JAKARTA- Sejumlah wilayah di Bekasi kembali terendam banjir pada pagi ini setelah hujan deras mengguyur sejak malam hari. Kondisi ini membuat beberapa lokasi tidak bisa dilalui dan menyebabkan aktivitas warga terganggu sejak dini hari.
Sejumlah laporan visual juga menunjukkan genangan tinggi di beberapa pemukiman padat penduduk.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengonfirmasi bahwa banjir terjadi di berbagai titik dan menyebabkan sebagian warga terpaksa meninggalkan rumahnya. Menurut Dodi, beberapa warga sudah mulai mengungsi meski pendataan masih berlangsung secara bertahap.
Dodi menjelaskan bahwa petugas di lapangan kini sedang melakukan pendataan sekaligus menilai tingkat kebutuhan mendesak di setiap lokasi banjir. Pendataan dilakukan secara paralel sambil memastikan evakuasi berjalan tanpa hambatan mengingat beberapa lokasi memiliki ketinggian air yang cukup ekstrem.
Ia mengatakan bahwa fokus utama BPBD saat ini adalah memastikan warga yang berada di wilayah terendam dapat dievakuasi dengan aman. Pihaknya mengerahkan tim untuk menyisir titik-titik yang mengalami kenaikan debit air paling tinggi, terutama di kawasan pemukiman padat.
Berdasarkan laporan sementara, terdapat 11 titik banjir yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Bekasi. Wilayah yang terdampak di antaranya Kampung Poncol Desa Tanjungsari, Cikarang Utara dengan ketinggian air mencapai 150 cm, serta Kali Ulu di Desa Karang Raharja, Cikarang Utara yang ketinggian airnya mencapai 200 cm.
Genangan juga terjadi di Perumahan Setia Mekar Tambun Selatan setinggi 100 cm, Kartika Wana Sari Cibitung setinggi 80 cm, Perum PNR Karang Bahagia setinggi 70 cm, serta wilayah Babelan Kota dengan ketinggian air mencapai 80 cm. Wilayah lain seperti Kampung Parung Lesang di Desa Pasirranji, Cikarang Pusat juga terendam setinggi 100 cm.
Selain itu, banjir juga dilaporkan di Desa Sriamur Tambun Utara, Desa Bojong Sari Kedung Waringin, Green Residence Desa Karang Satria Tambun Utara, serta Kampung Kalendrowak Desa Karangsari Cikarang Timur yang ketinggian airnya mencapai 100 cm. Seluruh titik ini kini sedang ditangani dengan pemantauan intensif dari petugas gabungan.









