Deklarasi Partai Gerakan Rakyat: Dukungan Anies Maju Pilpres

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTAOrganisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat resmi bertransformasi menjadi partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat. Deklarasi dilakukan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (18/1/2026), dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Gerakan Rakyat.

Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, dalam pidato perdananya menyampaikan bahwa partainya menginginkan Indonesia yang lebih adil dan makmur, serta berharap Anies Rasyid Baswedan dapat menjadi Presiden Republik Indonesia pada masa mendatang.

“Kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur, dan kita berharap pemimpin nasional kita nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujar Sahrin.

Sahrin menegaskan bahwa deklarasi tersebut merupakan langkah strategis untuk menghadirkan alat perjuangan politik yang berpihak kepada kepentingan rakyat. Menurutnya, Partai Gerakan Rakyat lahir dari semangat kolektif masyarakat biasa yang mendambakan alternatif kekuatan politik di luar arus utama.

Baca Juga :  Uang Rp883 M Kembali ke Taspen

Ia menyebut pendirian partai ini merupakan puncak dari proses panjang sejak 2023 ketika Gerakan Rakyat mulai terbentuk dan berkembang menjadi organisasi kemasyarakatan pada 2025. Pada awal 2026, hasil musyawarah nasional akhirnya menetapkan bahwa Gerakan Rakyat resmi menjadi partai politik.

Keputusan Rakernas: Gerakan Rakyat Sah Jadi Partai Politik

Ketetapan transformasi menjadi partai politik diambil melalui musyawarah dalam sidang pleno Rakernas I. Pimpinan Sidang, Muhammad Ridwan, menyampaikan bahwa keputusan tersebut disepakati secara mufakat oleh seluruh peserta.

Baca Juga :  Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading Lukai 54 Orang, Diduga Ini Penyebabnya

“Perkumpulan Gerakan Rakyat mendirikan sebuah partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat. Setuju?” ujar Ridwan yang disambut jawaban “setuju” dari seluruh peserta.

Rakernas juga mengesahkan Sahrin Hamid sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat untuk periode 2026–2031. Ia diberi mandat untuk membentuk struktur organisasi partai di seluruh Indonesia sebagai langkah awal konsolidasi.

Ridwan menjelaskan bahwa perjuangan mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat memerlukan langkah politik yang terorganisasi, sistematis, dan berkelanjutan. Karena itu, Partai Gerakan Rakyat hadir untuk menghimpun aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya melalui jalur politik formal.

Berita Terkait

Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Tokoh Adat Papua Tempuh Jalur Hukum
CFD Rasuna Said Resmi Digelar Setiap Minggu Mulai 7 Juni 2026, Simak Jadwal dan Aturannya
Update Tarif SIM A dan SIM C 2026, Ini Biaya Resmi serta Syarat Lengkapnya
Purbaya Mengaku Belum Tahu Detail Anggaran Sapi Kurban Presiden Rp 100 Miliar
Rupiah Melemah ke Rp17.830, Pemerintah Pastikan APBN Masih Terkendali
BGN Ancam Cabut Insentif Dapur MBG yang Tak Layani Kelompok 3B
Blackout Sumatera Mulai Terungkap, Polri dan PLN Beberkan Dugaan Penyebab Utama
Dana Rp100 Triliun Digelontorkan ke Sumatera, Proyek Infrastruktur dan Hunian Korban Bencana Diawasi Ketat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:05 WIB

Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Tokoh Adat Papua Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:39 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Digelar Setiap Minggu Mulai 7 Juni 2026, Simak Jadwal dan Aturannya

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:06 WIB

Update Tarif SIM A dan SIM C 2026, Ini Biaya Resmi serta Syarat Lengkapnya

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:00 WIB

Purbaya Mengaku Belum Tahu Detail Anggaran Sapi Kurban Presiden Rp 100 Miliar

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:09 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.830, Pemerintah Pastikan APBN Masih Terkendali

Berita Terbaru

Bisnis

Indosat Ungkap Strategi Hadapi Pelemahan Rupiah

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB