Data AS dan Pemilu Jepang Jadi Penentu Arah Harga Emas

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Harga emas dan perak kembali menunjukkan pergerakan ekstrem setelah gelombang aksi jual mengguncang pasar pada pekan lalu. Meski belum mampu menembus kembali level psikologis US$5.000 per ons troi, sejumlah analis menilai fondasi tren kenaikan logam mulia masih kokoh.

Mengutip data pasar internasional, emas terakhir ditutup di kisaran US$4.961 per ons troi atau menguat hampir 4% dalam sehari. Sementara perak bergerak lebih liar dengan lonjakan harian di atas 9%, meski masih tertahan di bawah US$90 per ons.

Analis Komoditas Commerzbank Barbara Lambrecht menilai pelaku pasar masih mencari arah di tengah ketidakpastian global yang tinggi. Namun, ia melihat penopang jangka menengah untuk emas dan perak belum hilang.

Volatilitas bahkan disebut melampaui Bitcoin untuk kontrak satu bulan, menandakan pasar logam mulia sedang berada dalam fase konsolidasi lebar, bukan pembalikan tren.

Senior Market Analyst Pepperstone Michael Brown menekankan, harga spot emas yang masih bertahan di atas rata-rata pergerakan 50 hari menjadi sinyal teknikal bahwa momentum bullish belum sepenuhnya pudar.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini 29 Maret 2026 Naik Tajam, Saat Tepat Investasi?

Pandangan senada disampaikan analis XS.com Rania Gule. Ia menilai fluktuasi tajam mencerminkan kecemasan investor terhadap inflasi, risiko resesi, arah kebijakan moneter The Fed, serta eskalasi geopolitik.

Menurutnya, peluang emas menuju US$6.000 per ons troi hingga akhir tahun tetap terbuka, meski jalurnya tidak lagi impulsif seperti reli sebelumnya.

Potensi Koreksi Masih Ada

Chief Market Analyst FP Markets Aaron Hill memperkirakan emas akan bergerak di rentang US$4.700–US$5.000 dalam waktu dekat. Ia mengingatkan bahwa sebagian sentimen positif sudah tercermin dalam harga, sehingga risiko koreksi jangka pendek masih ada.

Sementara Chief Investment Officer Zaye Capital Markets Naeem Aslam bahkan membuka peluang koreksi lebih dalam hingga US$3.800 per ons untuk membentuk fondasi baru. Meski begitu, level saat ini dinilai masih menarik untuk akumulasi bertahap.

Baca Juga :  Hanya Sepekan, PLN Beri Diskon 50 Persen Token Listrik

Fokus Pasar: Data AS dan Pemilu Jepang

Perhatian pelaku pasar pekan ini tertuju pada data ekonomi Amerika Serikat, terutama inflasi dan ketenagakerjaan, yang menjadi acuan utama The Fed dalam menentukan arah suku bunga.

Pasar saat ini memperkirakan pelonggaran kebijakan moneter bisa terjadi pada Juni. Jika data ekonomi menunda skenario tersebut, emas berpotensi tertekan sementara.

Di sisi lain, pemilu Jepang turut menjadi sorotan. Kebijakan fiskal ekspansif yang mungkin muncul dikhawatirkan menekan obligasi Jepang dan melemahkan yen. Kondisi ini berpotensi mendorong investor global kembali mencari aset lindung nilai seperti emas.

Agenda Ekonomi Penting Pekan Ini

Minggu: Pemilu Jepang

Selasa: Penjualan Ritel AS

Rabu: Nonfarm Payrolls AS

Kamis: Klaim Pengangguran & Penjualan Rumah AS

Jumat: Indeks Harga Konsumen (CPI) AS

Dalam situasi penuh ketidakpastian ini, analis sepakat satu hal: pasar logam mulia sedang melakukan reposisi sehat, bukan mengakhiri tren naiknya.

Berita Terkait

Cara Dapat Saldo DANA Gratis dari Referral, Mudah dan Terbukti Cair
Harga BBM hingga Emas Turun! Ini 5 Berita Ekonomi Paling Dicari Hari Ini
Asuransi Mobil All Risk: Pengertian, Perbedaan TLO, dan Rekomendasi Terbaik
KPPU Denda 97 Pinjol Rp755 Miliar, BPKN: Konsumen Harus Dilindungi
KPR Subsidi 2026 Makin Mudah! OJK Longgarkan SLIK, Debitur Kecil Kini Bisa Lolos
Sepatu Olahraga Best Seller Shopee 2026, Brand Lokal hingga Internasional
Top Travel Credit Cards with No Annual Fee in 2026: Maximize Rewards Without Extra Costs
Saldo BRImo Mendadak Rp 0, Nasabah BRI Panik! Ini Penjelasan Sementara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 10:00 WIB

Cara Dapat Saldo DANA Gratis dari Referral, Mudah dan Terbukti Cair

Selasa, 14 April 2026 - 09:02 WIB

Harga BBM hingga Emas Turun! Ini 5 Berita Ekonomi Paling Dicari Hari Ini

Selasa, 14 April 2026 - 08:00 WIB

Asuransi Mobil All Risk: Pengertian, Perbedaan TLO, dan Rekomendasi Terbaik

Selasa, 14 April 2026 - 05:01 WIB

KPPU Denda 97 Pinjol Rp755 Miliar, BPKN: Konsumen Harus Dilindungi

Selasa, 14 April 2026 - 03:01 WIB

KPR Subsidi 2026 Makin Mudah! OJK Longgarkan SLIK, Debitur Kecil Kini Bisa Lolos

Berita Terbaru