Bank Jambi Pastikan Investigasi Internal, Dugaan Peretasan Dilaporkan ke Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAMBI-Bank Pembangunan Daerah Jambi melaporkan dugaan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ke Polda Jambi menyusul kasus saldo nasabah yang dilaporkan berkurang. Laporan disampaikan melalui kuasa hukum bank.

Kuasa hukum Bank Jambi, Ikhsan Hasibuan, mengatakan pihaknya telah membuat laporan resmi ke Subdit II Perbankan Ditreskrimsus Polda Jambi. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan peretasan sistem.

“Intinya kami melaporkan dugaan pelanggaran ITE. Soal teknisnya nanti ranah penyidik,” ujar Ikhsan kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Taufik Nurmandia, membenarkan adanya laporan dari Bank Jambi. Polisi, kata dia, akan menindaklanjuti dengan pemeriksaan awal.

Baca Juga :  DPRD Usul THR dan TPP ASN Sungai Penuh Dibayar Lewat Bendahara, ATM dan M-Banking Bank Jambi Belum Normal

“Sudah ada laporan yang masuk hari ini. Kami lakukan pendalaman dan penyelidikan,” kata Taufik.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah nasabah mengeluhkan saldo rekening mereka berkurang. Gangguan juga terjadi pada layanan mobile banking dan ATM Bank Jambi sejak Minggu (22/2).

Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, memastikan manajemen melakukan penelusuran internal. Ia menegaskan bank akan bertanggung jawab jika kehilangan dana terbukti terjadi.

Baca Juga :  Kejari Tanjabtim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyelewengan Solar Subsidi

“Jika memang ada dana nasabah yang raib akibat gangguan sistem, kami ganti penuh,” tegas Khairul.

Khairul juga menepis kabar bahwa aplikasi mobile banking dibobol. Menurutnya, sistem sengaja dinonaktifkan sementara untuk kepentingan investigasi.

“Layanan kami off-kan sementara agar proses audit dan investigasi berjalan optimal,” jelasnya.

Bank Jambi mengimbau nasabah tetap tenang. Nasabah yang merasa saldonya berkurang diminta melapor ke kantor cabang terdekat dengan membawa bukti transaksi. (***)

Berita Terkait

Suahasil Nazara Tegaskan Perang Rokok Ilegal Berlanjut, Bea Cukai Diminta Gencarkan Penindakan
Antrian Pengambilan Gaji ASN di Bank Jambi Masih Terjadi, Nasabah Pertanyakan Kapan M-Banking Kembali Aktif
ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan
Kamboja Tutup 700 Pusat Penipuan Online, Hampir 30.000 Tersangka Ditangkap
Kombes Manang Soebeti “Pak Bray” Jadi Kabagpamwal Roprovos Divpropam Polri, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah, Penggeledahan dan Penyitaan Polri Dinyatakan Sesuai Prosedur
Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK
Surat Edaran Sekolah Daring di Jambi Ternyata Hoaks, Kominfo Ungkap Fakta Sebenarnya
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 23:31 WIB

Suahasil Nazara Tegaskan Perang Rokok Ilegal Berlanjut, Bea Cukai Diminta Gencarkan Penindakan

Kamis, 3 September 2026 - 05:00 WIB

Antrian Pengambilan Gaji ASN di Bank Jambi Masih Terjadi, Nasabah Pertanyakan Kapan M-Banking Kembali Aktif

Selasa, 1 September 2026 - 21:36 WIB

ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan

Selasa, 1 September 2026 - 19:12 WIB

Kamboja Tutup 700 Pusat Penipuan Online, Hampir 30.000 Tersangka Ditangkap

Selasa, 1 September 2026 - 03:30 WIB

Kombes Manang Soebeti “Pak Bray” Jadi Kabagpamwal Roprovos Divpropam Polri, Ini Profil dan Rekam Jejaknya

Berita Terbaru