Allianz Life Indonesia Tekankan Kolaborasi Industri dan Media untuk Perkuat Literasi Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Allianz Life Indonesia Tekankan Kolaborasi Industri dan Media untuk Perkuat Literasi Publik. Foto : Ist

Allianz Life Indonesia Tekankan Kolaborasi Industri dan Media untuk Perkuat Literasi Publik. Foto : Ist

Jakarta – Allianz Life Indonesia menegaskan pentingnya kolaborasi antara industri dan media sebagai fondasi memperkuat literasi serta menjaga kredibilitas informasi di era digital. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia, Alexander Grenz, di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi teknologi.

Alexander menyebutkan, perubahan lanskap media serta pergeseran pola konsumsi informasi masyarakat menuntut perusahaan untuk lebih adaptif. Menurutnya, kolaborasi yang kuat dengan media menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem informasi yang bertanggung jawab dan berintegritas.

“Allianz Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari solusi dalam membangun ekosistem informasi yang bertanggung jawab dan berintegritas,” ujar Alexander dalam keterangan tertulis, Kamis (26/2/2026).

Sebagai wujud komitmen tersebut, Allianz Indonesia kembali menggelar Media Appreciation Night – Special Ramadan Reflection & Insight bersama para pemimpin redaksi media nasional. Acara ini mengusung tema Trust in Goodness, United in ONE Harmony, yang menekankan pentingnya membangun kepercayaan melalui itikad baik dan kolaborasi harmonis antara industri, media, dan masyarakat.

Baca Juga :  Cara Klaim Asuransi Kesehatan Cashless 2026, Dokumen yang Wajib Disiapkan agar Tidak Ditolak

Dalam forum tersebut, Allianz menilai peran media kredibel serta komunikasi yang transparan dan bertanggung jawab menjadi semakin krusial, khususnya dalam menghadapi fenomena post-truth. Di era ini, opini dan persepsi publik kerap berkembang lebih cepat dibanding fakta yang telah terverifikasi.

Allianz Indonesia menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Ipang Wahid, Founder of Ipang Wahid Stratejik (IPWS), serta Fahruddin Faiz, filsuf dan akademisi filsafat Islam. Keduanya membahas pentingnya trust dari perspektif komunikasi strategis dan nilai etika dalam kehidupan modern.

Ipang Wahid menyoroti konsep perception engineering sebagai pendekatan strategis dalam merespons tantangan post-truth. Ia menjelaskan bahwa persepsi publik terhadap korporasi, pemerintah, maupun figur publik sering kali terbentuk dari narasi yang terfragmentasi, terutama melalui media sosial dan kanal digital.

Baca Juga :  Daftar 10 Asuransi Terbesar di AS, Referensi Pasar Global Termasuk Indonesia

“Di era post-truth, fakta saja tidak lagi cukup. Institusi harus mampu mengelola persepsi secara strategis. Karena persepsi yang tidak dikelola akan dikelola oleh opini,” jelas Ipang. Ia menambahkan bahwa perception engineering bukan sekadar strategi komunikasi, melainkan upaya sistematis untuk memastikan kebenaran tetap memiliki ruang dan suara.

Allianz menegaskan, bagi industri asuransi yang bertumpu pada kepercayaan, membangun dan menjaga trust publik bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dengan kolaborasi yang erat bersama media, perusahaan berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat, kontekstual, dan bertanggung jawab sehingga literasi keuangan dan asuransi semakin meningkat di Indonesia. (***)

Berita Terkait

Cara Klaim Asuransi Kesehatan Cashless 2026, Dokumen yang Wajib Disiapkan agar Tidak Ditolak
BPJS vs Asuransi Swasta: Mana yang Lebih Menguntungkan? Simak Perbedaan, Kelebihan, Kekurangan, dan Cara Memilih yang Tepat
Premi Asuransi: Pengertian, Cara Menghitung, Faktor yang Mempengaruhi, dan Tips Menghemat Biaya
Zurich Life Optimistis Unitlink Terus Tumbuh, Penjualan Premi Melonjak Lebih dari 30% hingga Mei 2026
Peluang Asuransi Event Makin Besar, OJK Sebut Konser dan Sport Tourism Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Premi Asuransi Umum Tembus Rp31,11 Triliun, Peluang Investasi dan Proteksi Makin Menarik
Biaya Rumah Sakit Makin Mahal, Ini Cara Memilih Asuransi yang Tepat agar Keuangan Tetap Aman
Premi Asuransi Kesehatan Terbaik 2026: Cara Menghitung dan Faktor yang Memengaruhi Besarannya
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:00 WIB

Cara Klaim Asuransi Kesehatan Cashless 2026, Dokumen yang Wajib Disiapkan agar Tidak Ditolak

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:30 WIB

BPJS vs Asuransi Swasta: Mana yang Lebih Menguntungkan? Simak Perbedaan, Kelebihan, Kekurangan, dan Cara Memilih yang Tepat

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:00 WIB

Premi Asuransi: Pengertian, Cara Menghitung, Faktor yang Mempengaruhi, dan Tips Menghemat Biaya

Minggu, 28 Juni 2026 - 05:01 WIB

Zurich Life Optimistis Unitlink Terus Tumbuh, Penjualan Premi Melonjak Lebih dari 30% hingga Mei 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:08 WIB

Peluang Asuransi Event Makin Besar, OJK Sebut Konser dan Sport Tourism Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Berita Terbaru

Teknologi

Apple Siapkan Mode Pengunci Khusus iPhone yang Tunggak Cicilan

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:00 WIB