Fenomena Pink Moon 1–2 April 2026, Ini Fakta dan Tips Melihatnya di Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FENOMENA langit menarik kembali hadir di awal April 2026. Salah satunya adalah PPPK, yaitu bulan purnama yang bisa diamati dari Indonesia tanpa alat khusus.

📅 Kapan Pink Moon 2026 Terjadi?

Menurut penjelasan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), fenomena ini akan muncul pada:

Rabu malam – Kamis, 1–2 April 2026

Bisa diamati sejak Maghrib hingga menjelang matahari terbit

Artinya, masyarakat di Indonesia, termasuk wilayah seperti Jambi, berpeluang melihatnya sepanjang malam jika kondisi cuaca cerah.

🌕 Apa Itu Pink Moon?

Meski namanya “Pink Moon” atau bulan merah muda, bulan ini tidak benar-benar berwarna pink.

Istilah ini berasal dari tradisi masyarakat Amerika untuk menandai:

Baca Juga :  Dari Panggung Dangdut ke Gedung KPK, Perjalanan Fadia Arafiq

Bulan purnama di bulan April

Berkaitan dengan musim mekarnya bunga liar berwarna pink di sana

Jadi, warna bulan tetap seperti biasa—putih kekuningan—namun tetap indah karena berada pada fase purnama penuh.

👀 Cara Terbaik Mengamati Pink Moon

Anda bisa menikmati fenomena ini dengan mudah:

Tidak perlu teleskop, cukup dengan mata telanjang

Cari lokasi terbuka seperti halaman rumah atau area minim cahaya

Hindari polusi cahaya dari lampu kota

Waktu terbaik: saat bulan baru muncul di cakrawala (terlihat lebih besar)

📸 Tips Memotret Pink Moon

Agar hasil foto lebih maksimal, Anda bisa mencoba:

Baca Juga :  Indonesia Kumpulkan 31 Emas SEA Games 2025, Naik ke Posisi Dua Klasemen

Gunakan tripod agar kamera stabil

Aktifkan timer atau remote shutter

Gunakan lensa:

12–50 mm untuk foto lanskap

≥400 mm untuk detail bulan

Ambil foto saat bulan dekat horizon + objek depan (pohon/gedung)

Gunakan aplikasi astronomi untuk menentukan posisi bulan

⚠️ Catatan Penting

Fenomena ini bisa terlihat jelas jika:

Cuaca cerah (tidak tertutup awan)

Tidak terjadi hujan atau gangguan cuaca ekstrem (perhatikan info dari BMKG)

✨ Kesimpulan

Pink Moon 2026 adalah momen langit yang sayang untuk dilewatkan. Meski tidak benar-benar berwarna pink, keindahan bulan purnama di awal April tetap menjadi pengalaman visual yang menarik—baik untuk dinikmati langsung maupun diabadikan.

Berita Terkait

Anggaran Resmi Sapi Kurban Prabowo 2026 Rp 100 Miliar, Industri Peternakan Lokal Diprediksi Ketiban Untung Besar
Dahlan Iskan Sebut Film “Pesta Babi” Layak Raih Piala Citra, Soroti Isu Papua dan Lingkungan
Operasi Patuh 2026 Segera Digelar, Tilang Manual Diperbanyak! Pengendara Motor dan Mobil Wajib Waspada
Bursa Ketum HIPMI 2026 Memanas, 4 Kandidat Resmi Berebut Kursi Strategis Pengusaha Muda
Blackout Sumatera Dipastikan Bukan Sabotase, Polisi Ungkap Penyebab Pemadaman
Blackout Sumatra Mulai Pulih, PLN Ungkap Penyebab Gangguan hingga 176 Gardu Induk Kembali Normal
Bareskrim Turun ke Jambi Usut Blackout Sumatera, Penyebab Listrik Padam Berjam-jam Mulai Terungkap
Purbaya Targetkan Rupiah Kembali ke Rp15.000 per Dolar AS
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:30 WIB

Anggaran Resmi Sapi Kurban Prabowo 2026 Rp 100 Miliar, Industri Peternakan Lokal Diprediksi Ketiban Untung Besar

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:01 WIB

Dahlan Iskan Sebut Film “Pesta Babi” Layak Raih Piala Citra, Soroti Isu Papua dan Lingkungan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:00 WIB

Operasi Patuh 2026 Segera Digelar, Tilang Manual Diperbanyak! Pengendara Motor dan Mobil Wajib Waspada

Senin, 25 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bursa Ketum HIPMI 2026 Memanas, 4 Kandidat Resmi Berebut Kursi Strategis Pengusaha Muda

Senin, 25 Mei 2026 - 12:30 WIB

Blackout Sumatera Dipastikan Bukan Sabotase, Polisi Ungkap Penyebab Pemadaman

Berita Terbaru