Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi Dan LPG 3 Kg Tak Naik hingga 2026, Ini Dampaknya!

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan harga BBM subsidi dan LPG 3 kg tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026. Kebijakan ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah tekanan global.

Alasan Harga BBM Subsidi Tidak Naik

Menurut Bahlil, pemerintah masih memiliki kemampuan fiskal untuk menjaga subsidi energi melalui APBN. Bahkan jika harga minyak mentah Indonesia (ICP) berada di level tinggi, harga BBM subsidi tetap dikendalikan agar tidak membebani masyarakat kecil.

Kebijakan ini juga merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga energi bagi mayoritas rakyat Indonesia.

BBM Non-Subsidi Tetap Ikuti Harga Pasar

Baca Juga :  Harta Kekayaan Presiden Prabowo Subianto Tembus Rp2,066 Triliun, KPK Ungkap Rincian Aset Terbaru

Meski BBM subsidi aman, hal berbeda berlaku untuk BBM non-subsidi. Harga akan mengikuti mekanisme pasar global, sehingga berpotensi naik atau turun sesuai kondisi harga minyak dunia.

Artinya, masyarakat dengan kemampuan ekonomi lebih tinggi tetap akan menyesuaikan dengan harga energi yang dinamis.

Beban Subsidi Energi Capai Ratusan Triliun

Pemerintah mencatat beban subsidi energi, khususnya LPG, mencapai lebih dari Rp100 triliun per tahun. Dari jumlah tersebut, sebagian besar dialokasikan untuk menjaga harga LPG 3 kg tetap terjangkau bagi masyarakat.

Meski besar, pemerintah tetap optimistis mampu menjaga kestabilan anggaran sekaligus memastikan pasokan energi tetap aman.

Dampak ke Masyarakat & Ekonomi

Dengan harga BBM subsidi dan LPG yang stabil, masyarakat diharapkan tidak mengalami lonjakan biaya hidup. Stabilitas ini juga membantu menjaga inflasi tetap terkendali serta mendukung aktivitas ekonomi nasional.

Baca Juga :  Cara Cepat Ajukan Laporan Gagal Setor Tunai di ATM BRI lewat BRImo, Dana Dijanjikan Kembali Maksimal 14 Hari

Kebijakan ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

FAQ Seputar Harga BBM & LPG 2026

Apakah harga BBM subsidi akan naik tahun 2026?

Tidak. Pemerintah memastikan harga tetap hingga akhir 2026.

Apakah LPG 3 kg ikut naik?

Tidak. LPG subsidi juga dijaga tetap stabil.

Bagaimana dengan Pertamax dan BBM non-subsidi?

Harga mengikuti pasar dan bisa berubah sewaktu-waktu.

Kenapa pemerintah menahan harga BBM?

Untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi.

Apakah stok BBM aman?

Ya, pemerintah memastikan ketersediaan energi nasional cukup.

Berita Terkait

Pemerintah Gratiskan Sertifikat Hak Milik 2026, Ini Syarat dan Cara Mendapatkannya
PKH hingga BPNT Masih Cair Agustus 2026, Simak Cara Cek Status Penerima
8 Motor Listrik TKDN 40 Persen Terbaik 2026, Siap Bersaing dan Berpotensi Dapat Subsidi
MK Putuskan Dana Pendidikan Tak Boleh Lagi Biayai Program MBG
Superbank Raup Laba Rp182,6 Miliar pada Semester I 2026
BLT Kesra Rp900.000 Agustus 2026 Cair atau Tidak? Simak Informasi Terbarunya
DJP Kirim 317.923 Email ke Wajib Pajak, Pelapor SPT Nihil Jadi Sorotan
Rupiah Ditutup Melemah 28 Juli 2026 ke Rp17.962 per Dolar AS Jelang FOMC The Fed, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga AS
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Pemerintah Gratiskan Sertifikat Hak Milik 2026, Ini Syarat dan Cara Mendapatkannya

Senin, 3 Agustus 2026 - 00:05 WIB

PKH hingga BPNT Masih Cair Agustus 2026, Simak Cara Cek Status Penerima

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:00 WIB

8 Motor Listrik TKDN 40 Persen Terbaik 2026, Siap Bersaing dan Berpotensi Dapat Subsidi

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:00 WIB

MK Putuskan Dana Pendidikan Tak Boleh Lagi Biayai Program MBG

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:06 WIB

Superbank Raup Laba Rp182,6 Miliar pada Semester I 2026

Berita Terbaru