Cucu Pendiri Napan Group Meninggal saat Ski di Jepang, Polisi Ungkap Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Kabar duka menyelimuti keluarga besar pengusaha nasional Henry Pribadi. Cucu beliau, Rylan Henry Pribadi, meninggal dunia pada usia 17 tahun akibat kecelakaan ski di Niseko, Hokkaido, Jepang, pada 7 Januari 2026. Informasi ini pertama kali diberitakan oleh Daily Mail dan segera menjadi perhatian publik Indonesia.

Belasungkawa dari Tokoh Nasional

Ungkapan duka cita mengalir dari berbagai tokoh nasional, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang menyampaikan belasungkawa melalui akun Instagramnya.

“Saya dan Ibu Yanti menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ananda Rylan Henry Pribadi, putra dari sahabat kami Bapak Reza Pribadi dan cucu Bapak Henry Pribadi,” tulis Airlangga.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, juga menyampaikan rasa duka mendalam. Dalam unggahannya, Anindya menggambarkan Rylan sebagai sosok muda yang cerdas, berprestasi, dan berkepribadian baik.

“Rylan melambangkan kepintaran, tata krama, sportifitas, kerja keras, dan prestasi yang membanggakan. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam,” ujarnya.

Baca Juga :  Azhar Hamzah Hadiri Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah

Profil Singkat Rylan Henry Pribadi

Rylan merupakan putra dari pengusaha Reza Pribadi dan cucu dari Henry Pribadi, pendiri Napan Group yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dunia usaha Indonesia sejak dekade 1980–1990-an. Meski berasal dari keluarga konglomerat, Rylan dikenal rendah hati, aktif di lingkungan sekolah, serta dekat dengan banyak sahabat.

Beberapa informasi menyebutkan bahwa Rylan memiliki kewarganegaraan ganda Indonesia–Australia dan kerap berkunjung ke Jepang untuk berlibur, terutama saat musim dingin.

Kronologi Kecelakaan Ski di Niseko

Menurut laporan kepolisian Jepang, insiden tragis ini terjadi ketika Rylan meluncur di salah satu lintasan ski di kawasan wisata Niseko, Hokkaido. Berikut rekonstruksi peristiwa:

Seorang pemain ski lain melihat seorang remaja tergeletak tidak bergerak di lintasan.

Saksi melaporkan kejadian kepada pengelola resor.

Petugas resor menemukan Rylan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Tim medis darurat segera dikerahkan dan korban dibawa ke rumah sakit terdekat.

Baca Juga :  Kabar Duka! Bos Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

Meskipun telah mendapatkan perawatan, nyawa Rylan tidak dapat diselamatkan.

Berdasarkan temuan awal, kecelakaan terjadi karena leher korban mengenai tali pembatas lintasan yang terhubung antara beberapa tiang penanda area bermain ski.

Hasil Autopsi dan Penyelidikan Policе Jepang

Kepolisian Hokkaido mengungkapkan bahwa penyebab kematian Rylan adalah asfiksia, atau mati lemas, akibat tekanan pada bagian leher.

“Asfiksia disebabkan oleh tekanan pada leher dari tali pembatas lintasan,” demikian pernyataan resmi kepolisian.

Pihak berwenang Jepang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan faktor teknis dan prosedural yang menyebabkan kecelakaan, termasuk standar keselamatan lintasan ski di kawasan tersebut.

Duka Mendalam Keluarga dan Sahabat

Kepergian Rylan pada usia yang sangat muda menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar dan para sahabat yang mengenalnya sejak kecil. Banyak yang mengenang Rylan sebagai sosok remaja yang berprestasi tinggi, berkarakter baik, dan memiliki masa depan cerah.

Berita Terkait

5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun
KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar
Abu Gunung Anak Krakatau Mulai Menyebar ke Pringsewu, Warga Diminta Pakai Masker
DPR Setujui Anggaran Kementerian PU 2027 Rp114,59 Triliun, Fokus Jalan, Irigasi hingga Air Bersih
Pendaftaran Relawan Pajak 2027 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
9 Kiai Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar NU, Bakal Tentukan Ketum PBNU
Hasil Voting Muktamar NU: Pemilihan Ketum PBNU Beralih ke Mekanisme AHWA
Purbaya Siapkan Teknologi Track and Trace untuk Cegah Pemalsuan Pita Cukai
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 10:00 WIB

5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 08:00 WIB

KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Mulai Menyebar ke Pringsewu, Warga Diminta Pakai Masker

Rabu, 2 September 2026 - 22:00 WIB

DPR Setujui Anggaran Kementerian PU 2027 Rp114,59 Triliun, Fokus Jalan, Irigasi hingga Air Bersih

Selasa, 1 September 2026 - 18:10 WIB

Pendaftaran Relawan Pajak 2027 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru