Harga Pertalite dan Pertamax Tak Jadi Naik, Ini Instruksi Langsung Presiden

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak mengalami kenaikan per April 2026. Kepastian ini langsung disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang menegaskan bahwa isu kenaikan BBM yang beredar di masyarakat tidak benar.

Dalam pernyataan resminya, pemerintah telah melakukan koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta PT Pertamina (Persero) sebelum mengambil keputusan penting ini. Hasilnya, tidak ada penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi seperti Pertalite maupun BBM nonsubsidi seperti Pertamax.

Keputusan tersebut disebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang ingin menjaga stabilitas ekonomi nasional serta daya beli masyarakat di tengah tekanan global harga energi.

Baca Juga :  Mobil 1.400 Cc Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni 2026? Ini Penjelasan Pertamina

Prasetyo menegaskan bahwa hingga saat ini Pertamina belum memiliki rencana menaikkan harga BBM. Hal ini sekaligus meredam kekhawatiran publik yang sebelumnya sempat memicu fenomena panic buying di sejumlah SPBU.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Selain stok yang dipastikan aman, distribusi BBM juga berjalan normal di seluruh wilayah Indonesia sehingga tidak ada alasan untuk panik.

Sebelumnya, isu kenaikan BBM mencuat seiring kebijakan pembatasan pembelian Pertalite dan Solar di beberapa daerah. Namun pemerintah menegaskan bahwa kebijakan pembatasan tersebut tidak berkaitan langsung dengan harga, melainkan untuk pengendalian distribusi subsidi agar lebih tepat sasaran.

Baca Juga :  Review Film Dilan ITB 1997: Ariel NOAH Dinilai Berhasil Hidupkan Ruh Dilan

Dari sisi ekonomi, stabilitas harga BBM menjadi faktor penting dalam menjaga inflasi tetap terkendali. Harga energi yang tidak naik akan berdampak langsung pada biaya logistik, transportasi, hingga harga kebutuhan pokok masyarakat.

Dengan adanya kepastian ini, pemerintah berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Pemerintah memastikan setiap kebijakan strategis terkait energi akan diumumkan secara resmi demi menjaga transparansi dan kepercayaan publik. (*/Tim)

Berita Terkait

Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah, Penumpang Wajib Tahu Sistem Baru
Prabowo Pangkas Bunga Kredit Mekaar dari 22 Persen Jadi 8 Persen, Pelaku Usaha Mikro Bisa Bernapas Lega
Lowongan BPJS Kesehatan 2026 Resmi Dibuka, Lulusan S1 hingga S3 Bisa Daftar
Forbes Rilis Orang Terkaya Indonesia Juli 2026, Ini 10 Nama dengan Harta Fantastis
10 Saham Favorit Investor Asing Pekan Ini, BBCA Diborong Rp1 Triliun
Kredit Bermasalah Jadi Sorotan, OJK Ungkap 42 Multifinance Punya NPF di Atas 5 Persen
Bank Mandiri Hadirkan QRIS Tap dan Sistem Keamanan Baru untuk Nasabah
Kasus Prolife, OJK Amankan Aset Rp113,97 Miliar
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:10 WIB

Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah, Penumpang Wajib Tahu Sistem Baru

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:08 WIB

Prabowo Pangkas Bunga Kredit Mekaar dari 22 Persen Jadi 8 Persen, Pelaku Usaha Mikro Bisa Bernapas Lega

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:25 WIB

Lowongan BPJS Kesehatan 2026 Resmi Dibuka, Lulusan S1 hingga S3 Bisa Daftar

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:00 WIB

Forbes Rilis Orang Terkaya Indonesia Juli 2026, Ini 10 Nama dengan Harta Fantastis

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:03 WIB

10 Saham Favorit Investor Asing Pekan Ini, BBCA Diborong Rp1 Triliun

Berita Terbaru