Jakarta -Pasar aset kripto diperkirakan masih akan bergerak dinamis memasuki Agustus 2026. Di tengah potensi volatilitas jangka pendek, sejumlah analis justru melihat bulan depan sebagai waktu yang menarik untuk mulai mengakumulasi aset digital berkualitas sebelum potensi reli pasar pada kuartal IV (Q4) 2026.
Salah satu analis yang menjadi perhatian adalah Crypto Jon. Dalam analisisnya yang dikutip Coinpedia, ia menilai Agustus bisa menjadi salah satu peluang terakhir bagi investor untuk memperoleh Bitcoin maupun altcoin unggulan pada harga yang relatif menarik sebelum pasar kembali memasuki tren kenaikan.
Meski Bitcoin telah kembali diperdagangkan di kisaran US$65.000, Crypto Jon menilai peluang koreksi masih terbuka. Bahkan, ia memperkirakan BTC masih berpotensi turun hingga mendekati level US$50.000 apabila tekanan pasar kembali meningkat.
Menurutnya, kondisi tersebut bukan alasan untuk panik, melainkan kesempatan bagi investor jangka panjang untuk menambah portofolio secara bertahap. Namun, ia menekankan pentingnya memilih aset dengan fundamental kuat dibanding sekadar mengikuti tren sesaat.
Bitcoin dan Ethereum Masih Menjadi Pilihan Utama
Crypto Jon tetap menempatkan Bitcoin sebagai aset prioritas karena memiliki kapitalisasi pasar terbesar, likuiditas tinggi, serta dianggap lebih stabil dibanding sebagian besar altcoin.
Selain Bitcoin, Ethereum (ETH) juga masih menjadi pilihan utama. Walaupun harga ETH telah mengalami kenaikan dibanding beberapa bulan sebelumnya, prospek jangka panjangnya dinilai tetap menarik.
Hal tersebut didukung oleh perkembangan ekosistem decentralized finance (DeFi), tokenisasi aset dunia nyata (Real World Asset/RWA), hingga meningkatnya penggunaan jaringan Ethereum dalam berbagai aplikasi blockchain.
Solana dan Proyek Layer-1 Diprediksi Tetap Bersinar
Selain dua aset utama tersebut, sektor blockchain Layer-1 diperkirakan masih memiliki peluang pertumbuhan yang besar apabila sentimen pasar kembali positif.
Beberapa proyek yang direkomendasikan antara lain:
- Solana (SOL)
- Hyperliquid (HYPE)
- Sui (SUI)
- Sei (SEI)
- Hedera (HBAR)
Solana masih menjadi favorit karena kecepatan transaksi yang tinggi, biaya rendah, dan pertumbuhan ekosistem yang terus meningkat.
Sementara itu, Hyperliquid (HYPE) menjadi proyek yang paling diunggulkan di kelompok Layer-1. Analis menilai proyek ini memiliki model bisnis yang kuat melalui perpetual decentralized exchange (DEX), didukung mekanisme pembakaran token yang dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Sui dan Sei juga dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan karena jumlah pengembang dan aplikasi yang terus bertambah. Sedangkan Hedera dinilai semakin menarik karena distribusi tokennya hampir selesai sehingga tekanan jual diperkirakan mulai berkurang.
Token AI Masih Menjadi Narasi Besar Tahun 2026
Selain Layer-1, sektor Artificial Intelligence (AI) diprediksi tetap menjadi salah satu tema utama di pasar kripto hingga akhir tahun.
Beberapa proyek AI yang masuk daftar rekomendasi meliputi:
- Bittensor (TAO)
- Render (RNDR)
- Virtuals Protocol
- Arcblock (ABT)
- Bankr
Di antara kelima proyek tersebut, Bittensor (TAO) menjadi pilihan utama karena dianggap memimpin pengembangan jaringan AI terdesentralisasi.
Selain itu, peluang hadirnya produk investasi baru seperti ETF AI dinilai dapat menjadi katalis tambahan bagi sektor tersebut apabila regulasi terus berkembang.
DeFi, Oracle dan Tokenisasi Aset Masih Menarik
Crypto Jon juga menyoroti beberapa proyek yang memiliki utilitas kuat di sektor DeFi dan infrastruktur blockchain.
