Kontroversi Materi Mens Rea: Ini Isi Laporan Polisi terhadap Pandji Pragiwaksono

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Polda Metro Jaya mulai menelaah sejumlah materi dalam pertunjukan stand-up comedy Mens Rea milik komika Pandji Pragiwaksono, setelah muncul laporan masyarakat yang menilai beberapa bagian materi mengandung unsur penghasutan serta penistaan agama.

Laporan tersebut diterima kepolisian pada Kamis (8/1/2026) dini hari, dan teregister dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya. Pelapor tercatat bernama Rizki, yang mengklaim dirinya sebagai koordinator Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan bahwa laporan telah masuk dan kini tengah memasuki tahap klarifikasi serta analisis materi.

Materi yang Dipersoalkan dalam Pertunjukan Mens Rea

Dalam laporannya, pelapor menyebut tiga kelompok materi yang dianggap bermasalah:

1. Dugaan Menyebut NU dan Muhammadiyah Terlibat Politik Balas Budi Terkait Tambang

Rizki menilai Pandji telah menuding dua organisasi Islam besar tersebut memperoleh pengelolaan tambang sebagai bagian dari praktik politik balas budi.

Pernyataan ini, menurut pelapor, muncul dalam potongan video yang beredar dan dianggap merendahkan organisasi serta warga nahdliyin maupun kader Muhammadiyah.

Baca Juga :  Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Pimpinan Dicopot, Program MBG Dipastikan Tetap Jalan

2. Narasi Soal Pemimpin dan Ibadah

Materi lain yang dilaporkan adalah pernyataan Pandji yang menyebutkan masyarakat tidak seharusnya memilih pemimpin hanya berdasarkan tingkat ibadah seseorang.

Pelapor menganggap narasi tersebut menyiratkan bahwa orang yang rajin beribadah belum tentu baik, sehingga dinilai merendahkan nilai ibadah dalam ajaran Islam.

3. Stereotip Etnis Sunda

Pelapor juga mempersoalkan bagian ketika Pandji membahas kecenderungan pemilih Sunda dalam memilih pemimpin berdasarkan status sosial tertentu.

Menurut pelapor, materi ini berpotensi menimbulkan sentimen negatif terhadap kelompok etnis.

Rangkaian pernyataan tersebut, jika dilihat secara utuh, dipandang pelapor dapat memicu kebencian terhadap agama maupun kelompok masyarakat tertentu.

Pasal yang Dikenakan: Penghasutan dan Penistaan Agama

Berdasarkan laporan tersebut, Pandji dilaporkan dengan Pasal 300 dan Pasal 301 KUHP terkait dugaan penghasutan dan penistaan agama. Ancaman pidananya berkisar 3 hingga 4 tahun penjara.

Baca Juga :  Jadwal Libur Nasional Juni 2026 Resmi, Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend yang Wajib Dicatat

Kepolisian menegaskan bahwa proses yang berlangsung saat ini masih bersifat awal.

“Penyidik akan melakukan klarifikasi dan analisa barang bukti,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto.

Langkah berikutnya akan ditentukan setelah pemeriksaan awal dan analisis rekaman serta konteks materi dipelajari secara menyeluruh.

PBNU dan Muhammadiyah: Pelapor Bukan Bagian Struktur Resmi Organisasi

Laporan yang mengatasnamakan dua organisasi Islam besar tersebut ditanggapi oleh masing-masing pimpinan resmi.

Sikap PBNU

Ketua PBNU, KH Ulil Abshar Abdalla, menegaskan bahwa Angkatan Muda NU yang disebut dalam laporan bukan bagian dari struktur resmi NU.

“Bukan organ NU itu,” tegas Ulil.

Sikap Muhammadiyah

Ketua Biro Komunikasi dan Pelayanan Umum PP Muhammadiyah, Edy Kuscahyanto, juga menyampaikan hal serupa. Ia menegaskan bahwa “Aliansi Muda Muhammadiyah” bukan organisasi resmi.

“Pelaporan itu bukan sikap resmi Muhammadiyah. Mereka hanya individu yang mengatasnamakan Muhammadiyah,” ujar Edy.

Ia menyebut, hanya Ketua Umum, Ketua, atau Sekjen yang berwenang menyampaikan sikap organisasi secara resmi.

Berita Terkait

Suahasil Nazara Tegaskan Perang Rokok Ilegal Berlanjut, Bea Cukai Diminta Gencarkan Penindakan
Hasil OMI 2026 Kabupaten/Kota Diumumkan, Begini Cara Ceknya
Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK
Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu
20 Link Twibbon HAORNAS 2026, Ramaikan Hari Olahraga Nasional
108 Penerbangan dari dan ke Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 13.000 Penumpang Kena Imbas
Daftar 8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Cek Penerbangan Hari Ini
5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 23:31 WIB

Suahasil Nazara Tegaskan Perang Rokok Ilegal Berlanjut, Bea Cukai Diminta Gencarkan Penindakan

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Hasil OMI 2026 Kabupaten/Kota Diumumkan, Begini Cara Ceknya

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK

Kamis, 10 September 2026 - 05:00 WIB

Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu

Kamis, 10 September 2026 - 04:00 WIB

20 Link Twibbon HAORNAS 2026, Ramaikan Hari Olahraga Nasional

Berita Terbaru