Jakarta – Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Jumat 27 Februari 2026, tercatat mengalami kenaikan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Untuk ukuran 1 gram, emas Antam dijual Rp3.283.000 dengan harga buyback Rp2.872.000. Kenaikan ini mengikuti pergerakan harga emas global yang masih fluktuatif di tengah sentimen pasar.
Berdasarkan informasi resmi Pegadaian, emas Antam ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.696.000 dengan harga buyback Rp1.436.000. Sementara itu, untuk ukuran 2 gram, harga jual tercatat Rp6.500.000 dan buyback Rp5.745.000. Selisih harga jual dan beli kembali tetap menjadi perhatian investor sebelum memutuskan transaksi.
Pada kategori menengah, emas Antam 5 gram dijual Rp16.168.000 dengan harga buyback Rp14.362.000. Adapun ukuran 10 gram dipasarkan Rp32.276.000 dan buyback Rp28.725.000. Investor biasanya memilih ukuran ini untuk kebutuhan investasi jangka menengah hingga panjang.
Untuk ukuran lebih besar, emas 25 gram dijual Rp80.554.000 dan buyback Rp71.460.000. Sementara 50 gram dipatok Rp161.023.000 dengan buyback Rp142.921.000. Pergerakan harga ini umumnya mengikuti tren harga emas dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Emas Antam 100 gram hari ini dijual Rp321.961.000 dengan harga buyback Rp285.842.000. Sedangkan ukuran 250 gram mencapai Rp804.617.000 dan buyback Rp711.085.000. Ukuran besar ini biasanya diminati investor dengan dana lebih besar untuk efisiensi harga per gram.
Untuk ukuran 500 gram, harga jual berada di Rp1.609.006.000 dengan buyback Rp1.422.171.000. Sementara emas 1.000 gram (1 kilogram) dijual Rp3.217.968.000 dan buyback Rp2.844.342.000. Perbedaan harga jual dan buyback mencerminkan margin serta biaya administrasi yang berlaku.
Sebagai informasi, harga emas di Pegadaian dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar. Investor disarankan memantau perkembangan harga secara berkala serta mempertimbangkan tujuan investasi sebelum membeli emas fisik.
Kenaikan harga emas hari ini menunjukkan logam mulia masih menjadi salah satu instrumen lindung nilai yang diminati masyarakat. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas tetap dipilih sebagai aset aman untuk menjaga nilai kekayaan. (***)









