Alphabet Ambil Alih Tahta Teknologi Dunia, Kapitalisasi Pasar Sentuh Rp 65.000 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Persaingan dua raksasa teknologi dunia memasuki fase baru. Alphabet Inc., perusahaan induk Google, resmi menggeser Apple Inc. sebagai perusahaan dengan valuasi pasar terbesar di planet ini.

Pada penutupan perdagangan Rabu (7/1/2026) waktu AS, kapitalisasi pasar Alphabet menembus US$3,88 triliun atau setara Rp 65.000 triliun. Kenaikan harga saham lebih dari 2% menjadi US$322,03 mengokohkan posisi Alphabet di puncak.

Sementara itu, Apple harus menerima kenyataan pahit. Perusahaan yang identik dengan iPhone itu turun ke posisi kedua setelah valuasinya merosot menjadi US$3,84 triliun, sejalan dengan penurunan saham lebih dari 4% dalam lima hari perdagangan terakhir.

Keberhasilan Alphabet Bukan Kebetulan

Lonjakan nilai Alphabet dipandang sebagai buah dari strategi agresif perusahaan dalam memperkuat bisnis kecerdasan buatan (AI). Setelah sempat diragukan karena ketatnya persaingan dan munculnya pemain baru di sektor AI, Google mampu membalikkan keadaan.

Baca Juga :  10 AI Penghasil Uang Terbaik 2026, Bisa Cuan dari HP Tanpa Modal

Beberapa terobosan besar yang membawa Alphabet kembali berjaya antara lain:

• Chip AI Ironwood

Dirilis pada November 2025, Ironwood adalah unit pemrosesan tensor generasi ke-7 yang digadang-gadang menjadi alternatif kuat bagi chip Nvidia.

• Peluncuran Gemini 3

Pada Desember 2025, Google memperkenalkan Gemini 3, sistem AI yang mendapat sambutan luas dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap kemampuan Alphabet mengejar ketertinggalan.

Kinerja saham Alphabet pun melonjak 65% sepanjang 2025, pertumbuhan tertinggi sejak era pemulihan pascakrisis global 2009.

CEO Sundar Pichai menegaskan bahwa Alphabet bergerak cepat menjawab permintaan pasar global. Ia mengungkapkan bahwa unit Google Cloud berhasil mengamankan kontrak bernilai lebih dari US$1 miliar hingga kuartal ketiga 2025, melampaui dua tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Apa Penyebab YouTube Down? Ini Penjelasan Resmi Google

Apple Masih Berjuang di Arena AI

Di sisi lain, Apple menghadapi tantangan besar dalam menunjukkan kapasitasnya di bidang AI. Perusahaan dinilai terlambat masuk ke gelanggang inovasi AI generatif yang meledak sejak kemunculan ChatGPT.

Peluncuran Siri generasi baru yang dijadwalkan rilis pada 2025 terpaksa ditunda. Apple baru berencana mengenalkan Siri versi baru yang lebih cerdas dan personal pada 2026 ini—langkah yang dinilai terlambat oleh banyak analis pasar.

Firma riset Raymond James pun menurunkan proyeksi pertumbuhan Apple untuk tahun 2026, menyebut persaingan ketat dan dinamika pasar smartphone sebagai tantangan terbesar perusahaan.

Berita Terkait

BCA Siapkan Buyback Saham Rp5 Triliun hingga 2027, Investor Perlu Tahu 5 Hal Ini
ADVAN AIR NEO Resmi Meluncur, Laptop 0,99 Kg dengan Intel Core Series 3
Saham ANTM dan UNTR Tetap Menguat Saat Bisnis-27 dan IHSG Tertekan, Ini Daftarnya
Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS, Investor Waspadai Tekanan Global dan Risiko Fiskal
KPR Ditolak Bank Padahal Gaji Cukup? Cek Faktor Ini
Kredit Tiba-Tiba Ditolak? Bisa Jadi Ini Penyebabnya di SLIK OJK
OPPO A7 Pro Resmi Meluncur dengan Baterai 8.000 mAh, Ini Spesifikasinya
Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:00 WIB

BCA Siapkan Buyback Saham Rp5 Triliun hingga 2027, Investor Perlu Tahu 5 Hal Ini

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

ADVAN AIR NEO Resmi Meluncur, Laptop 0,99 Kg dengan Intel Core Series 3

Kamis, 10 September 2026 - 17:12 WIB

Saham ANTM dan UNTR Tetap Menguat Saat Bisnis-27 dan IHSG Tertekan, Ini Daftarnya

Kamis, 10 September 2026 - 15:46 WIB

Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS, Investor Waspadai Tekanan Global dan Risiko Fiskal

Kamis, 10 September 2026 - 14:00 WIB

Kredit Tiba-Tiba Ditolak? Bisa Jadi Ini Penyebabnya di SLIK OJK

Berita Terbaru