JAKARTA – Perdagangan saham awal sesi pada Jumat (9/1/2026) dibuka dengan sentimen positif setelah tujuh saham langsung menembus batas auto rejection atas (ARA). Lonjakan serentak ini terjadi di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang naik 0,47% ke posisi 8.967,78.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat IHSG bergerak stabil di rentang 8.935 – 8.981 sepanjang sesi pertama.
Aktivitas Pasar Tinggi, Saham Menguat Dominan
Perdagangan sesi I mencatat aktivitas pasar yang cukup ramai dengan:
Volume saham: 19,56 miliar lembar
Nilai transaksi: Rp 8,73 triliun
Frekuensi: 1.252.574 transaksi
Dari total emiten yang diperdagangkan, 356 saham naik, 279 turun, dan 173 tidak berubah.
Indeks LQ45 juga bergerak positif dengan kenaikan 0,65%, menandakan dukungan dari saham berkapitalisasi besar.
Bursa Asia Ikut Menguat
Kinerja positif IHSG sejalan dengan tren di bursa regional:
Nikkei naik 1,13%
Shanghai Composite menguat 0,77%
Hang Seng naik 0,18%
Straits Times stabil dengan kenaikan 0,01%
Deretan Saham Sentuh ARA, Naik di Atas 19%
Tujuh saham berikut mencatat kenaikan tajam hingga menyentuh batas ARA, menjadikannya top gainers di sesi pertama:
KOCI – PT Kokoh Exa Nusantara Tbk
+34,92% → Rp 170
SOHO – PT Soho Global Health Tbk
+25% → Rp 1.650
RLCO – PT Abadi Lestari Indonesia Tbk
+24,92% → Rp 4.010
SOTS – PT Satria Mega Kencana Tbk
+24,64% → Rp 2.580
MKAP – PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk
+24,47% → Rp 590
INDS – PT Indospring Tbk
+24,35% → Rp 286
CTBN – PT Citra Tubindo Tbk
+19,74% → Rp 6.825
Dua Saham Kena ARB, Jatuh Paling Dalam
Di sisi lain, dua emiten mengalami pelemahan tajam hingga terkena auto rejection bawah (ARB):
OPMS – PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk
-14,91% → Rp 194
INPC – PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk
-14,38% → Rp 625









