Jakarta-Stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian dan kecacatan tertinggi di dunia. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, terutama mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, hingga kebiasaan merokok. Kabar baiknya, risiko stroke dapat ditekan melalui pola makan sehat yang diterapkan secara konsisten.
Para ahli jantung menilai makanan sehari-hari memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pembuluh darah. Pola makan seperti Diet DASH dan Diet Mediterania terbukti membantu mengontrol tekanan darah, kadar kolesterol, serta gula darah. Ketiga faktor tersebut menjadi penyebab utama meningkatnya risiko stroke.
Ahli kardiologi intervensi dari MemorialCare Saddleback Medical Center, Dr. Cheng-Han Chen, menjelaskan bahwa pola makan sehat mampu menjaga fungsi pembuluh darah tetap optimal. Sementara itu, ahli gizi Scott Keatley mengatakan makanan yang kaya antiinflamasi membantu menjaga elastisitas arteri sekaligus mengurangi risiko terbentuknya gumpalan darah.
Kelompok makanan pertama yang direkomendasikan ialah sayuran berdaun hijau, seperti bayam, kale, dan arugula. Kandungan nitrat di dalamnya diubah tubuh menjadi oksida nitrat yang membantu melebarkan pembuluh darah sehingga tekanan darah lebih terkontrol. Sayuran hijau juga kaya vitamin K yang berperan dalam proses pembekuan darah.
Selanjutnya terdapat buah citrus, seperti jeruk dan jeruk bali, yang kaya vitamin C, folat, kalium, serta serat larut. Nutrisi tersebut membantu menurunkan kolesterol jahat dan mengurangi peradangan. Namun, penderita yang sedang mengonsumsi obat tertentu disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi jeruk bali karena dapat memengaruhi efektivitas obat.
Makanan berikutnya adalah kacang kenari, yogurt rendah gula, serta oat. Kenari mengandung asam lemak omega-3 nabati yang membantu menurunkan kadar kolesterol LDL. Yogurt menyediakan probiotik, kalsium, dan kalium yang berkontribusi menjaga tekanan darah. Sementara itu, oat kaya serat larut yang membantu mengendalikan kadar gula darah sekaligus menurunkan kolesterol.
Ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan makarel juga menjadi pilihan terbaik karena mengandung omega-3 EPA dan DHA. Kandungan tersebut membantu mengurangi pembentukan gumpalan darah yang dapat menyumbat pembuluh darah di otak. Selain itu, apel, pir, wortel, dan ubi jalar yang kaya serat larut mampu menyerap kolesterol jahat sebelum masuk ke aliran darah.
Sebagai pelengkap, para ahli menyarankan memperbanyak konsumsi protein nabati seperti kacang merah dan kacang hitam. Mengganti sebagian protein hewani dengan protein nabati terbukti dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain menjaga pola makan, masyarakat juga dianjurkan rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, menghindari rokok, membatasi konsumsi garam, serta melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kolesterol secara berkala agar risiko stroke semakin rendah.
FAQ
1. Apa makanan terbaik untuk mencegah stroke?
Sayuran hijau, ikan berlemak, buah citrus, oat, yogurt rendah gula, kacang kenari, makanan tinggi serat, dan protein nabati menjadi pilihan terbaik menurut para ahli.
2. Mengapa ikan berlemak baik untuk mencegah stroke?
Karena mengandung asam lemak omega-3 EPA dan DHA yang membantu mengurangi pembentukan gumpalan darah serta menjaga kesehatan pembuluh darah.
3. Apakah oat bisa menurunkan risiko stroke?
Ya. Oat mengandung serat larut yang membantu menurunkan kolesterol dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.
4. Pola makan apa yang direkomendasikan untuk mencegah stroke?
Diet DASH dan Diet Mediterania merupakan dua pola makan yang paling banyak direkomendasikan karena terbukti membantu mengontrol tekanan darah dan kolesterol.
5. Selain makanan, apa yang harus dilakukan agar terhindar dari stroke?
Rutin berolahraga, berhenti merokok, menjaga berat badan ideal, membatasi konsumsi garam, mengendalikan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
6. Siapa yang berisiko tinggi terkena stroke?
Orang dengan hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, obesitas, perokok, serta mereka yang memiliki riwayat keluarga stroke memiliki risiko lebih tinggi.
7. Apakah konsumsi buah setiap hari dapat membantu mencegah stroke?
Ya. Buah yang kaya vitamin, mineral, antioksidan, dan serat, seperti jeruk, apel, dan pir, dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah sehingga menurunkan risiko stroke. (Tim)
Editor : Fanda Yosephta