Daftar tersebut meliputi:
- Aerodrome (AERO)
- Chainlink (LINK)
- Uniswap (UNI)
- Ondo Finance (ONDO)
- Pump.fun
- Venice Token (VVV)
Chainlink tetap menjadi proyek oracle terbesar yang menghubungkan data dunia nyata dengan berbagai blockchain.
Sementara Uniswap masih mempertahankan posisinya sebagai decentralized exchange terbesar di jaringan Ethereum.
Di sisi lain, Ondo Finance semakin mendapat perhatian karena menjadi salah satu proyek yang fokus pada tokenisasi aset dunia nyata (Real World Asset/RWA), sektor yang diperkirakan berkembang pesat beberapa tahun ke depan.
XRP, Stellar hingga Meme Coin Masuk Radar
Bagi investor dengan toleransi risiko lebih tinggi, Crypto Jon juga memasukkan beberapa aset lain sebagai daftar pantauan.
Di antaranya:
- XRP
- Stellar (XLM)
- Monero (XMR)
- Zcash (ZEC)
Menurutnya, XRP menjadi lebih menarik apabila mengalami koreksi hingga di bawah US$1.
Sementara Stellar dinilai layak dipantau apabila turun ke bawah US$0,15.
Selain itu, beberapa meme coin juga dinilai masih memiliki peluang memberikan imbal hasil tinggi meskipun risikonya jauh lebih besar.
Daftar meme coin tersebut meliputi:
- Pepe (PEPE)
- Bonk (BONK)
- Turbo (TURBO)
- Moo Deng
- Keyboard Cat
- Doge Inu
Analis menilai proyek-proyek tersebut masih memiliki potensi karena didukung komunitas besar serta kapitalisasi pasar yang relatif lebih kecil dibanding aset kripto utama.
Daftar 15 Altcoin Pilihan Agustus 2026
Berikut daftar aset yang menjadi perhatian analis menjelang Agustus 2026:
- Bitcoin (BTC)
- Ethereum (ETH)
- Solana (SOL)
- Hyperliquid (HYPE)
- Sui (SUI)
- Sei (SEI)
- Hedera (HBAR)
- Bittensor (TAO)
- Render (RNDR)
- Virtuals Protocol
- Arcblock (ABT)
- Chainlink (LINK)
- Uniswap (UNI)
- Ondo Finance (ONDO)
- XRP
Tetap Utamakan Manajemen Risiko
Meski berbagai aset tersebut dinilai memiliki prospek menarik, rekomendasi analis bukan merupakan jaminan harga akan naik.
Pasar kripto tetap dipengaruhi berbagai faktor seperti kondisi ekonomi global, kebijakan bank sentral, regulasi, arus dana institusi, hingga sentimen investor.
Karena itu, investor disarankan tetap menerapkan prinsip Do Your Own Research (DYOR), melakukan diversifikasi portofolio, serta hanya menginvestasikan dana yang siap menghadapi risiko.
FAQ
Mengapa Agustus 2026 disebut sebagai waktu akumulasi?
Karena sebagian analis memperkirakan pasar masih berpotensi mengalami koreksi sebelum memasuki fase penguatan pada kuartal IV 2026.
Altcoin apa yang paling diunggulkan?
Hyperliquid (HYPE), Solana (SOL), Bittensor (TAO), Sui (SUI), Chainlink (LINK), dan Ondo Finance (ONDO) menjadi beberapa proyek yang paling banyak disorot.
Apakah Bitcoin masih layak dibeli?
Sejumlah analis masih menempatkan Bitcoin sebagai aset utama karena memiliki fundamental dan kapitalisasi pasar yang kuat.
Apa sektor kripto yang diprediksi tumbuh hingga akhir 2026?
Layer-1, Artificial Intelligence (AI), DeFi, serta Real World Asset (RWA) diperkirakan tetap menjadi sektor yang paling menarik.
Apakah daftar ini merupakan rekomendasi investasi?
Tidak. Daftar tersebut merupakan pandangan analis berdasarkan kondisi pasar saat ini. Investor tetap perlu melakukan riset mandiri dan mempertimbangkan profil risiko sebelum berinvestasi.(Tim)
Editor : Fanda Yosephta









