Blackout Sumatra Mulai Pulih, PLN Ungkap Penyebab Gangguan hingga 176 Gardu Induk Kembali Normal

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Pemadaman listrik massal yang sempat melanda sejumlah wilayah di Sumatra sejak Jumat, 22 Mei 2026, mulai berangsur pulih. PLN memastikan ratusan gardu induk kini kembali normal setelah dilakukan pemulihan sistem secara intensif selama dua hari terakhir.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan hingga Minggu pagi sebanyak 176 gardu induk yang sebelumnya terdampak blackout telah kembali beroperasi. Proses pemulihan dilakukan bertahap mulai dari pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk hingga distribusi listrik ke pelanggan.

Gangguan besar ini menjadi perhatian publik karena berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat, layanan internet, hingga operasional bisnis di beberapa daerah Sumatra. Banyak warga juga mengeluhkan padamnya listrik selama berjam-jam yang memicu antrean BBM dan gangguan layanan komunikasi.

PLN mengungkapkan indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi. Faktor cuaca disebut menjadi salah satu penyebab yang memicu gangguan berantai atau domino effect pada sistem interkoneksi kelistrikan Sumatra.

Baca Juga :  Pemadaman Listrik di Kerinci dan Sungai Penuh, PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan 7 Februari 2026

Menurut Darmawan, pemulihan sistem tidak bisa dilakukan secara instan karena harus memperhatikan keamanan jaringan listrik. Setelah transmisi utama kembali tersambung, PLN melakukan sinkronisasi pembangkit secara bertahap agar sistem kembali stabil dan aman untuk pelanggan.

Meski sempat terjadi blackout besar, PLN memastikan cadangan daya listrik di Sistem Sumatra sebenarnya dalam kondisi cukup. Gangguan lebih disebabkan oleh masalah sistem penyaluran dan transmisi yang memicu pemadaman meluas di sejumlah wilayah.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama pemadaman berlangsung. Seluruh petugas disebut masih siaga di lapangan untuk memastikan proses normalisasi berjalan maksimal dan tidak terjadi gangguan susulan.

Peristiwa blackout Sumatra ini langsung menjadi sorotan nasional karena dinilai sebagai salah satu gangguan kelistrikan terbesar di wilayah Sumatra dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah bersama PLN kini melakukan evaluasi menyeluruh guna memperkuat keandalan sistem transmisi listrik nasional menghadapi cuaca ekstrem dan lonjakan beban listrik.

Baca Juga :  Sumatera Gelap Gulita, PLN Jelaskan Efek Domino Penyebab Blackout Besar

FAQ

Apa penyebab blackout listrik di Sumatra?
PLN menyebut indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang dipengaruhi faktor cuaca.

Berapa gardu induk yang sudah kembali normal?
Hingga Minggu pagi, PLN menyatakan 176 gardu induk telah kembali normal secara bertahap.

Apakah listrik di Sumatra sudah pulih total?
Sebagian besar wilayah mulai pulih, namun proses normalisasi masih dilakukan bertahap di beberapa titik.

Apakah pasokan listrik Sumatra sebenarnya cukup?
PLN memastikan cadangan daya listrik Sumatra dalam kondisi cukup. Gangguan terjadi pada sistem transmisi dan penyaluran.

Apa dampak blackout Sumatra?
Pemadaman massal menyebabkan gangguan aktivitas masyarakat, layanan internet, SPBU, hingga operasional bisnis di berbagai daerah.

Apakah PLN memberikan kompensasi?
Hingga kini belum ada pernyataan resmi terkait kompensasi pelanggan akibat blackout Sumatra. (Tim)

Berita Terkait

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?
Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun
BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan
WhatsApp Diretas Lalu Kena Suspend, Komdigi Desak Meta Beri Klarifikasi 24 Agustus 2026
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Film Horor Terbaru 2026
BMKG Ungkap Kondisi Kekeringan Agustus 2026, Bagaimana Jambi, Sumbar dan Riau?
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:00 WIB

RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan

Berita Terbaru

Teknologi

Samsung P9 dan P7 Hadir dengan USB4, Kapasitas hingga 8TB

Jumat, 28 Agu 2026 - 22:00 WIB

Otomotif

Honda Ryden 160 Bikin Penasaran, Calon Rival Yamaha Aerox 155

Jumat, 28 Agu 2026 - 18:00 WIB