Bahlil Lahadalia, Purbaya Yudhi, dan 14 Tokoh Lain Dilantik Presiden Prabowo sebagai Pimpinan DEN, Ini Gaji dan Tunjangannya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto resmi melantik jajaran Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 28 Januari 2026. Dalam pelantikan tersebut, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua DEN, sementara Purbaya Yudhi Sadewa ditunjuk sebagai salah satu anggota. Selain peran strategis dalam perumusan kebijakan energi nasional, posisi ini juga disertai dengan gaji serta tunjangan yang diterima setiap bulan.

Pelantikan DEN kali ini melibatkan total 16 orang yang berasal dari berbagai latar belakang. Delapan di antaranya merupakan perwakilan pemangku kepentingan nonpemerintah, mulai dari akademisi, pelaku industri energi, hingga ahli teknologi. Keberagaman unsur ini diharapkan mampu memperkuat arah kebijakan energi nasional yang berkelanjutan dan berorientasi pada ketahanan energi jangka panjang.

Susunan Ketua dan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN)
Ketua Harian DEN
1. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Anggota Unsur Pemerintahan
2. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa
3. Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy
4. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi
5. Menteri Perindustrian Gumiwang Kartasasmita
6. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
7. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto
8. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq
Anggota Unsur Pemangku Kepentingan
 9. Mohamad Fadhil Hasan (Akademisi)
10. Satya Widya Yudha (Industri)
11. Unggul Priyanto (Teknologi)
12. Sripeni Inten Cahyani (Industri)
13. Saleh Abdurrahman (Lingkungan Hidup)
14. Muhammad Kholid Syeirazi (Konsumen)
15. Johni Jonatan Numberi (Akademisi)
16. Surono (Konsumen)
Besaran Gaji Ketua DEN
Terkait gaji Ketua DEN, acuannya merujuk pada ketentuan yang berlaku pada era Ketua DEN sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan. Gaji dan hak keuangan Ketua DEN diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 137 Tahun 2024 tentang Penasihat Khusus Presiden, Utusan Khusus Presiden, dan Staf Khusus.
Dalam Pasal 6 Perpres tersebut ditegaskan bahwa hak keuangan dan fasilitas lainnya bagi penasihat khusus presiden diberikan setinggi-tingginya setingkat dengan jabatan menteri. Dengan ketentuan itu, Ketua DEN memperoleh:
Gaji pokok: Rp5.040.000 per bulan
Tunjangan jabatan: Rp13.608.000 per bulan
Sehingga total gaji bulanan yang diterima Ketua DEN mencapai Rp18.648.000.
Fasilitas Tambahan Setara Menteri
Selain gaji dan tunjangan, Ketua dan anggota DEN juga berhak atas fasilitas lain sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 1980 tentang Hak Keuangan dan Administratif Menteri Negara dan Bekas Menteri Negara. Fasilitas tersebut meliputi biaya perjalanan dinas, rumah dinas, kendaraan dinas beserta biaya pemeliharaannya, serta layanan kesehatan berupa pengobatan, perawatan, dan rehabilitasi selama menjabat.
Dengan demikian, hak keuangan, tunjangan, dan fasilitas Ketua serta anggota DEN pada prinsipnya setara dengan menteri negara sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. (***)

 

Baca Juga :  Masjid Raya Sungai Penuh Terima Sapi Kurban Presiden Prabowo, Ini Kabar Dari Walikota Sungai Penuh Alfin Bakar

Berita Terkait

Midea Resmi Operasikan Pabrik Kulkas Terbesar di Indonesia, Buka Ribuan Lapangan Kerja
Saingan Baru Agya dan Ayla Muncul, Tawarkan Fitur Premium Harga Murah
Anak Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah? Ini Aturan Terbaru Komdigi untuk Usia di Bawah 17 Tahun
Pemerintah Resmi Ubah Aturan PPh Final UMKM, PT dan CV Tak Lagi Dapat Fasilitas Baru
12 Mobil Keluarga Terbaik 2026, Harga Mulai Rp245 Juta hingga Rp2,9 Miliar
Kejagung Mulai Sidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit
Jadwal Libur Nasional Juni 2026 Resmi, Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend yang Wajib Dicatat
BI Buka Suara Soal Rupiah Tembus Rp17.900, Ini Penyebab Utamanya
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:30 WIB

Midea Resmi Operasikan Pabrik Kulkas Terbesar di Indonesia, Buka Ribuan Lapangan Kerja

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:00 WIB

Saingan Baru Agya dan Ayla Muncul, Tawarkan Fitur Premium Harga Murah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:46 WIB

Anak Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah? Ini Aturan Terbaru Komdigi untuk Usia di Bawah 17 Tahun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:00 WIB

Pemerintah Resmi Ubah Aturan PPh Final UMKM, PT dan CV Tak Lagi Dapat Fasilitas Baru

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:00 WIB

12 Mobil Keluarga Terbaik 2026, Harga Mulai Rp245 Juta hingga Rp2,9 Miliar

Berita Terbaru