Kejari Sungai Penuh Sita Dua Brankas Besi di Dinas Damkar, Apa Isinya ?

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAIPENUH – Penyidik dari Kejaksaan Negeri Sungai Penuh melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pemadam dan Kebakaran (Damkar) Kota Sungai Penuh pada Kamis (12/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, tim penyidik turut mengamankan dua brankas besi yang berada di lingkungan kantor.

Penggeledahan ini menjadi perhatian publik dan jurnalis yang hadir di lokasi. Selain brankas, penyidik juga dilaporkan menyita ratusan dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah ditangani aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Program 3S, Langkah Nyata Alfin–Sri Kartini Perkuat Gerakan Berantas Stunting di Sungai Penuh

Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Robi Haryanto, membenarkan adanya penyitaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa brankas besi termasuk dalam barang yang diamankan untuk kepentingan proses penyelidikan.

Menurut Robi Haryanto, langkah penyitaan dilakukan sebagai bagian dari upaya pendalaman terhadap dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Damkar Kota Sungai Penuh. Namun, pihak kejaksaan belum membuka detail terkait isi brankas yang diamankan.

Baca Juga :  Breaking News: Rumah Semi Permanen Terbakar di Kelurahan Sungai Penuh, Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

“Selain dokumen, penyidik juga menyita dua brankas,” ujarnya kepada awak media.

Penyidik Kejaksaan Negeri Sungai Penuh menegaskan bahwa seluruh barang bukti yang disita akan dianalisis guna mengungkap dugaan pelanggaran hukum. Proses hukum selanjutnya akan disampaikan secara resmi sesuai perkembangan perkara.

Kasus ini kini memasuki tahap penyelidikan lebih lanjut. Publik diharapkan menunggu keterangan resmi dari kejaksaan terkait hasil penggeledahan dan pemeriksaan barang bukti yang telah diamankan.

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Tokoh Adat Papua Tempuh Jalur Hukum
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg
Kejagung Tetapkan Eks Anggota Ombudsman Tersangka Perintangan Kasus Ekspor CPO
Walikota Sungai Penuh Alfin Segera Pilih Dewas PDAM Tirta Khayangan 2026–2030
Harga LPG 3 Kg di Sungai Penuh Tembus Rp40 Ribu, Ibu Rumah Tangga Mengeluh Beban Hidup Makin Berat
Masjid Raya Sungai Penuh Terima Sapi Kurban Presiden Prabowo, Ini Kabar Dari Walikota Sungai Penuh Alfin Bakar
Kondisi Terkini Nadiem Makarim Pascaoperasi usai Sidang Kasus Chromebook
OJK, MA, dan Kejagung Sepakat Kredit Macet Bukan Langsung Kasus Pidana
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:05 WIB

Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Tokoh Adat Papua Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:00 WIB

Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:05 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Anggota Ombudsman Tersangka Perintangan Kasus Ekspor CPO

Senin, 18 Mei 2026 - 23:17 WIB

Walikota Sungai Penuh Alfin Segera Pilih Dewas PDAM Tirta Khayangan 2026–2030

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:35 WIB

Harga LPG 3 Kg di Sungai Penuh Tembus Rp40 Ribu, Ibu Rumah Tangga Mengeluh Beban Hidup Makin Berat

Berita Terbaru

Bisnis

Harga Emas Berpotensi Naik? China Borong 86 Ton Emas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:00 WIB

Bisnis

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:00 WIB