Lebaran di Rutan KPK, Istri Noel Bawakan Ketupat dan Sayur

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Suasana Hari Raya Idul Fitri juga terasa di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Istri dari Immanuel Ebenezer, Silvia Rinita Harefa, datang menjenguk suaminya dengan membawa hidangan khas Lebaran berupa ketupat dan sayur, Sabtu (21/3/2026).

Silvia mengatakan, makanan yang dibawanya merupakan bagian dari pembagian tugas antar keluarga para tahanan. Setiap keluarga mendapatkan giliran membawa jenis makanan tertentu.

“Tadi bawa sayur dan ketupat. Memang sudah dibagi, ada yang bawa semur, ada yang sayur,” ujarnya kepada wartawan usai kunjungan.

Ia menjelaskan, tidak ada permintaan khusus dari suaminya terkait makanan. Semua disiapkan secara kolektif oleh keluarga tahanan sebagai bentuk kebersamaan di momen Lebaran.

Baca Juga :  Fantastis! Rp159,8 Miliar Uang Pengganti Kasus Tambang PT RSM Dititipkan ke Kejati Bengkulu

Dalam kesempatan tersebut, Silvia memastikan kondisi Noel—sapaan Immanuel Ebenezer—dalam keadaan baik dan sehat.

“Kelihatannya sehat,” katanya singkat.

Menariknya, dalam pertemuan itu Noel justru memberikan kembali jatah makanan dari dalam rutan kepada keluarganya. Makanan tersebut merupakan menu harian yang diterima para tahanan.

Silvia memperlihatkan isi makanan itu yang terdiri dari nasi, sayur, telur, dan buah. Ia menyebut makanan tersebut sengaja tidak dimakan dan diminta untuk dibawa pulang oleh keluarga agar mereka juga bisa merasakan.

Selain itu, momen Lebaran juga memberikan waktu kunjungan yang lebih panjang dibanding hari biasa. Jika biasanya terbatas, saat Idul Fitri durasi kunjungan diperpanjang.

Baca Juga :  THR PPPK Paruh Waktu Cair 13 Maret 2026, Ini Strategi Pintar Mengelolanya

“Mulai jam 10 sampai jam 1 siang. Ada tambahan waktu dibanding hari biasa,” jelasnya.

Sementara itu, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi memberikan kesempatan kepada para tahanan untuk bertemu keluarga sebagai bagian dari pemenuhan hak kemanusiaan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebutkan kebijakan ini tetap dilakukan dengan pengawasan ketat demi menjaga keamanan, sekaligus memastikan hak para tahanan tetap terpenuhi.

“Proses penegakan hukum tetap berjalan, namun tetap memperhatikan nilai kemanusiaan dan hak dasar setiap individu,” ujarnya.

Diketahui, jumlah tahanan di Rutan KPK saat ini mencapai 81 orang yang turut mendapatkan kesempatan menerima kunjungan keluarga pada momen Idul Fitri tahun ini.

Berita Terkait

Hari Bank Indonesia 2026: Sejarah, Makna, dan Peran Pentingnya bagi Ekonomi Nasional
Revisi UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Ini Isi Lengkap Putusan MK 168
Kejagung Resmi Banding Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim di Kasus Chromebook
Gugatan Aturan Mutasi PNS Minimal 10 Tahun Ditolak MK, Begini Pertimbangannya
KPK Duga Japto Soerjosoemarno Kuasai Aset Terkait Korupsi Rita Widyasari
Polisi Aktif Berpangkat Brigjen Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG, Ini Peran yang Diungkap Kejagung
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor, Tegaskan Polri untuk Masyarakat
Empat Jenderal Raih Pangkat Komjen, Kapolri Naikkan Pangkat 87 Perwira Tinggi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 02:02 WIB

Hari Bank Indonesia 2026: Sejarah, Makna, dan Peran Pentingnya bagi Ekonomi Nasional

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:02 WIB

Revisi UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Ini Isi Lengkap Putusan MK 168

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:00 WIB

Kejagung Resmi Banding Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:04 WIB

Gugatan Aturan Mutasi PNS Minimal 10 Tahun Ditolak MK, Begini Pertimbangannya

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:00 WIB

KPK Duga Japto Soerjosoemarno Kuasai Aset Terkait Korupsi Rita Widyasari

Berita Terbaru