Aceh Tamiang – PT Tren Gen Horizon menyalurkan bantuan satu unit tangki air bersih kepada masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak kekeringan berkepanjangan. Bantuan tersebut disalurkan melalui PPALC-YAI Sungai Penuh Kerinci sebagai mitra distribusi untuk memastikan air bersih dapat segera diterima oleh warga yang membutuhkan.
Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tamiang dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan warga kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak.
Direktur PT Tren Gen Horizon, Mardizal, S.OS, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana alam. Ia berharap bantuan tangki air bersih tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan. Selain itu, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong agar masyarakat dapat melalui masa sulit ini bersama-sama,” ujar Mardizal.
PPALC-YAI Sungai Penuh Kerinci sebagai lembaga penyalur bertugas mendistribusikan air bersih ke desa-desa yang paling terdampak. Tim relawan turun langsung ke lapangan dan berkoordinasi dengan warga setempat agar proses distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.
Mardizal menambahkan, perusahaan tidak hanya ingin hadir dalam situasi darurat, tetapi juga berkomitmen membangun hubungan jangka panjang dengan komunitas lokal. Menurutnya, keberlanjutan kesejahteraan masyarakat menjadi bagian penting dari tanggung jawab sosial perusahaan.
Bantuan tersebut disambut positif oleh masyarakat Aceh Tamiang. Sejumlah warga mengaku sangat terbantu karena selama beberapa minggu terakhir mereka harus berjuang memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga, memasak, dan kebersihan sehari-hari.
PPALC-YAI Sungai Penuh Kerinci menyebutkan kolaborasi dengan pihak swasta seperti PT Tren Gen Horizon sangat penting untuk menjangkau lebih banyak wilayah terdampak. Ke depan, mereka membuka peluang kerja sama lanjutan dalam berbagai program kemanusiaan, khususnya penanganan dampak bencana alam. (***)
Editor : Fanda Yosephta









