Cara Menyaksikan Hujan Meteor Geminid yang Puncaknya Akhir Pekan Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Langit Indonesia akan dihiasi salah satu fenomena astronomi paling memukau pada pertengahan Desember 2025. Hujan meteor Geminid—yang dikenal sebagai salah satu hujan meteor paling terang dan paling aktif—diprediksi mencapai puncaknya pada 14–15 Desember 2025.

Menurut informasi dari situs Time and Date, hujan meteor Geminid berlangsung mulai 4 hingga 20 Desember 2025, dengan intensitas terbaik yang dapat mencapai 120 hingga 150 meteor per jam, tergantung lokasi dan kondisi langit. Fenomena ini dinamakan “Geminid” karena tampak berasal dari arah rasi bintang Gemini.

Baca Juga :  Dari Meteor hingga Gerhana, Ini Fenomena Langit Sepanjang 2026

Di Indonesia, para pengamat langit diperkirakan dapat menyaksikan hingga 150 meteor per jam pada malam puncak. Kondisi ini menjadikannya momen terbaik bagi para pecinta astronomi maupun masyarakat umum untuk menikmati lintasan cahaya di langit malam.

Waktu Terbaik Melihat Hujan Meteor Geminid

Mengutip penjelasan NASA, hujan meteor Geminid paling mudah diamati mulai pukul 21.00 hingga menjelang subuh. Fenomena ini dapat terlihat dari seluruh penjuru dunia karena periode puncaknya berlangsung hampir 24 jam.

Baca Juga :  Astronaut NASA Foto Bulan Pakai iPhone 17 Pro Max, Ini Faktanya

Agar pengamatan lebih maksimal, masyarakat dianjurkan:

Memilih lokasi yang minim polusi cahaya, jauh dari lampu kota.

Memastikan langit cerah tanpa banyak awan.

Memberi waktu 15–20 menit untuk mata beradaptasi dengan gelap.

Pengamatan tidak memerlukan teleskop atau alat khusus; cukup melihat ke arah langit secara luas sambil menunggu meteor melintas.

Dengan intensitas cahaya yang kuat dan jumlah meteor yang melimpah, hujan meteor Geminid 2025 diprediksi menjadi salah satu tontonan langit terbaik yang dapat dinikmati masyarakat Indonesia tahun ini.(***)

Berita Terkait

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?
Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun
BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan
WhatsApp Diretas Lalu Kena Suspend, Komdigi Desak Meta Beri Klarifikasi 24 Agustus 2026
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Film Horor Terbaru 2026
BMKG Ungkap Kondisi Kekeringan Agustus 2026, Bagaimana Jambi, Sumbar dan Riau?
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:00 WIB

RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan

Berita Terbaru

Teknologi

5 Laptop Ringan untuk Kuliah 2026, Harga Mulai Rp5 Jutaan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 11:07 WIB