Harga Saham SUPA Jatuh, Net Buy Investor Justru Tembus Rp129,8 M

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Tekanan hebat dialami saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) pada perdagangan Senin (22/12/2025). Saham bank digital ini terperosok 14,63% hingga menyentuh batas auto reject bawah (ARB) di level Rp1.050 per saham pada akhir sesi I.

Namun, di balik penurunan tajam tersebut, data transaksi menunjukkan adanya akumulasi signifikan oleh investor. Berdasarkan catatan Stockbit Sekuritas, saham SUPA membukukan net buy sebesar Rp129,8 miliar.

Aktivitas perdagangan juga terbilang padat. Sepanjang sesi I, sebanyak 1,15 miliar saham SUPA diperdagangkan dengan 343.369 kali transaksi, menghasilkan nilai transaksi Rp1,24 triliun.

Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh Kuat

Dari sisi fundamental, Superbank mencatat pertumbuhan kinerja yang solid hingga kuartal III-2025. Laba sebelum pajak meningkat signifikan seiring melonjaknya pendapatan bunga bersih yang tumbuh lebih dari 100% secara tahunan.

Baca Juga :  Bansos Tahap 3 Juli 2026 Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima Lewat HP

Hingga November 2025, laba sebelum pajak perseroan tercatat mencapai Rp122,4 miliar. Sementara itu, pendapatan bunga bersih melonjak 165% YoY menjadi Rp1,4 triliun, mencerminkan efektivitas model bisnis digital yang dijalankan perseroan.

DPK dan Kredit Melonjak

Pertumbuhan juga terlihat pada fungsi intermediasi. Dana Pihak Ketiga (DPK) Superbank hingga November 2025 meningkat 149% YoY menjadi Rp11,0 triliun, sedangkan penyaluran kredit tumbuh 58% YoY menjadi Rp9,3 triliun.

Sejalan dengan itu, total aset perseroan tercatat naik 69% YoY menjadi Rp18,0 triliun, memperkuat posisi Superbank di industri perbankan digital nasional.

Transaksi Digital dan Nasabah Terus Bertambah

Dari sisi operasional, Superbank kini melayani lebih dari 5 juta nasabah aktif. Rata-rata transaksi harian telah menembus lebih dari 1 juta transaksi per hari, menandakan tingginya tingkat adopsi layanan digital perseroan.

Baca Juga :  Bank Panin (PNBN) Bukukan Laba Rp2,87 Triliun Sepanjang 2025, Naik Tipis

CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, menilai tekanan harga saham SUPA belum sepenuhnya mencerminkan fundamental perusahaan.

“Superbank menunjukkan kombinasi pertumbuhan laba, ekspansi kredit yang sehat, serta penguatan transaksi digital. Ini menandakan fondasi bisnis yang semakin matang pasca IPO,” ujarnya, Senin (22/12/2025).

Ia menambahkan, status KBMI 2 dengan modal inti di atas Rp6 triliun menjadi modal penting bagi ekspansi Superbank ke depan.

Didukung Ekosistem Besar

Keberadaan Superbank dalam ekosistem Grab dan Emtek Group yang memiliki lebih dari 50 juta pengguna dinilai memberikan keunggulan kompetitif, terutama dalam memperluas basis nasabah dan mempercepat pertumbuhan bisnis.

Dengan penetrasi perbankan digital yang terus meningkat, Superbank dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama di sektor bank digital dalam beberapa tahun mendatang.

Berita Terkait

Prabowo Genap 75 Tahun, Ini Pesan Mensesneg untuk Masyarakat Indonesia
KUR BRI Tanpa Jaminan, Apakah Bisa? Ini Ketentuan yang Perlu Diketahui
Harga Emas Antam 18 Oktober 2026: Cek Harga 1 Gram dan Pecahan Terbaru
Harga Emas Pegadaian Minggu, 18 Oktober 2026: Antam Naik Rp5.000, UBS Menguat Rp7.000
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 18 Oktober 2026 Naik Rp5.000, Cek Daftar Harga Lengkap
Harga Bensin Dunia Terbaru: Indonesia Termurah, Belanda Tembus US$3 per Liter
IHSG Anjlok 14,91%, 10 Saham Ini Malah Meroket: BIKE Naik 96,26%
Pecahan Ringgit Malaysia Terbaru: Kenali Uang RM1 hingga RM100, Jangan Sampai Salah Tukar!
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Prabowo Genap 75 Tahun, Ini Pesan Mensesneg untuk Masyarakat Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Harga Emas Antam 18 Oktober 2026: Cek Harga 1 Gram dan Pecahan Terbaru

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Harga Emas Pegadaian Minggu, 18 Oktober 2026: Antam Naik Rp5.000, UBS Menguat Rp7.000

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 18 Oktober 2026 Naik Rp5.000, Cek Daftar Harga Lengkap

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Harga Bensin Dunia Terbaru: Indonesia Termurah, Belanda Tembus US$3 per Liter

Berita Terbaru

Otomotif

Yadea GT80 Motor Listrik Jarak Jauh, Harga Mulai Rp29,8 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:00 WIB