Low Tuck Kwong Lepas 30 Persen Saham Bayan ke Jhonlin, Tepis Rumor Akuisisi 62 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Pengusaha batu bara Low Tuck Kwong berencana mengalihkan sekitar 30 persen saham PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) kepada PT Jhonlin Baratama.

Rencana tersebut sekaligus menjawab rumor mengenai potensi pengambilalihan 62 persen saham Bayan Resources oleh kelompok usaha yang dikendalikan Haji Isam.

Berdasarkan keterbukaan informasi BYAN pada Kamis, 17 September 2026, Low Tuck Kwong dan Elaine Low telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat.

Perjanjian tersebut ditandatangani dengan PT Jhonlin Baratama pada 16 September 2026. Objek transaksi mencapai 10.000.000.500 saham biasa BYAN.

Jumlah tersebut setara sekitar 30 persen dari total saham Bayan Resources. Namun, penyelesaian transaksi masih menunggu pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 Agustus 2026 Melonjak, Antam Tembus Rp2,78 Juta

Direktur BYAN Jenny Quantero menyampaikan informasi tersebut melalui keterbukaan informasi perseroan. Manajemen juga menyatakan transaksi tidak mengganggu kegiatan operasional perusahaan.

Selain itu, transaksi tersebut dinilai tidak menimbulkan dampak material negatif terhadap aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Bayan Resources.

Data per 30 Juni 2026 menunjukkan Low Tuck Kwong memiliki 13,42 miliar saham atau 40,25 persen BYAN. Sementara Elaine Low memiliki sekitar 7,33 miliar saham atau 22 persen.

Dengan demikian, kepemilikan gabungan keduanya mencapai sekitar 62,25 persen. Setelah transaksi 30 persen tersebut selesai, komposisi kepemilikan pemegang saham utama BYAN akan mengalami perubahan.

Baca Juga :  OJK Resmi Naikkan Syarat Modal Sekuritas dan Manajer Investasi hingga Rp110 Miliar

Sebelumnya, pasar ramai dengan rumor mengenai rencana akuisisi sekitar 62 persen saham Bayan Resources oleh kelompok usaha Haji Isam. Nilai transaksi dalam rumor tersebut disebut mencapai sekitar US$3 miliar.

Namun, keterbukaan informasi terbaru BYAN menunjukkan transaksi yang diumumkan adalah pengalihan sekitar 30 persen saham kepada Jhonlin Baratama. Informasi tersebut berbeda dari rumor pengambilalihan seluruh 62 persen saham yang sebelumnya beredar.

Bagi investor, perkembangan transaksi ini menjadi salah satu informasi penting yang perlu diperhatikan karena menyangkut perubahan kepemilikan pada salah satu emiten batu bara besar di Bursa Efek Indonesia. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

IHSG Hari Ini Menguat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga, BYAN, PGUN dan JARR Jadi Sorotan
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 18 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 18 September 2026: 1 Gram Rp2,637 Juta, Cek Buyback Lengkap
Antrean Biosolar di Palembang Padat, Pertamina Prioritaskan SPBU dengan Stok Kritis
The Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,75%-4%, Pertama Sejak 2023, Ini Dampaknya ke Rupiah, IHSG, Emas dan Bitcoin
M-Banking Bank Jambi Belum Normal, Ini Rincian Persyaratan Keamanan yang Harus Dipenuhi
The Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,75%-4%, Inflasi Masih Jadi Perhatian
Car Insurance Quotes 2026: Compare Rates and Find Affordable Coverage
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 18 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24

Jumat, 18 September 2026 - 08:30 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 18 September 2026: 1 Gram Rp2,637 Juta, Cek Buyback Lengkap

Jumat, 18 September 2026 - 07:00 WIB

Antrean Biosolar di Palembang Padat, Pertamina Prioritaskan SPBU dengan Stok Kritis

Jumat, 18 September 2026 - 05:01 WIB

The Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,75%-4%, Pertama Sejak 2023, Ini Dampaknya ke Rupiah, IHSG, Emas dan Bitcoin

Jumat, 18 September 2026 - 03:03 WIB

M-Banking Bank Jambi Belum Normal, Ini Rincian Persyaratan Keamanan yang Harus Dipenuhi

Berita Terbaru