BRIN Ungkap Harta Karun Mineral Kritis RI untuk Industri Teknologi Global

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI-Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN mengungkap Indonesia memiliki cadangan zirkon yang sangat besar dan menyimpan berbagai mineral kritis yang dibutuhkan industri teknologi global.

Mineral tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung industri strategis seperti pesawat tempur, kendaraan listrik, turbin angin, hingga teknologi nuklir. Namun hingga kini, potensi hilirisasi mineral tersebut disebut belum dimanfaatkan secara optimal di dalam negeri.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Teknologi Mineral BRIN, Herry Poernomo, mengatakan pasir zirkon dari sejumlah wilayah Indonesia mengandung berbagai mineral strategis selain zirkonium.

“Semua unsur ini adalah komoditas kritis yang sangat dibutuhkan industri teknologi tinggi global,” ujar Herry.

Kandungan Mineral Strategis Sangat Besar

Hasil penelitian BRIN menemukan pasir zirkon di delapan wilayah Indonesia mengandung:

  • Titanium
  • Unsur tanah jarang ringan (LREE)
  • Unsur tanah jarang berat (HREE)
  • Uranium
  • Torium

BRIN mencatat kandungan titanium oksida tertinggi mencapai 38,58 persen ditemukan pada pasir zirkon asal Ketapang.

Sementara itu, kandungan total oksida tanah jarang mencapai 11,27 persen ditemukan pada sampel zirkon asal Bangka.

Baca Juga :  Honda e:N1 Ludes Terjual, Super One Siap Masuk Pasar Ritel Indonesia

Menurut BRIN, temuan tersebut menunjukkan Indonesia memiliki fondasi kuat untuk membangun industri pemurnian titanium dan tanah jarang di dalam negeri.

Digunakan untuk Mobil Listrik hingga Pesawat Tempur

Titanium dikenal sebagai logam ringan dengan kekuatan tinggi yang digunakan dalam industri dirgantara, kapal selam, dan alat medis.

Sedangkan unsur tanah jarang menjadi bahan baku penting dalam:

  • Magnet permanen kendaraan listrik
  • Turbin angin
  • Komponen otomotif
  • Pesawat terbang
  • Perangkat komunikasi modern

BRIN menyebut selama ini mineral-mineral tersebut masih ikut terbawa dalam ekspor pasir zirkon mentah sehingga nilai tambahnya belum maksimal dinikmati Indonesia.

“Dengan teknologi yang tepat, kita bisa memisahkan dan memurnikan semuanya di dalam negeri. Nilai tambahnya bisa puluhan bahkan ratusan kali lipat,” kata Herry.

Indonesia Produsen Zirkon Terbesar Dunia

Indonesia saat ini berada di peringkat empat hingga lima dunia sebagai penghasil zirkon terbesar.

Meski demikian, BRIN menilai posisi tersebut belum cukup apabila Indonesia belum menguasai teknologi pengolahan mineral secara mandiri.

Baca Juga :  BYD Racco Bakal Masuk Indonesia? Ini Perbandingannya dengan Aira EV

Sekitar 54 persen produk turunan zirkon digunakan untuk industri keramik berkualitas tinggi seperti lantai dan perlengkapan kamar mandi.

Selain itu:

  • 14 persen digunakan untuk industri pengecoran logam
  • 13 persen untuk bahan tahan api
  • 12 persen untuk bahan antiperspiran, tekstil anti air, dan komponen reaktor nuklir
  • Sisanya untuk industri amplas dan abrasif

BRIN Dorong Hilirisasi dan Teknologi Lokal

Kepala Pusat Riset Teknologi Mineral BRIN, Fajar Nurjaman, mengatakan BRIN kini tengah mengembangkan teknologi pengolahan zirkon yang lebih modern dan efisien.

Zirkon juga dinilai berpotensi menjadi material penting untuk pengembangan teknologi sel surya dan material maju lainnya.

BRIN menegaskan hilirisasi mineral bukan hanya soal peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat kemandirian industri nasional dan mengurangi ketergantungan impor teknologi asing.

“Kini saatnya Indonesia membangun ekosistem industri mineral yang berdaulat, aman bagi lingkungan, dan berdaya saing global,” ujar Fajar.

Berita Terkait

iPhone 18 Pro Resmi, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harga Mulai Rp20 Jutaan
Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK
Infinix XPAD 30 Pro Resmi Global, Tablet 11 Inci 2.5K dengan Fitur AI
Tecno Megapad 2 dan SE 2 Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp3,19 Juta
ADVAN AIR NEO Resmi Meluncur, Laptop 0,99 Kg dengan Intel Core Series 3
OPPO A7 Pro Resmi Meluncur dengan Baterai 8.000 mAh, Ini Spesifikasinya
Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB
Morgan Stanley Genggam 7,59 Persen Saham GOTO Setelah Tambah 21,92 Miliar Saham
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 08:00 WIB

iPhone 18 Pro Resmi, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harga Mulai Rp20 Jutaan

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK

Jumat, 11 September 2026 - 04:00 WIB

Infinix XPAD 30 Pro Resmi Global, Tablet 11 Inci 2.5K dengan Fitur AI

Kamis, 10 September 2026 - 22:00 WIB

Tecno Megapad 2 dan SE 2 Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp3,19 Juta

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

ADVAN AIR NEO Resmi Meluncur, Laptop 0,99 Kg dengan Intel Core Series 3

Berita Terbaru

Ekonomi

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK

Jumat, 11 Sep 2026 - 06:00 WIB