Tata Motors–Mahindra Disebut Bangun Pabrik, Ini Kata Gaikindo

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gaikindo mengaku belum menerima informasi resmi terkait rencana Tata Motors dan Mahindra membangun fasilitas perakitan di Indonesia. Foto : ist

Gaikindo mengaku belum menerima informasi resmi terkait rencana Tata Motors dan Mahindra membangun fasilitas perakitan di Indonesia. Foto : ist

Jakarta – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) buka suara soal kabar Tata Motors dan Mahindra yang disebut-sebut akan membangun fasilitas perakitan di Indonesia. Asosiasi mengaku belum menerima informasi resmi terkait rencana investasi tersebut.

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, mengatakan hingga kini belum ada pemberitahuan formal dari kedua produsen otomotif asal India itu. “Kami belum menerima informasi tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (26/2/2026).

Menurut Kukuh, Tata Motors bahkan sudah lama tidak tercatat sebagai anggota Gaikindo. Aktivitas terakhir perusahaan di Indonesia disebut terjadi sekitar 2019. “Setelah itu belum ada laporan atau pembicaraan lebih lanjut mengenai kembalinya mereka,” tambahnya.

Baca Juga :  Mahindra Scorpio & Bolero Impor India Jadi Andalan Operasional KMP, Ini Harga dan Spesifikasinya di Indonesia

Sebelumnya, kabar rencana pembangunan pabrik mencuat usai PT Agrinas Pangan Nusantara meneken kontrak pengadaan kendaraan niaga. Dalam perjanjian itu, Mahindra dan Tata Motors dikaitkan dengan komitmen menghadirkan fasilitas perakitan di Tanah Air.

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyebut Mahindra berencana memulai perakitan pada 2027–2028. Sementara Tata Motors ditargetkan menyusul pada 2029 dengan skema complete knockdown (CKD) atau semi-knockdown.

Baca Juga :  Saingan Baru Agya dan Ayla Muncul, Tawarkan Fitur Premium Harga Murah

Kontrak tersebut juga mencakup pengadaan 105.000 unit kendaraan untuk mendukung program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Mahindra memasok 35.000 unit Scorpio Pik Up, sedangkan Tata Motors menyiapkan 70.000 unit yang terdiri dari Yodha Pick Up dan truk Ultra T.7.

Di pasar domestik, jaringan dealer Tata Motors Indonesia saat ini tercatat masih terbatas. Sementara Mahindra, yang kembali masuk sejak 2019 melalui RMA Group, fokus menyasar segmen kendaraan niaga dan armada bisnis. (***)

Berita Terkait

IHSG Hari Ini Menguat, Saham MEDC, AKRA, dan DEWA Melesat, Simak Rekomendasi Saham serta Prospek Investasi 2026
Harga Buyback Emas Antam Naik Hari Ini 23 Juli 2026, Saat Tepat Jual atau Masih Layak Disimpan?
Top CRM Software Compared in 2026: Best CRM Platforms for Sales, Marketing, and Business Growth
Best Car Insurance Companies in the USA (2026 Guide): Compare Rates, Coverage, Discounts & Save Up to $1,200 Per Year
Cara Mengatur Keuangan agar Bisa Menabung Rp100 Juta, Panduan Lengkap untuk Pemula
Kurs Ringgit ke Rupiah Hari Ini 22 Juli 2026, 1 MYR Berapa Rupiah? Cek Nilai Tukar Terbaru
Daftar Pinjol Legal OJK Terbaru 2026, Cek Platform Resmi agar Terhindar dari Pinjaman Ilegal
Cara Membeli UC PUBG dengan DANA, GoPay, OVO, BRImo
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:17 WIB

IHSG Hari Ini Menguat, Saham MEDC, AKRA, dan DEWA Melesat, Simak Rekomendasi Saham serta Prospek Investasi 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:05 WIB

Harga Buyback Emas Antam Naik Hari Ini 23 Juli 2026, Saat Tepat Jual atau Masih Layak Disimpan?

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:00 WIB

Top CRM Software Compared in 2026: Best CRM Platforms for Sales, Marketing, and Business Growth

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:02 WIB

Best Car Insurance Companies in the USA (2026 Guide): Compare Rates, Coverage, Discounts & Save Up to $1,200 Per Year

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:42 WIB

Cara Mengatur Keuangan agar Bisa Menabung Rp100 Juta, Panduan Lengkap untuk Pemula

Berita Terbaru