BNI Buka Lelang 2.600 Aset Agunan 2026, Kesempatan Beli Rumah hingga Hotel dengan Harga Menarik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Masyarakat yang sedang mencari rumah, ruko, apartemen, hingga hotel dengan harga kompetitif kini memiliki peluang baru. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menghadirkan Gelegar Lelang BNI 2026, sebuah program yang menawarkan sekitar 2.600 aset agunan di berbagai daerah di Indonesia.

Program ini berlangsung mulai 15 Juni hingga 15 September 2026. Sementara itu, puncak lelang serentak dijadwalkan pada 21 Agustus 2026. Melalui kegiatan ini, BNI ingin memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk memiliki aset melalui proses lelang yang terbuka, aman, dan transparan.

Peluncuran Gelegar Lelang BNI 2026 digelar di Grha BNI, Jakarta. Acara tersebut dihadiri Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Syukriah HG, bersama Senior Executive Vice President Remedial & Recovery BNI, Saridatun.

Saridatun menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BNI dalam memperluas akses masyarakat terhadap aset sekaligus mengoptimalkan penyelesaian aset agunan. Menurutnya, proses pemasaran aset dirancang agar mudah diakses oleh masyarakat serta tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Capai 5,29 Persen, Lampaui Prediksi

Aset yang ditawarkan sangat beragam. Masyarakat dapat menemukan rumah tinggal, rumah toko, gudang, apartemen, hotel, hingga berbagai jenis properti lain yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini membuka peluang bagi pembeli rumah pertama maupun investor properti.

Dalam pelaksanaannya, BNI bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Kolaborasi tersebut mencakup edukasi mengenai tata cara mengikuti lelang, hak dan kewajiban peserta, hingga tahapan transaksi. Dengan demikian, peserta dapat mengikuti proses lelang secara lebih percaya diri dan memahami seluruh prosedur yang berlaku.

Gelegar Lelang BNI 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian acara wondrX BNI 2026 yang berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Pengunjung dapat melihat katalog aset secara langsung sekaligus memperoleh penjelasan mengenai mekanisme lelang dari petugas.

Baca Juga :  Profil Low Tuck Kwong, Miliarder Tambang Pembeli Lukisan "Kuda Api" SBY Rp. 6,5 Milyar

BNI berharap program ini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan lelang sekaligus mendorong terciptanya ekosistem pemasaran aset agunan yang lebih inklusif, transparan, dan akuntabel. Informasi mengenai daftar aset dapat diakses melalui katalog digital BNI, sedangkan pelaksanaan lelang dilakukan melalui platform resmi DJKN.

FAQ

1. Apa itu Gelegar Lelang BNI 2026?
Program lelang aset agunan BNI yang menawarkan sekitar 2.600 properti kepada masyarakat melalui mekanisme resmi.

2. Aset apa saja yang ditawarkan?
Rumah, ruko, gudang, apartemen, hotel, dan berbagai jenis properti lainnya.

3. Kapan program berlangsung?
Mulai 15 Juni hingga 15 September 2026, dengan puncak lelang pada 21 Agustus 2026.

4. Siapa yang bisa mengikuti lelang?
Masyarakat umum yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan lelang resmi.

5. Di mana melihat daftar aset?
Melalui katalog digital BNI dan informasi resmi yang disediakan BNI serta DJKN. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Startup Business Loans 2026: Funding Options, Requirements and How to Apply
Limit KUR BRI 2026 Capai Rp500 Juta, Cek Syarat, Plafon dan Cara Pengajuannya
Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp57,23 Triliun hingga Agustus 2026, Ini Sumber Setorannya
Komisi Dinamis TikTok Shop Turun Jadi Rp60.000 per Item, Persaingan Marketplace Makin Ketat
Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini 20 September 2026 Naik, Cek Harga dan Buyback
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 20 September 2026 Naik Rp15.000, Tembus Rp2,67 Juta
BEI Ungkap ETF yang Bakal Terbit hingga Akhir 2026, ETF Emas Masih Mendominasi
The Fed Naikkan Suku Bunga, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Rp180 Triliun
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:01 WIB

Startup Business Loans 2026: Funding Options, Requirements and How to Apply

Senin, 21 September 2026 - 03:01 WIB

Limit KUR BRI 2026 Capai Rp500 Juta, Cek Syarat, Plafon dan Cara Pengajuannya

Minggu, 20 September 2026 - 23:00 WIB

Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp57,23 Triliun hingga Agustus 2026, Ini Sumber Setorannya

Minggu, 20 September 2026 - 13:00 WIB

Komisi Dinamis TikTok Shop Turun Jadi Rp60.000 per Item, Persaingan Marketplace Makin Ketat

Minggu, 20 September 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini 20 September 2026 Naik, Cek Harga dan Buyback

Berita Terbaru