Jakarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) kembali menyiapkan inovasi di sektor pembiayaan. Setelah dikenal sebagai bank spesialis Kredit Pemilikan Rumah (KPR), BTN menargetkan meluncurkan produk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) pada 2026. Langkah ini diproyeksikan memberi kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah sekaligus kendaraan dengan skema pembiayaan yang lebih praktis.
Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar, mengatakan produk KKB tidak akan berjalan sendiri. BTN memilih bekerja sama dengan perusahaan multifinance melalui skema joint finance. Strategi tersebut dinilai lebih efektif untuk memperluas layanan sekaligus memenuhi kebutuhan nasabah yang membutuhkan kendaraan setelah membeli rumah.
Skema bundling menjadi daya tarik utama. Melalui program ini, nasabah yang mengajukan KPR BTN nantinya berpeluang memperoleh fasilitas kredit mobil atau motor dalam satu ekosistem pembiayaan. Dengan begitu, proses pengajuan lebih sederhana dan kebutuhan transportasi dapat dipenuhi tanpa harus mencari pembiayaan dari lembaga lain.
Di tengah perlambatan pertumbuhan kredit kendaraan bermotor, BTN tetap optimistis pasar masih memiliki potensi besar. Data Bank Indonesia menunjukkan pertumbuhan KKB pada Juni 2026 mencapai 9,9 persen secara tahunan. Meski melambat dibandingkan periode sebelumnya, permintaan kendaraan pribadi dinilai tetap tinggi, terutama dari pembeli rumah pertama.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu sebelumnya menjelaskan perseroan sedang memfinalisasi kerja sama dengan sejumlah perusahaan multifinance. Melalui kolaborasi tersebut, BTN tidak perlu membentuk anak usaha baru sehingga peluncuran produk dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
Bagi masyarakat, kehadiran kredit kendaraan BTN diperkirakan menjadi alternatif menarik. Selain menawarkan kemudahan administrasi, nasabah juga berpeluang menikmati promo seperti uang muka ringan, tenor panjang, hingga bunga kompetitif apabila program resmi diluncurkan. Besaran bunga dan syarat pembiayaan akan diumumkan setelah kerja sama selesai.
Pengamat menilai strategi BTN memperluas layanan konsumer dapat memperkuat daya saing di industri perbankan. Ekosistem pembiayaan rumah dan kendaraan diyakini mampu meningkatkan loyalitas nasabah sekaligus membuka peluang pertumbuhan kredit baru pada semester II 2026.
Masyarakat yang berencana membeli rumah maupun kendaraan disarankan mulai mempersiapkan dokumen, menjaga riwayat kredit tetap baik, serta memantau pengumuman resmi BTN. Jika terealisasi tahun ini, produk tersebut berpotensi menjadi salah satu program pembiayaan yang paling diminati sepanjang 2026.
FAQ
1. Kapan kredit kendaraan BTN diluncurkan?
BTN menargetkan produk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) meluncur pada tahun 2026, dengan penyelesaian kerja sama pada semester II 2026.
2. Apakah BTN memberikan kredit mobil dan motor?
Ya. BTN sedang menyiapkan pembiayaan kendaraan bermotor melalui kerja sama dengan perusahaan multifinance.
3. Siapa yang bisa mengajukan KKB BTN?
Detail persyaratan belum diumumkan. Namun, produk ini diprioritaskan untuk melengkapi kebutuhan nasabah BTN, terutama pemilik atau calon debitur KPR.
4. Apakah KPR BTN bisa digabung dengan kredit kendaraan?
Rencananya bisa. BTN menyiapkan skema bundling sehingga nasabah dapat memperoleh pembiayaan rumah dan kendaraan dalam satu ekosistem.
5. Apa keuntungan kredit kendaraan BTN?
Potensinya meliputi proses lebih mudah, cicilan terintegrasi, kerja sama dengan multifinance, serta peluang memperoleh promo bunga dan tenor menarik. (Tim)
Editor : Fanda Yosephta









