MenPAN-RB Beri Sinyal Tes CPNS 2026, Fokus Fresh Graduate Untuk Mengisi  160 Ribu ASN Yang Pensiun 

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PANRB Rini Widyantini. Foto : Ist/google

Menteri PANRB Rini Widyantini. Foto : Ist/google

Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, memberi sinyal kemungkinan dibukanya seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2026. Pemerintah saat ini disebut tengah mematangkan kebutuhan formasi aparatur sipil negara (ASN), termasuk kesiapan anggaran.

“Kita sudah mengajukan kepada Menteri Keuangan mengenai kesiapan anggarannya. Nggak bisa ujug-ujug kita umumkan, nggak bisa. Harus tahu kompetensinya,” kata Rini di gedung Kementerian PAN-RB, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Rini berharap seleksi CPNS 2026 dapat terlaksana. “Mudah-mudahan, mudah-mudahan (2026 dibuka tes CPNS),” ujarnya.

Ia menjelaskan, rekrutmen CPNS 2026 nantinya akan difokuskan pada fresh graduate atau lulusan baru. Kebijakan ini sejalan dengan kebutuhan regenerasi ASN, terutama untuk mengisi posisi pegawai yang memasuki masa pensiun.

Baca Juga :  Dua Sekolah Kedinasan Baru 2026, Kuliah Gratis dan Lulus Langsung CPNS

Menurut Rini, jumlah ASN yang pensiun pada 2025 mencapai sekitar 160 ribu orang. Posisi tersebut dinilai perlu segera digantikan agar kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan publik tetap terjaga.

“Dan kami juga kan sudah menyediakan sekitar 160 ribu pensiun yang memang harus diisi,” sebutnya.

Lebih lanjut, pemerintah akan meninjau kebutuhan kompetensi sebelum membuka seleksi CPNS. Koordinasi dengan kementerian/lembaga serta pemerintah daerah akan dilakukan untuk memetakan formasi dan keahlian yang benar-benar dibutuhkan.

Baca Juga :  Lowongan Magang BUMN Januari 2026, Mahasiswa hingga Fresh Graduate Masih Bisa Daftar

“Nah, dari situ kita akan lihat lagi kompetensinya apa yang dibutuhkan. Saya nggak bisa ngarang kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi pemerintah daerah. Dan kami sudah bersurat kepada Menteri Keuangan untuk segera dihitung,” tuturnya.

Rini menegaskan, kesiapan anggaran menjadi faktor krusial dalam pembukaan CPNS 2026. Karena itu, Kementerian PAN-RB telah berkomunikasi dengan Menteri Keuangan terkait perhitungan kebutuhan biaya seleksi dan pemenuhan formasi ASN. (***)

 

 

Berita Terkait

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu
THR Lebaran 2026 untuk PPPK dan PPPK Paruh Waktu, Cair Kapan? Ini Kata BKN
LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara
SPT Tahunan Kini via Coretax DJP, Ini Langkah Lapor Pajak Pribadi Mulai 2026
Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Februari 2026, Penempatan di Seluruh Indonesia
Tiba di Tanjung Priok, Harga Pikap Impor India untuk Koperasi Merah Putih Diperkirakan Rp 200 Jutaan
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia, Tutup Usia 76 Tahun
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:00 WIB

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:00 WIB

THR Lebaran 2026 untuk PPPK dan PPPK Paruh Waktu, Cair Kapan? Ini Kata BKN

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:09 WIB

LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:00 WIB

SPT Tahunan Kini via Coretax DJP, Ini Langkah Lapor Pajak Pribadi Mulai 2026

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:09 WIB

Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari

Berita Terbaru