Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tidak Naik, Ini Rincian Harga Seluruh Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Kabar baik datang bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dari Pertamina pada Rabu, 1 April 2026 tidak mengalami kenaikan, setelah pihak Istana memberikan penjelasan resmi terkait isu yang sempat beredar. Keputusan ini langsung berdampak pada stabilitas biaya hidup masyarakat dan sektor transportasi.Harga BBM yang tetap ini dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga inflasi tetap terkendali. Di tengah fluktuasi harga minyak dunia, kebijakan untuk tidak menaikkan harga menjadi sinyal positif bagi pelaku usaha, khususnya sektor logistik, UMKM, hingga industri transportasi online yang sangat bergantung pada biaya bahan bakar.Untuk BBM subsidi, harga Pertalite masih Rp10.000 per liter dan Solar Rp6.800 per liter di seluruh Indonesia. Kedua jenis BBM ini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat, sehingga kestabilan harganya sangat berpengaruh terhadap daya beli dan pengeluaran harian.Sementara itu, BBM non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Dexlite juga tidak mengalami perubahan harga. Di wilayah Jawa, harga Pertamax berada di kisaran Rp12.300 per liter, sedangkan di beberapa wilayah luar Jawa bisa mencapai Rp12.600 hingga Rp12.900 per liter karena faktor distribusi dan logistik energi nasional.Stabilnya harga BBM juga membuka peluang peningkatan konsumsi masyarakat. Hal ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, terutama pada sektor ritel, pariwisata, dan transportasi. Para analis menilai kebijakan ini dapat menjaga momentum pemulihan ekonomi pasca tekanan global.Dari sisi keuangan pribadi, tidak naiknya harga BBM memberi ruang bagi masyarakat untuk mengalokasikan anggaran ke kebutuhan lain seperti investasi, tabungan, hingga konsumsi digital. Kondisi ini menjadi peluang bagi sektor fintech, perbankan, dan e-commerce untuk tumbuh lebih agresif.Selain itu, kawasan khusus seperti Free Trade Zone (FTZ) Batam dan Sabang tetap menawarkan harga BBM yang lebih rendah untuk beberapa jenis bahan bakar non-subsidi. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi aktivitas bisnis dan industri di wilayah tersebut.Pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan harga minyak global sebelum mengambil kebijakan lanjutan. Dengan harga BBM yang masih stabil per 1 April 2026, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang beredar di media sosial.

 

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina Naik 14 Maret 2026, Pertamax Kini Rp12.300 per Liter

Harga BBM Pertamina Terbaru (Sabang – Merauke)

Sumatera

Aceh

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.600/liter

Pertamax Turbo: Rp13.350/liter

Dexlite: Rp14.500/liter

Pertamina Dex: Rp14.800/liter

FTZ Sabang

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp11.500/liter

Dexlite: Rp13.250/liter

Sumatera Utara

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.600/liter

Pertamax Turbo: Rp13.350/liter

Dexlite: Rp14.500/liter

Pertamina Dex: Rp14.800/liter

Sumatera Barat

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.900/liter

Pertamax Turbo: Rp13.650/liter

Dexlite: Rp14.800/liter

Pertamina Dex: Rp15.100/liter

Riau & Kepulauan Riau

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.900/liter

Pertamax Turbo: Rp13.650/liter

Dexlite: Rp14.800/liter

Pertamina Dex: Rp15.100/liter

FTZ Batam

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp11.750/liter

Pertamax Turbo: Rp12.400/liter

Dexlite: Rp13.450/liter

Pertamina Dex: Rp13.800/liter

Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.600/liter

Pertamax Turbo: Rp13.350/liter

Dexlite: Rp14.500/liter

Pertamina Dex: Rp14.800/liter

Jawa & Bali

Baca Juga :  Tether Jadi Pemegang Emas Swasta Terbesar dan Pembeli Utang Amerika

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.300/liter

Pertamax Turbo: Rp13.100/liter

Pertamax Green 95: Rp12.900/liter

Dexlite: Rp14.200/liter

Pertamina Dex: Rp14.500/liter

Bali & Nusa Tenggara Barat

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.300/liter

Pertamax Turbo: Rp13.100/liter

Dexlite: Rp14.200/liter

Pertamina Dex: Rp14.500/liter

Nusa Tenggara Timur

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.600/liter

Pertamax Turbo: Rp13.350/liter

Dexlite: Rp14.500/liter

Pertamina Dex: Rp14.800/liter

Kalimantan

Kalimantan Barat, Tengah, Timur

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.600/liter

Pertamax Turbo: Rp13.350/liter

Dexlite: Rp14.500/liter

Pertamina Dex: Rp14.800/liter

Kalimantan Selatan & Kalimantan Utara

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.900/liter

Pertamax Turbo: Rp13.650/liter

Dexlite: Rp14.800/liter

Pertamina Dex: Rp15.100/liter

Sulawesi

Sulawesi Utara, Gorontalo, Tengah, Tenggara, Selatan, Barat

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.600/liter

Pertamax Turbo: Rp13.350/liter

Dexlite: Rp14.500/liter

Pertamina Dex: Rp14.800/liter

Maluku & Papua

Maluku & Maluku Utara

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.600/liter

Dexlite: Rp14.500/liter

Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.600/liter

Pertamax Turbo: Rp13.350/liter

Dexlite: Rp14.500/liter

Papua Barat & Papua Barat Daya

Pertalite: Rp10.000/liter

Solar: Rp6.800/liter

Pertamax: Rp12.600/liter

Dexlite: Rp14.500/liter

Pertamina Dex: Rp14.800/liter

Kesimpulan Singkat

Harga Pertalite & Solar relatif sama di seluruh Indonesia.

Perbedaan harga terjadi pada BBM non-subsidi seperti Pertamax, Turbo, dan Dex series.

Wilayah seperti Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Selatan cenderung lebih mahal.

Kawasan FTZ (Sabang & Batam) justru lebih murah karena insentif pajak.

 

Berita Terkait

BI Buka Suara Soal Rupiah Tembus Rp17.900, Ini Penyebab Utamanya
Harga Emas Berpotensi Naik? China Borong 86 Ton Emas
Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan
Indosat Ungkap Strategi Hadapi Pelemahan Rupiah
Kabar Baik PPPK 2026: Kemendagri Bahas Pengangkatan Full Time dan Gaji APBN
BI Rate Diprediksi Naik Lagi Juni, Simak Dampaknya ke KPR, Kredit Usaha, Deposito hingga Nilai Tukar Rupiah
Kode Bonus DANA Hari Ini Masih Dicari, Ini Cara Aman Dapat Saldo Gratis
LPS Tahan Bunga Penjaminan Meski BI Rate Naik, Simpanan Nasabah Tetap Aman hingga Rp2 Miliar
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:07 WIB

BI Buka Suara Soal Rupiah Tembus Rp17.900, Ini Penyebab Utamanya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:00 WIB

Harga Emas Berpotensi Naik? China Borong 86 Ton Emas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:00 WIB

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Indosat Ungkap Strategi Hadapi Pelemahan Rupiah

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:00 WIB

Kabar Baik PPPK 2026: Kemendagri Bahas Pengangkatan Full Time dan Gaji APBN

Berita Terbaru