Jakarta-Pemadaman listrik massal yang sempat melanda sejumlah wilayah di Sumatra sejak Jumat, 22 Mei 2026, mulai berangsur pulih. PLN memastikan ratusan gardu induk kini kembali normal setelah dilakukan pemulihan sistem secara intensif selama dua hari terakhir.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan hingga Minggu pagi sebanyak 176 gardu induk yang sebelumnya terdampak blackout telah kembali beroperasi. Proses pemulihan dilakukan bertahap mulai dari pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk hingga distribusi listrik ke pelanggan.
Gangguan besar ini menjadi perhatian publik karena berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat, layanan internet, hingga operasional bisnis di beberapa daerah Sumatra. Banyak warga juga mengeluhkan padamnya listrik selama berjam-jam yang memicu antrean BBM dan gangguan layanan komunikasi.
PLN mengungkapkan indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi. Faktor cuaca disebut menjadi salah satu penyebab yang memicu gangguan berantai atau domino effect pada sistem interkoneksi kelistrikan Sumatra.
Menurut Darmawan, pemulihan sistem tidak bisa dilakukan secara instan karena harus memperhatikan keamanan jaringan listrik. Setelah transmisi utama kembali tersambung, PLN melakukan sinkronisasi pembangkit secara bertahap agar sistem kembali stabil dan aman untuk pelanggan.
Meski sempat terjadi blackout besar, PLN memastikan cadangan daya listrik di Sistem Sumatra sebenarnya dalam kondisi cukup. Gangguan lebih disebabkan oleh masalah sistem penyaluran dan transmisi yang memicu pemadaman meluas di sejumlah wilayah.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama pemadaman berlangsung. Seluruh petugas disebut masih siaga di lapangan untuk memastikan proses normalisasi berjalan maksimal dan tidak terjadi gangguan susulan.
Peristiwa blackout Sumatra ini langsung menjadi sorotan nasional karena dinilai sebagai salah satu gangguan kelistrikan terbesar di wilayah Sumatra dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah bersama PLN kini melakukan evaluasi menyeluruh guna memperkuat keandalan sistem transmisi listrik nasional menghadapi cuaca ekstrem dan lonjakan beban listrik.
FAQ
Apa penyebab blackout listrik di Sumatra?
PLN menyebut indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang dipengaruhi faktor cuaca.
Berapa gardu induk yang sudah kembali normal?
Hingga Minggu pagi, PLN menyatakan 176 gardu induk telah kembali normal secara bertahap.
Apakah listrik di Sumatra sudah pulih total?
Sebagian besar wilayah mulai pulih, namun proses normalisasi masih dilakukan bertahap di beberapa titik.
Apakah pasokan listrik Sumatra sebenarnya cukup?
PLN memastikan cadangan daya listrik Sumatra dalam kondisi cukup. Gangguan terjadi pada sistem transmisi dan penyaluran.
Apa dampak blackout Sumatra?
Pemadaman massal menyebabkan gangguan aktivitas masyarakat, layanan internet, SPBU, hingga operasional bisnis di berbagai daerah.
Apakah PLN memberikan kompensasi?
Hingga kini belum ada pernyataan resmi terkait kompensasi pelanggan akibat blackout Sumatra. (Tim)









