JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak terbatas pada perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026. Investor masih mencermati agenda ekonomi pemerintah.
Perhatian pasar tertuju pada pidato Presiden Prabowo Subianto terkait RAPBN 2027. Kondisi tersebut membuat sebagian investor memilih strategi wait and see.
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memproyeksikan IHSG berada di area support 6.270–6.300. Sementara itu, resistance berada pada level 6.350–6.400.
Secara teknikal, IHSG masih berada di sekitar area support setelah mengalami koreksi dari level resistance. Momentum penguatan juga belum sepenuhnya solid.
Karena itu, IHSG berpeluang bergerak sideways sepanjang perdagangan. Namun, peluang technical rebound tetap terbuka jika indeks mampu mempertahankan support.
Di tengah kondisi tersebut, sejumlah saham menjadi perhatian. HRTA direkomendasikan dengan target Rp2.230–Rp2.340 dan batas risiko di bawah Rp2.000.
BBTN juga menarik perhatian dengan target Rp1.250–Rp1.290. Saham ini dinilai masih memiliki pola sideways bullish selama mampu bertahan di area Rp1.176–Rp1.202.
Sementara itu, FAST diproyeksikan menuju Rp454–Rp464 setelah menembus neckline Rp438. Selama level tersebut bertahan, peluang penguatan lanjutan masih terbuka. Investor tetap perlu memperhatikan risiko pasar dan tidak menjadikan rekomendasi sebagai ajakan membeli atau menjual saham.
FAQ IHSG Hari Ini 14 Agustus 2026
1. Bagaimana prediksi IHSG hari ini, 14 Agustus 2026?
IHSG diprediksi bergerak terbatas dan cenderung sideways karena investor menunggu pidato Presiden Prabowo terkait RAPBN 2027.
2. Berapa level support IHSG hari ini?
Level support IHSG berada di kisaran 6.270–6.300.
3. Berapa level resistance IHSG hari ini?
Resistance IHSG diproyeksikan berada pada 6.350–6.400.
4. Apa sentimen utama yang memengaruhi IHSG?
Salah satu sentimen utama adalah pidato Presiden Prabowo mengenai RAPBN 2027. Investor cenderung wait and see sebelum mendapatkan gambaran kebijakan fiskal pemerintah.
5. Apakah IHSG berpeluang rebound?
Peluang technical rebound tetap terbuka jika IHSG mampu mempertahankan area support 6.270–6.300.
6. Saham apa yang menjadi rekomendasi analis?
Beberapa saham yang menjadi perhatian adalah HRTA, BBTN, dan FAST, berdasarkan analisis teknikal yang dikutip dalam bahan berita.
7. Berapa target saham HRTA?
HRTA memiliki target harga sekitar Rp2.230–Rp2.340, dengan batas risiko di bawah Rp2.000.
8. Berapa target saham BBTN?
BBTN diproyeksikan menuju Rp1.250–Rp1.290 apabila mampu mempertahankan area support teknikalnya.
9. Berapa target saham FAST?
FAST memiliki target harga Rp454–Rp464 setelah menembus neckline Rp438.
10. Apakah rekomendasi saham tersebut merupakan ajakan membeli?
Tidak. Rekomendasi saham merupakan informasi analisis dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing investor.(Tim)
Editor : Fanda Yosephta









