JAKARTA – Kabar gembira bagi investor saham perbankan. Bank Central Asia atau BCA resmi mengumumkan pembagian dividen interim tahun buku kuartal I 2026 senilai Rp20 per saham. Dengan jumlah saham beredar mencapai 123,28 miliar lembar, total dana yang disiapkan perseroan untuk pembayaran dividen mencapai sekitar Rp2,46 triliun.
Keputusan pembagian dividen interim tersebut telah mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris dan menjadi salah satu sinyal kuat bahwa kinerja BCA tetap solid di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan. Dividen akan dibayarkan kepada para pemegang saham yang berhak pada 26 Juni 2026.
Berdasarkan jadwal yang diumumkan perusahaan, investor yang ingin mendapatkan dividen harus memperhatikan tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi yang jatuh pada 15 Juni 2026. Sementara itu, ex dividen akan berlangsung pada 17 Juni 2026, sedangkan recording date ditetapkan pada 18 Juni 2026.
Pembagian dividen ini didukung oleh kinerja keuangan BCA yang tetap positif sepanjang kuartal pertama 2026. Perseroan berhasil membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp14,68 triliun atau tumbuh 3,83 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp14,14 triliun.
Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp21,15 triliun serta peningkatan pendapatan komisi, provisi, fee, dan administrasi sebesar 8,65 persen secara tahunan menjadi Rp5,06 triliun. Kinerja ini menunjukkan aktivitas transaksi dan layanan perbankan BCA masih tumbuh kuat.
Dari sisi penyaluran kredit, BCA mencatat pertumbuhan sebesar 5,6 persen secara tahunan menjadi Rp994 triliun. Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menyebut momentum Ramadan dan Idulfitri memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan kredit pada awal tahun.
Kualitas aset BCA juga tetap terjaga. Rasio Loan at Risk (LAR) berada di level 5,1 persen, sedangkan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) tercatat 1,8 persen. Angka tersebut menunjukkan manajemen risiko perseroan masih berjalan secara disiplin dan prudent.
Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) BCA hingga Maret 2026 mencapai Rp1.292,4 triliun atau tumbuh 8,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Porsi dana murah atau CASA bahkan mendominasi hingga 85,2 persen dari total DPK, memperkuat posisi BCA sebagai salah satu bank dengan likuiditas terbaik di Indonesia.
Jadwal Lengkap Dividen Interim BBCA 2026
- Pengumuman dividen interim: 5 Juni 2026
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 15 Juni 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 17 Juni 2026
- Cum dividen pasar tunai: 18 Juni 2026
- Ex dividen pasar tunai: 19 Juni 2026
- Recording date: 18 Juni 2026
- Pembayaran dividen: 26 Juni 2026
FAQ
Kapan dividen interim BBCA dibayarkan?
Pembayaran dividen interim BCA dijadwalkan pada 26 Juni 2026.
Berapa nilai dividen yang dibagikan BCA?
BCA membagikan dividen interim sebesar Rp20 per saham.
Kapan cum dividen BBCA?
Cum dividen pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 15 Juni 2026.
Siapa yang berhak menerima dividen BBCA?
Pemegang saham yang tercatat pada recording date 18 Juni 2026 berhak menerima dividen.
Berapa total dana dividen yang disiapkan BCA?
Total dana dividen interim yang disiapkan mencapai sekitar Rp2,46 triliun. (Tim)









