Dalam Sepekan Berhasil Ungkap Kasus Penculikan Bilqis : Ini Profil Kapolresta Makassar Kombes Pol Arya Mantan Sespri SBY

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH-Kapolresta Makassar Kombes Pol Arya Perdana kembali menjadi sorotan publik. Dalam satu minggu, ia memimpin pengungkapan kasus penculikan anak yang terjadi di Makassar. Kasus itu sempat memicu kekhawatiran warga, karena korban masih berusia balita. Keberhasilan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga keamanan kota.

Arya Perdana dikenal sebagai perwira dengan rekam jejak kerja yang kuat. Ia lahir pada 8 Maret 1976 dan merupakan lulusan Akpol 1998. Sejak awal karier, ia menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap tugas. Ia memulai perjalanan sebagai Pamapta B Polres Metro Jakarta Pusat.

Setelah itu, Arya dipercaya menjadi Kanit Reserse Polsek Metro Sawah Besar. Dalam posisi ini, ia menangani berbagai kasus kriminal yang membutuhkan ketelitian dan kecepatan. Kinerjanya mendapat perhatian pimpinan hingga ia dikirim bergabung dalam Satgas People Smuggling di Australia. Ia bertugas sebagai penyidik dalam satuan tugas tersebut.

Pengalaman internasional itu memperluas wawasannya dalam penanganan tindak pidana lintas negara. Usai kembali ke tanah air, Arya menjabat Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Sulut. Ia menangani kejahatan siber dan ekonomi. Jabatan itu menjadi salah satu fase penting dalam pengembangan kariernya.

Baca Juga :  Jalan Lintas Jambi–Palembang Lumpuh Total, Truk Pengangkut Besi Terguling Picu Kemacetan Panjang

Tahun 2016, Arya mendapat promosi sebagai Kapolres Minahasa Selatan. Ia membangun sistem pelayanan publik yang lebih cepat dan transparan. Dua tahun kemudian, ia dipercaya menjadi Wakapolresta Manado. Ia membantu memperkuat program keamanan kota dan meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat.

Pada 2019, Arya kembali bertugas di Bareskrim Polri sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya. Ia menangani kasus penting yang melibatkan skala nasional. Pada tahun berikutnya, ia mendapat kepercayaan besar sebagai sekretaris pribadi Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. Tugas itu membutuhkan integritas dan profesionalisme tinggi.

Pada 2021, Arya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri. Jabatan ini membuatnya lebih banyak terlibat dalam analisis penanganan kejahatan. Setelah itu, ia memimpin Polres Metro Depok. Selama memimpin Depok, Arya mencatat penanganan 4.298 kasus dari Januari hingga November 2024. Angka itu menggambarkan intensitas kriminal yang tinggi di wilayah tersebut.

Kinerja ini membuatnya ditunjuk sebagai Kapolresta Makassar. Penugasan ini menjadi tantangan besar karena Makassar merupakan kota metropolitan dengan 1,4 juta penduduk. Ia mulai bertugas pada akhir 2024.

Baca Juga :  Ungkap Kasus Penculikan Bilqis, Lima Polisi Makassar Dapat Penghargaan dari Pemkot

Memasuki bulan keempat masa tugas, Arya menunjukkan hasil nyata. Pada awal April 2025, ia berhasil mengungkap berbagai kasus menonjol. Salah satunya adalah kasus teror busur yang marak terjadi selama Ramadan. Aksi tersebut meresahkan warga karena dilakukan secara acak. Dalam operasi besar itu, polisi menangkap 27 pelaku.

Selain menangani teror busur, tim yang ia pimpin bergerak cepat dalam kasus penculikan anak yang terjadi pekan lalu. Dalam waktu satu minggu, pelaku berhasil ditangkap dan korban ditemukan dalam kondisi selamat. Operasi ini mendapat apresiasi dari warga dan pihak keluarga korban.

Arya menegaskan bahwa keamanan masyarakat menjadi prioritas utamanya. Ia mendorong semua jajaran untuk menjaga respons cepat dan meningkatkan patroli. Menurutnya, kehadiran polisi harus dirasakan langsung oleh masyarakat.

Keberhasilan ini memperkuat kepercayaan publik terhadap Polresta Makassar. Arya berkomitmen menjaga stabilitas keamanan kota sekaligus meningkatkan pelayanan publik. Ia berharap seluruh masyarakat mendukung setiap upaya kepolisian dalam mencegah tindak kriminal.(***)

Berita Terkait

Hasil OMI 2026 Kabupaten/Kota Diumumkan, Begini Cara Ceknya
Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK
Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu
20 Link Twibbon HAORNAS 2026, Ramaikan Hari Olahraga Nasional
108 Penerbangan dari dan ke Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 13.000 Penumpang Kena Imbas
Daftar 8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Cek Penerbangan Hari Ini
5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun
KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Hasil OMI 2026 Kabupaten/Kota Diumumkan, Begini Cara Ceknya

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK

Kamis, 10 September 2026 - 05:00 WIB

Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu

Kamis, 10 September 2026 - 04:00 WIB

20 Link Twibbon HAORNAS 2026, Ramaikan Hari Olahraga Nasional

Senin, 7 September 2026 - 17:00 WIB

108 Penerbangan dari dan ke Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 13.000 Penumpang Kena Imbas

Berita Terbaru