Status Bukit Khayangan agar Investasi dan Pariwisata Sungai Penuh Tak Terhambat

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:38 WIB

Dinanti Masyarakat : Wapres Gibran Dikabarkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh, Revitalisasi Rp40 Miliar Makin Nyata

Senin, 13 Juli 2026 - 19:34 WIB

Wabup Bungo Tiba-tiba Temui Wawako Sungai Penuh, Apa yang Mereka Bicarakan?

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:33 WIB

Plt Pimpin 8 Dinas di Sungai Penuh, Simak Kewenangan yang Boleh dan Dilarang

Berita Terbaru