Pengukuhan Ninik Mamak Luhah Pemangku Rajo, Sekda Tekankan Peran Adat Jaga Tatanan Sosial

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Suasana khidmat menyelimuti Musala Nurul Ikhlas, Minggu (1/2), saat prosesi pengukuhan Ninik Mamak Adat Luhah Pemangku Rajo periode 2026–2028 digelar. Dalam prosesi tersebut, Oskarndar, SE, resmi menerima gelar adat Ngabi Teah Satiyo Bawo.

Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, SE, MM, hadir langsung menyaksikan pengukuhan itu. Ia menegaskan, ninik mamak bukan hanya simbol adat, tetapi figur sentral yang menjaga keseimbangan sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Wako Alfin Hadiri APEKSI Outlook 2026 di Bandar Lampung, Ini Isu Strategis yang Dibahas

Menurut Alpian, tantangan zaman menuntut ninik mamak untuk tetap relevan. Peran mereka dibutuhkan dalam membina generasi muda, menumbuhkan kembali budaya musyawarah, serta memperkuat nilai kebersamaan dan tanggung jawab sosial.

“Ninik mamak adalah penjaga nilai. Mereka diharapkan mampu membimbing anak kemenakan sekaligus menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Alpian.

Ia juga menilai, keberadaan ninik mamak dapat menjadi mitra pemerintah dalam meredam persoalan sosial secara bijak dan bermartabat, tanpa harus selalu berujung pada jalur formal.

Baca Juga :  Bawa Kota Sungai Penuh Jadi Pilot Project Nasional Pengelolaan Sampah Hingga Dibantu Pemprov Jambi Rp 3 Miliar Untuk TPST RKE, Ini Hasil Perjuangan Nyata Wako Alfin

Prosesi adat ini sekaligus menjadi pengingat bahwa warisan nilai leluhur tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat Sungai Penuh hari ini.

“Adat istiadat harus terus hidup, karena di sanalah karakter dan jati diri masyarakat dibentuk,” tutupnya.

Berita Terkait

Nasib Gaji dan Kontrak PPPK 2026 Masih Menggantung, Pemkot Sungai Penuh Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat
Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026
Tiga Mantan Pejabat Berebut Kursi Ketua Lembaga Adat Pondok Tinggi, Dusun Baru Masih Tunggu Figur Pengganti
Masyarakat Adat 6 Luhah Sungai Penuh Sambut Bambu Karamentang 30 Meter, Simbol Persatuan Jelang Kenduri Sko
Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule
PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak
Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06 WIB

Nasib Gaji dan Kontrak PPPK 2026 Masih Menggantung, Pemkot Sungai Penuh Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:36 WIB

Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:29 WIB

Tiga Mantan Pejabat Berebut Kursi Ketua Lembaga Adat Pondok Tinggi, Dusun Baru Masih Tunggu Figur Pengganti

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:00 WIB

Masyarakat Adat 6 Luhah Sungai Penuh Sambut Bambu Karamentang 30 Meter, Simbol Persatuan Jelang Kenduri Sko

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:54 WIB

Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule

Berita Terbaru

Hiburan

Pecinta Horor Wajib Nonton! 6 Film Korea Paling Menegangkan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB