Dana JHT Bisa Cair Sebagian Sebelum Usia 56 Tahun, Ini Syarat Lengkapnya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dana JHT dapat diklaim dalam nominal penuh oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan jika memenuhi persyaratan tertentu, antara lain:

  1. Mengundurkan diri dari perusahaan dan tidak kembali bekerja.
  2. Mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan belum mendapatkan pekerjaan kembali.
  3. Meninggalkan Indonesia secara permanen (Kewarganegaraan menjadi WNA).
  4. Mengalami cacat tetap total yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter.
  5. Peserta BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia, maka dana JHT diserahkan pada ahli waris.

Persyaratan Klaim Dana JHT Sebagian BPJS Ketenagakerjaan

Selain mengajukan klaim penuh untuk dana JHT, Anda juga bisa mengajukan klaim dana sebagian. Ketentuan ini tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Hari Tua Pasal 22 ayat (4) yang berbunyi:

Baca Juga :  Biaya LASIK Mata 2026 di Indonesia Terbaru! Cek Harga Operasi Minus, Bisa Tembus Rp38 Juta per Mata

Dalam rangka mempersiapkan diri memasuki masa pensiun, pembayaran manfaat JHT sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat diberikan sebagian sampai batas tertentu apabila Peserta telah memiliki masa kepesertaan paling singkat 10 (sepuluh) tahun.

Nominal JHT yang dapat diterima oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan yaitu:

  1. Maksimal 30% untuk kepemilikan rumah.
  2. Maksimal 10% untuk keperluan lainnya.

Selama memenuhi persyaratan di atas, semua peserta BPJS Ketenagakerjaan berhak memanfaatkan fasilitas tersebut. Namun, satu peserta hanya boleh mengajukan klaim sebanyak satu kali saja. Selain itu, pengajuan klaim sebagian berpotensi menyebabkan peserta terkena pajak progresif untuk pengajuan klaim berikutnya jika jarak pengajuannya lebih dari 2 tahun.

Tata Cara Klaim Dana JHT Sebagian BPJS Ketenagakerjaan

Bagi Anda yang berminat memanfaatkan fasilitas pengajuan klaim JHT sebagian, bisa mengikuti langkahnya sebagai berikut:

Klaim Sebagian 10%

Berikut adalah langkah pengajuan klaim JHT sebagian dengan nominal maksimal 10%.

  1. Persiapkan Dokumen yang Dibutuhkan

Beberapa dokumen yang perlu Anda siapkan untuk pengajuan klaim sebagian adalah:

  • Kartu BPJS Ketenagakerjaan
  • KTP Elektronik
  • Kartu Keluarga
  • Buku tabungan
  • Surat keterangan bekerja atau berhenti kerja
  • NPWP (jika ada)
  1. Lakukan Pengajuan

Setelah dokumen lengkap, Anda bisa langsung mengajukan klaim secara online melalui aplikasi JMO atau mendatangi langsung kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang terdekat dengan Anda.

Baca Juga :  Cara Daftar Mobile Banking 2026: BRI, BCA, BNI, Mandiri hingga BTN

Klaim Sebagian 30%, Kepemilikan Rumah

Berikut adalah langkah pengajuan klaim JHT sebagian untuk keperluan kepemilikan rumah:

  1. Persiapkan Dokumen yang Dibutuhkan

Beberapa dokumen yang perlu Anda siapkan untuk pengajuan klaim sebagian untuk kepemilikan rumah adalah:

  • Kartu BPJS Ketenagakerjaan
  • KTP Elektronik
  • Kartu Keluarga
  • Buku tabungan bank
  • Surat keterangan bekerja atau berhenti kerja
  • Dokumen perbankan dan dokumen yang berkaitan dengan kredit rumah
  • NPWP (jika ada)
  1. Lakukan Pengajuan

Setelah dokumen lengkap, Anda bisa langsung mengajukan klaim secara online melalui aplikasi JMO atau mendatangi langsung kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang terdekat dengan Anda.

Klaim Prioritas Bagi Peserta dengan Kondisi Spesial

Bagi Anda yang mengajukan klaim secara offline dengan mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan dan memiliki kondisi spesial, bisa memanfaatkan fasilitas klaim prioritas. Fasilitas ini hanya berlaku untuk peserta dengan 3 kondisi berikut:

  1. ibu hamil,
  2. manula, dan
  3. sedang sakit.

Untuk memanfaatkan fasilitas khusus ini, Anda bisa mendatangi salah satu petugas di kantor BPJS Ketenagakerjaan dan menginformasikan kondisi Anda. Petugas akan membantu Anda mendapatkan antrian khusus agar proses klaim JHT dengan nominal penuh maupun sebagian, dapat berlangsung lebih cepat.

Namun, agar semua prosesnya berjalan dengan lancar, pastikan Anda mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan serta mengisi data pada formulir dengan informasi yang sebenarnya.

Berita Terkait

Biaya Operasi Amandel Anak 2026 Terbaru, Bisa Gratis Pakai BPJS!
Biaya Operasi Hernia di RSUD 2026, Gratis Pakai BPJS atau Bisa Tembus Rp20 Juta untuk Pasien Umum
Waspada! Rasio Klaim BPJS 111,86%, Sinyal Kuat Iuran Bisa Naik di 2026
Iuran BPJS Kesehatan 2026 Resmi Tidak Naik, Pemerintah Kucurkan Rp20 Triliun
Biaya Operasi Lutut 2026 Terungkap! Segini Harga ACL & Meniskus di Indonesia, Bisa Tembus Rp100 Juta
Biaya Operasi Hati Terbaru di Jakarta 2026: Rincian Lengkap, Simulasi Total, dan Skema BPJS yang Wajib Diketahui
Flu Berat Tak Kunjung Sembuh? Ini Cara Ampuh Mengobati di Rumah Tanpa Harus ke Dokter
Obat Diabetes Paling Ampuh di Apotek: Ini Daftar Lengkap yang Direkomendasikan Dokter
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 15:04 WIB

Biaya Operasi Amandel Anak 2026 Terbaru, Bisa Gratis Pakai BPJS!

Senin, 13 April 2026 - 14:00 WIB

Biaya Operasi Hernia di RSUD 2026, Gratis Pakai BPJS atau Bisa Tembus Rp20 Juta untuk Pasien Umum

Jumat, 10 April 2026 - 22:01 WIB

Waspada! Rasio Klaim BPJS 111,86%, Sinyal Kuat Iuran Bisa Naik di 2026

Rabu, 8 April 2026 - 21:01 WIB

Iuran BPJS Kesehatan 2026 Resmi Tidak Naik, Pemerintah Kucurkan Rp20 Triliun

Rabu, 8 April 2026 - 17:04 WIB

Biaya Operasi Lutut 2026 Terungkap! Segini Harga ACL & Meniskus di Indonesia, Bisa Tembus Rp100 Juta

Berita Terbaru