IHSG Hari Ini 3 Agustus 2026 Ditutup Melemah Tipis, Saham Grup Prajogo Pangestu Jadi Penekan, JKON Pimpin Deretan ARA

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, di zona merah. Indeks ditutup turun tipis 1,63 poin atau 0,03 persen ke level 6.234 setelah mendapat tekanan dari pelemahan saham-saham Grup Prajogo Pangestu dan sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar.

Tekanan terbesar berasal dari saham emiten yang berada dalam kelompok usaha Prajogo Pangestu. Saham BREN, TPIA, BRPT, CUAN, hingga PTRO kompak bergerak melemah sepanjang sesi perdagangan. Di saat bersamaan, saham-saham bank besar seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI juga ikut terkoreksi sehingga membatasi pergerakan indeks.

Dari sisi sektoral, pelemahan terjadi pada beberapa sektor utama, termasuk energi, industri, teknologi, keuangan, properti, infrastruktur, dan konsumer nonprimer. Koreksi pada sektor-sektor tersebut membuat IHSG gagal mempertahankan penguatan yang sempat terjadi pada akhir pekan lalu.

Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham justru mencatat kenaikan signifikan hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA). Saham JKON memimpin dengan lonjakan 34,85 persen ke level Rp89. Selanjutnya, MITI naik 34,57 persen menjadi Rp218 dan TMPO menguat 34,51 persen ke Rp152.

Penguatan juga terjadi pada saham KDTN yang melonjak 25 persen menjadi Rp470. Saham TRUK ikut naik 25 persen ke Rp540, disusul JELI yang melesat 24,60 persen menjadi Rp785 serta BAJA yang bertambah 24,59 persen ke level Rp304.

Baca Juga :  Ingin Pasang Listrik Subsidi PLN? Begini Cara Cek DTKS dan Proses Pengajuannya

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil menguat 49,77 poin atau 0,80 persen ke level 6.236,13. Namun, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp250,53 miliar. Tekanan jual terbesar terjadi pada saham MSIN, UNTR, dan BBCA.

Sementara itu, sejumlah sektor masih mampu mencatatkan penguatan, antara lain material dasar, kesehatan, konsumer primer, properti, industri, energi, dan infrastruktur. Kinerja sektor-sektor tersebut membantu menahan pelemahan IHSG agar tidak terkoreksi lebih dalam.

Selain JKON, beberapa saham lain juga berhasil mencapai ARA pada perdagangan hari ini. IATA melonjak 33,33 persen menjadi Rp76, SGRO naik 24,85 persen ke Rp4.070, TALF menguat 24,56 persen menjadi Rp710, dan FPNI bertambah 24,54 persen menjadi Rp406. Saham OPMS dan MLPT juga mencatat kenaikan lebih dari 20 persen sehingga menjadi perhatian pelaku pasar.

FAQ

1. Berapa penutupan IHSG hari ini, 3 Agustus 2026?

IHSG ditutup melemah tipis 1,63 poin atau 0,03 persen ke level 6.234 pada penutupan perdagangan Senin, 3 Agustus 2026.

Baca Juga :  Skema Bagi Hasil Ojol Berubah, GoTo Mulai Kurangi Ketergantungan pada Gojek

2. Mengapa IHSG turun pada perdagangan hari ini?

Pelemahan IHSG dipicu oleh koreksi saham-saham Grup Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, BRPT, CUAN, dan PTRO. Saham perbankan besar juga ikut tertekan.

3. Saham apa yang memimpin kenaikan (ARA) hari ini?

Saham JKON menjadi pemimpin ARA dengan kenaikan 34,85 persen. Selain itu, MITI, TMPO, KDTN, TRUK, JELI, dan BAJA juga mencatat kenaikan signifikan.

4. Sektor apa saja yang menekan pergerakan IHSG?

Sektor energi, industri, teknologi, keuangan, properti, infrastruktur, dan konsumer nonprimer menjadi penyumbang pelemahan indeks pada perdagangan hari ini.

5. Bagaimana aktivitas investor asing?

Pada perdagangan sebelumnya, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) sekitar Rp250,53 miliar, dengan penjualan terbesar terjadi pada saham MSIN, UNTR, dan BBCA.

6. Apa yang dimaksud saham ARA?

Auto Reject Atas (ARA) adalah kondisi ketika harga saham naik hingga mencapai batas maksimum kenaikan yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam satu hari perdagangan, sehingga tidak dapat diperdagangkan di harga yang lebih tinggi pada hari yang sama. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Astra ASII Tebar Dividen Interim Rp3,89 Triliun, Cum Date 12 Oktober 2026
Laba Bank Himbara Agustus 2026: Mandiri Rp37,48 Triliun, BRI Rp34,77 Triliun
IHSG Diprediksi Menguat 12 Oktober 2026, Saham BRPT, BUMI, MDKA dan ITMG Jadi Sorotan
Harga Emas Antam di Pegadaian 11 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,63 Juta, Ini Daftar Lengkapnya
Tabungan Emas BRImo vs Livin’ by Mandiri Oktober 2026: Modal Rp10 Ribu, Cek Biaya Admin dan Cara Beli
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 10 Oktober 2026 Naik, 1 Gram Rp2,61 Juta
Pinjol Tanpa BI Checking Langsung Approve 2026: Syarat, Cara Daftar, dan Risiko yang Wajib Diketahui
Bunga Deposito Bank Digital Oktober 2026 hingga 9%, Cek Daftar dan Risiko LPS
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Astra ASII Tebar Dividen Interim Rp3,89 Triliun, Cum Date 12 Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Laba Bank Himbara Agustus 2026: Mandiri Rp37,48 Triliun, BRI Rp34,77 Triliun

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:00 WIB

IHSG Diprediksi Menguat 12 Oktober 2026, Saham BRPT, BUMI, MDKA dan ITMG Jadi Sorotan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian 11 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,63 Juta, Ini Daftar Lengkapnya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:02 WIB

Tabungan Emas BRImo vs Livin’ by Mandiri Oktober 2026: Modal Rp10 Ribu, Cek Biaya Admin dan Cara Beli

Berita Terbaru