MA dan AS Akui Jual 9 Bayi dan 1 Anak Lewat TikTok dan WhatsApp

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR — Kasus penculikan Bilqis Ramdhani (4) akhirnya terungkap setelah bocah itu menjadi korban tindak pidana perdagangan orang. Polisi menangkap empat pelaku yang sempat buron beberapa hari, tiga perempuan dan satu laki-laki. Dua di antaranya diketahui merupakan pasangan kekasih.

Keempat pelaku masing-masing berinisial SY (30), warga Kecamatan Rappocini, Makassar; NH (29), warga Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah; serta pasangan MA (42) dan AS (36) yang ditangkap di Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi.

Bilqis ditemukan dalam kondisi selamat di Jambi setelah hilang selama sepekan. Bocah itu diculik dari Taman Pakui, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Minggu, 2 November 2025.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, mengungkapkan bahwa MA dan AS bukan pemain baru dalam perdagangan manusia. Keduanya mengaku telah memperjualbelikan sembilan bayi dan satu anak melalui media sosial TikTok serta aplikasi WhatsApp.

Baca Juga :  Bos Skincare Ilegal Bermekuri di Makassar Resmi Dipenjara

“Pelaku MA dan AS mengaku membeli Bilqis dari NH seharga Rp30 juta, lalu menjualnya kembali kepada kelompok di Jambi seharga Rp80 juta,” kata Djuhandhani. Menurutnya, keduanya telah lama menjalankan praktik adopsi ilegal dengan jaringan lintas daerah.

Sementara itu, pelaku NH mengaku sudah tiga kali menjadi perantara dalam kasus adopsi ilegal. Polisi kini menelusuri kemungkinan adanya jaringan perdagangan anak yang lebih besar di balik kasus ini.

“Kami akan menuntaskan kasus ini sampai seluruh pelaku tertangkap. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di Sulawesi Selatan,” tegas Djuhandhani. Ia menambahkan, kepolisian berkomitmen melindungi masyarakat, terutama anak-anak, dari ancaman kejahatan serupa.

Dalam penyelidikan, polisi menemukan fakta mengejutkan. Para pelaku membawa Bilqis menggunakan pesawat dari Makassar menuju Jambi. Untuk menghindari kecurigaan, mereka memalsukan identitas sang bocah.

Baca Juga :  Audit Forensik Bank Jambi Masih Berjalan, Polisi Dalami Jejak Hacker

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Nasrullah, menjelaskan bahwa para pelaku telah menyiapkan rencana secara matang, termasuk pengurusan tiket penerbangan. “Nama Bilqis diganti, dan tiket sudah disiapkan sebelum keberangkatan,” ujarnya, Senin (10/11/2025).

Berdasarkan hasil penyidikan, SY diketahui menjual Bilqis kepada NH seharga Rp3 juta. Dari tangan NH, korban kemudian dibeli oleh MA dan AS untuk dijual kembali. Seluruh pelaku kini telah ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini membuka mata publik tentang bahaya perdagangan anak melalui media sosial. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus adopsi online yang marak di platform digital.(***)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK
Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu
20 Link Twibbon HAORNAS 2026, Ramaikan Hari Olahraga Nasional
108 Penerbangan dari dan ke Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 13.000 Penumpang Kena Imbas
Daftar 8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Cek Penerbangan Hari Ini
5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun
KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar
Abu Gunung Anak Krakatau Mulai Menyebar ke Pringsewu, Warga Diminta Pakai Masker
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK

Kamis, 10 September 2026 - 05:00 WIB

Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu

Kamis, 10 September 2026 - 04:00 WIB

20 Link Twibbon HAORNAS 2026, Ramaikan Hari Olahraga Nasional

Senin, 7 September 2026 - 17:00 WIB

108 Penerbangan dari dan ke Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 13.000 Penumpang Kena Imbas

Minggu, 6 September 2026 - 23:30 WIB

Daftar 8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Cek Penerbangan Hari Ini

Berita Terbaru