Freeport Investasikan Rp25 Triliun untuk Tambang Kucing Liar, Produksi Ditargetkan 2029

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BISNIS – PT Freeport Indonesia (PTFI) terus mengembangkan tambang bawah tanah Kucing Liar yang berada di Distrik Mineral Grasberg, Papua Tengah. Proyek tersebut kini telah memasuki tahap pengembangan dengan investasi yang telah mencapai sekitar Rp25 triliun.

Tambang Kucing Liar diproyeksikan menjadi salah satu bagian penting dari pengembangan tambang Freeport pada masa mendatang. Produksi dari tambang tersebut ditargetkan mulai berjalan pada 2029.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menyampaikan perkembangan tersebut dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR.

Menurut Tony, pekerjaan pengembangan tambang Kucing Liar telah dimulai dan proyek tersebut saat ini berada dalam tahap development.

“Tambang Kucing Liar yang merupakan tambang masa depan kami itu akan sudah mulai kami kerjakan dari sekarang dan itu sudah memasuki tahap development dan akan bisa mulai ditambang tahun 2029,” kata Tony.

Total Kebutuhan Investasi Mencapai Rp72 Triliun

Investasi sekitar Rp25 triliun yang telah dikeluarkan untuk Kucing Liar merupakan bagian dari kebutuhan investasi jangka panjang Freeport.

Total kebutuhan investasi untuk pengembangan tersebut disebut mencapai sekitar Rp72 triliun hingga 2033.

Pengembangan tambang ini telah menjadi bagian dari rencana jangka panjang Freeport di kawasan Grasberg. Pengembangan deposit Kucing Liar disebut telah dilakukan sejak 2023.

Pada 2025, Freeport menyelesaikan studi yang mengevaluasi potensi perluasan jejak deposit tersebut. Studi itu dirancang untuk melihat pengembangan kapasitas produksi hingga 90 ribu metrik ton bijih per hari.

Baca Juga :  Target Dividen BUMN 2026, Danantara Pilih Reinvestasi 5-10 Tahun

Kapasitas Berpotensi Naik hingga 130 Ribu Ton Bijih per Hari

Hasil kajian menunjukkan terdapat peluang ekspansi dengan biaya yang relatif rendah untuk meningkatkan kapasitas produksi menjadi sekitar 130 ribu metrik ton bijih per hari.

Pengembangan tersebut juga diperkirakan dapat meningkatkan cadangan sekitar 20 persen.

Dalam keterangan manajemen yang dikutip pada Januari 2026, perkiraan awal per 31 Desember 2025 menunjukkan cadangan Kucing Liar mendekati 8 miliar pon tembaga dan 8 juta ons emas yang diperkirakan dapat dipulihkan hingga 2041.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan estimasi sebelumnya yang mencapai sekitar 7 miliar pon tembaga dan 6 juta ons emas.

Produksi Rata-Rata Diproyeksikan Meningkat

Desain terbaru proyek Kucing Liar juga menunjukkan adanya peningkatan proyeksi produksi ketika tambang beroperasi pada tingkat penuh.

Produksi rata-rata disebut dapat mencapai sekitar 750 juta pon tembaga dan 735 ribu ons emas.

Angka tersebut disebut meningkat lebih dari 35 persen dibandingkan perkiraan sebelumnya.

Namun, angka produksi dan cadangan tersebut merupakan estimasi berdasarkan kajian dan desain proyek. Realisasi produksi dapat dipengaruhi oleh perkembangan konstruksi, kondisi tambang, pengolahan bijih, serta faktor operasional lainnya.

Ada Tambahan Investasi US$500 Juta

Kajian ekonomi Freeport juga menunjukkan pengembangan proyek membutuhkan tambahan investasi modal sekitar US$500 juta.

Pengembangan tersebut turut memiliki dampak terhadap kegiatan operasional Grasberg Block Cave dan membutuhkan penyesuaian pada fasilitas pengolahan.

Dengan demikian, pembangunan Kucing Liar tidak hanya berkaitan dengan pembukaan area tambang baru, tetapi juga membutuhkan penyesuaian terhadap infrastruktur dan fasilitas pendukung yang sudah ada.

Baca Juga :  SGD/USD Exchange Rate Today, August 8, 2026: Singapore Dollar Rises 0.46%

Kucing Liar Jadi Bagian Pengembangan Jangka Panjang Grasberg

Tambang Kucing Liar merupakan bagian dari pengembangan jangka panjang Distrik Mineral Grasberg di Papua Tengah.

Dengan tahapan development yang telah berjalan dan target produksi mulai 2029, proyek ini dipersiapkan untuk mendukung keberlanjutan produksi Freeport dari kawasan tambang tersebut.

Investasi puluhan triliun rupiah sekaligus menunjukkan skala pengembangan yang diperlukan untuk membangun tambang bawah tanah dengan kapasitas produksi besar.

FAQ

Apa itu tambang Kucing Liar?
Kucing Liar merupakan deposit tambang bawah tanah yang berada di Distrik Mineral Grasberg, Papua Tengah, dan sedang dikembangkan oleh PT Freeport Indonesia.

Berapa investasi Freeport untuk Kucing Liar?
Freeport menyebut investasi yang telah digelontorkan mencapai sekitar Rp25 triliun. Angka tersebut menjadi bagian dari kebutuhan investasi sekitar Rp72 triliun hingga 2033.

Kapan tambang Kucing Liar mulai berproduksi?
Produksi ditargetkan mulai pada 2029.

Berapa cadangan tembaga Kucing Liar?
Estimasi per 31 Desember 2025 yang dikutip dari manajemen Freeport mencapai hampir 8 miliar pon tembaga.

Berapa cadangan emas Kucing Liar?
Estimasi yang sama menyebut hampir 8 juta ons emas yang diperkirakan dapat dipulihkan hingga 2041.

Berapa potensi kapasitas produksi Kucing Liar?
Kajian pengembangan menyebut kapasitas berpotensi ditingkatkan hingga sekitar 130 ribu metrik ton bijih per hari.

Berita Terkait

IHSG Hari Ini 21 September 2026 Turun 0,23 Persen ke 6.426,24, Sempat Jatuh ke 6.388
Harga Emas Antam Hari Ini 21 September 2026 Turun Rp10.000, Cek Harga dan Buyback Lengkap
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 21 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24 Lengkap
Startup Business Loans 2026: Funding Options, Requirements and How to Apply
Limit KUR BRI 2026 Capai Rp500 Juta, Cek Syarat, Plafon dan Cara Pengajuannya
Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp57,23 Triliun hingga Agustus 2026, Ini Sumber Setorannya
Komisi Dinamis TikTok Shop Turun Jadi Rp60.000 per Item, Persaingan Marketplace Makin Ketat
Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini 20 September 2026 Naik, Cek Harga dan Buyback
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:40 WIB

IHSG Hari Ini 21 September 2026 Turun 0,23 Persen ke 6.426,24, Sempat Jatuh ke 6.388

Senin, 21 September 2026 - 10:31 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 21 September 2026 Turun Rp10.000, Cek Harga dan Buyback Lengkap

Senin, 21 September 2026 - 10:00 WIB

Freeport Investasikan Rp25 Triliun untuk Tambang Kucing Liar, Produksi Ditargetkan 2029

Senin, 21 September 2026 - 09:53 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 21 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24 Lengkap

Senin, 21 September 2026 - 05:01 WIB

Startup Business Loans 2026: Funding Options, Requirements and How to Apply

Berita Terbaru