IHSG Hari Ini 23 April 2026 Anjlok 2,16%, Rupiah Melemah dan Saham Bank Besar Terpukul

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta-Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kembali ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis, 23 April 2026. Tekanan kuat dari sentimen global dan pelemahan nilai tukar rupiah membuat pasar saham domestik bergerak negatif sepanjang hari, bahkan gagal rebound hingga penutupan sesi kedua.

IHSG tercatat turun 2,16 persen ke level 7.378, mencerminkan aksi jual besar-besaran oleh investor. Kondisi ini dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap konflik geopolitik global yang berdampak pada stabilitas ekonomi, termasuk arus modal asing yang mulai keluar dari pasar negara berkembang seperti Indonesia.

Saham sektor perbankan menjadi kontributor utama pelemahan indeks. Emiten besar seperti BBCA, BBRI, dan BMRI kompak mengalami tekanan signifikan. Penurunan ini terjadi karena sektor perbankan sangat sensitif terhadap fluktuasi nilai tukar dan kondisi makroekonomi global.

Meski mayoritas saham turun, beberapa emiten masih mencatat penguatan terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya kehilangan kepercayaan, namun cenderung lebih selektif dalam memilih saham yang dianggap memiliki fundamental kuat di tengah ketidakpastian.

Baca Juga :  BI Buka Suara Soal Rupiah Tembus Rp17.900, Ini Penyebab Utamanya

Pelemahan IHSG juga tidak terlepas dari merosotnya nilai tukar rupiah yang mendekati Rp17.300 per dolar AS. Kondisi ini memperburuk sentimen investor karena meningkatkan risiko inflasi impor dan tekanan terhadap sektor keuangan domestik.

Dalam upaya menjaga stabilitas, Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menahan tekanan rupiah sekaligus menjaga inflasi tetap terkendali di tengah gejolak global.

Para analis memperkirakan volatilitas pasar masih akan berlanjut dalam jangka pendek. Investor disarankan untuk lebih berhati-hati, fokus pada saham defensif, serta memperhatikan perkembangan global yang dapat mempengaruhi arah pasar ke depan.

Sebagai catatan penting, kondisi pasar saham saat ini juga membuka peluang bagi investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi secara bertahap, terutama pada saham-saham berfundamental kuat yang sedang terkoreksi.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun, Saat Tepat Beli Antam, UBS dan Galeri24?

FAQ (Pertanyaan yang Sering Dicari – CTR Tinggi)

1. Kenapa IHSG turun hari ini?

IHSG turun akibat kombinasi sentimen global, konflik geopolitik, dan pelemahan rupiah yang memicu aksi jual investor.

2. Apakah sekarang waktu yang tepat beli saham?

Bisa menjadi peluang, terutama untuk investor jangka panjang, namun tetap harus selektif dan mempertimbangkan risiko.

3. Saham apa yang paling terdampak?

Saham perbankan besar seperti BBCA, BBRI, dan BMRI menjadi yang paling tertekan.

4. Apa dampak pelemahan rupiah ke saham?

Rupiah melemah dapat meningkatkan risiko ekonomi, menekan kinerja perusahaan, dan membuat investor asing keluar dari pasar.

5. Bagaimana prediksi IHSG ke depan?

IHSG diperkirakan masih volatil, tergantung kondisi global dan stabilitas nilai tukar rupiah. (Tim)

Berita Terkait

Laba Telkom Indonesia (TLKM) Semester I 2026 Naik Jadi Rp10,6 Triliun, Simak Kinerja Terbarunya
Tarif Listrik PLN September 2026 Terbaru: Cek Harga per kWh untuk Rumah Tangga, Bisnis dan Industri
BI Rate September 2026 Tetap 5,75%, Apa Dampaknya untuk Bunga KPR, Deposito dan Kredit?
Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 5 September 2026, MYR/IDR Tembus Rp4.359,60
Bunga Deposito Terbaru September 2026: Ada yang Tembus 9%, Cek Bank dengan Bunga Tertinggi
Harga BBM Pertamina Terbaru 5 September 2026 Se-Sumatera: Cek Pertalite, Pertamax hingga Dex
IHSG Sepekan Menguat 1,82%, Net Buy Asing Capai Rp2,30 Triliun
88% Gen Z Pilih ShopeePay, Ini Alasan Top Up E-Wallet Makin Jadi Kebutuhan Harian
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 03:00 WIB

Laba Telkom Indonesia (TLKM) Semester I 2026 Naik Jadi Rp10,6 Triliun, Simak Kinerja Terbarunya

Minggu, 6 September 2026 - 01:00 WIB

BI Rate September 2026 Tetap 5,75%, Apa Dampaknya untuk Bunga KPR, Deposito dan Kredit?

Sabtu, 5 September 2026 - 21:30 WIB

Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 5 September 2026, MYR/IDR Tembus Rp4.359,60

Sabtu, 5 September 2026 - 13:00 WIB

Bunga Deposito Terbaru September 2026: Ada yang Tembus 9%, Cek Bank dengan Bunga Tertinggi

Sabtu, 5 September 2026 - 09:37 WIB

Harga BBM Pertamina Terbaru 5 September 2026 Se-Sumatera: Cek Pertalite, Pertamax hingga Dex

Berita Terbaru