IHSG Anjlok Lagi, Ini Rekomendasi Saham Aman di Tengah Gejolak Pasar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 02:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan kembali berada dalam tekanan pada perdagangan Kamis (26/3/2026). Pelemahan ini dipicu oleh kombinasi sentimen global dan domestik yang masih membayangi pasar keuangan.

Berdasarkan data penutupan perdagangan, IHSG terkoreksi 1,89% ke level 7.164,09. Secara akumulatif sejak awal tahun atau year to date (ytd), indeks telah melemah sekitar 17,15%, mencerminkan tingginya tekanan yang dihadapi pasar modal Indonesia.

Faktor Global Jadi Pemicu Utama

Managing Director Research Samuel Sekuritas Indonesia, Harry Su, menjelaskan bahwa tekanan IHSG kali ini dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi serta gangguan rantai logistik dunia. Kondisi ini berdampak langsung pada sentimen investor di pasar global maupun domestik.

Baca Juga :  Asing Kembali Masuk, Net Buy US$203,5 Juta Dongkrak Bursa RI

Selain itu, arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau The Federal Reserve juga menjadi perhatian utama. Ketidakpastian inflasi global membuat pasar memperkirakan suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama.

Tekanan Tambahan dari Dalam Negeri

Dari sisi domestik, tekanan juga datang dari laporan lembaga pemeringkat internasional serta revisi outlook kredit yang berdampak pada persepsi risiko terhadap emiten di Bursa Efek Indonesia.

Secara historis, periode Maret juga kerap menjadi fase konsolidasi sebelum memasuki kuartal baru, sehingga meningkatkan volatilitas pasar.

Meski demikian, peluang pemulihan tetap terbuka jika data ekonomi domestik menunjukkan ketahanan serta adanya langkah kebijakan dari Bank Indonesia.

Proyeksi dan Strategi Investor

Dalam jangka pendek, IHSG diperkirakan akan menguji level support di kisaran 7.150–7.200 hingga akhir kuartal I-2026. Namun, optimisme jangka panjang masih terjaga jika kondisi makroekonomi membaik setelah momentum Lebaran.

Baca Juga :  IHSG Menguat Hari Ini, PTRO dan BRPT Melonjak Tajam

Investor disarankan untuk lebih selektif dalam memilih saham serta mengedepankan manajemen risiko. Diversifikasi portofolio dan menghindari aksi panic selling menjadi langkah penting di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.

Sektor Saham yang Direkomendasikan

Di tengah tekanan pasar, beberapa sektor dinilai relatif defensif dan tetap menarik, di antaranya:

Konsumer primer, seperti ICBP dan UNVR, karena produk kebutuhan dasar cenderung stabil

Perbankan blue chip, seperti BBCA dan BBRI, yang memiliki fundamental kuat

Telekomunikasi, seperti TLKM, karena permintaan data relatif konsisten

Sebaliknya, investor disarankan untuk lebih berhati-hati terhadap saham dengan rasio utang tinggi serta saham lapis ketiga yang memiliki volatilitas ekstrem tanpa dukungan fundamental yang jelas.

Berita Terkait

Saham Hary Tanoe Masuk Top Losers Sepekan, MNCN hingga KPIG Anjlok 22–31 Persen
Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2026, Cek Syarat, Cara Ajukan dan Penyebab Tidak Muncul
Personal Loans Canada: How to Compare Interest Rates and Fees
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24, Cek Harga Buyback
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 26 September 2026 Turun Rp16.000
AI Automation for Australian Small Businesses: Where to Start
Cyber Insurance for Small Business: What Does It Cover in 2026?
Rupiah Menguat ke Rp17.903 per Dolar AS, Ini Dampaknya bagi Investasi dan Transaksi Valuta Asing
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:02 WIB

Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2026, Cek Syarat, Cara Ajukan dan Penyebab Tidak Muncul

Sabtu, 26 September 2026 - 11:01 WIB

Personal Loans Canada: How to Compare Interest Rates and Fees

Sabtu, 26 September 2026 - 10:27 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24, Cek Harga Buyback

Sabtu, 26 September 2026 - 10:21 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 26 September 2026 Turun Rp16.000

Sabtu, 26 September 2026 - 07:08 WIB

AI Automation for Australian Small Businesses: Where to Start

Berita Terbaru

Teknologi

Perbedaan Redmi Note 17 Series: Pro Max, Pro 5G, 17 5G dan 4G

Sabtu, 26 Sep 2026 - 22:00 WIB