IHSG Hari Ini Naik 0,40 Persen ke 6.462, Saham DSSA dan MAPI Menguat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup menguat pada perdagangan Kamis, 17 September 2026. Penguatan terjadi setelah pasar mencermati keputusan terbaru The Fed.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG naik 25,57 poin atau 0,40 persen. Indeks berakhir di level 6.462,43.

IHSG sempat bergerak hingga level tertinggi 6.500,40. Sementara itu, posisi terendah indeks berada tidak jauh dari level pembukaan.

Pergerakan pasar menunjukkan mayoritas saham berada di zona penguatan. Sebanyak 384 saham naik, sedangkan 244 saham melemah dan 164 saham bergerak stagnan.

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada akhir perdagangan mencapai sekitar Rp11.298,32 triliun. Investor juga mencermati pergerakan saham berkapitalisasi besar.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Pekan Depan Diprediksi Bergerak Lebar, Bisa Tembus Rp2,74 Juta per Gram? Ini Analisis Lengkapnya

Salah satu saham yang menguat adalah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk atau DSSA. Saham tersebut naik 3,23 persen menjadi Rp1.120 per saham.

Di kelompok saham lainnya, PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAPI menguat 5,43 persen ke Rp1.455. Saham PT Bayan Resources Tbk atau BYAN juga naik 1,54 persen menjadi Rp11.525.

Sementara itu, sejumlah saham mengalami tekanan. Saham Bank Mandiri atau BMRI turun 2,11 persen ke Rp4.350. Saham Petrindo Jaya Kreasi atau CUAN juga terkoreksi 5 persen menjadi Rp945.

Baca Juga :  Investor Asing Berbalik Jual, IHSG Ditutup Melemah Pekan Ini

Pergerakan IHSG berlangsung setelah The Fed mengambil keputusan terkait suku bunga acuannya. Kebijakan bank sentral AS tersebut menjadi perhatian investor karena dapat memengaruhi arus modal dan sentimen pasar negara berkembang.

Investor juga perlu mencermati pergerakan rupiah, imbal hasil obligasi, harga komoditas, serta arah kebijakan bank sentral global. Faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi volatilitas pasar saham Indonesia dalam perdagangan berikutnya.

Bagi investor ritel, pergerakan IHSG hari ini dapat menjadi bahan evaluasi sebelum mengambil keputusan investasi. Setiap saham memiliki risiko berbeda, sehingga keputusan investasi perlu disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan masing-masing. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS, Pasar Menanti Keputusan The Fed
IHSG Hari Ini: Saham Bank Kompak Menguat Usai Suahasil Nazara Jadi Menkeu, The Fed dan BoJ Jadi Penentu
Kerinci-Sungai Penuh Disebut Anak Tiri, Edminuddin: “Lepaskan Kami dari Jambi”
Apple Event 2026 Digelar Hari Ini, iPhone Ultra Lipat dan iPhone 18 Pro Jadi Sorotan
Rupiah Hari Ini 9 September 2026 Menguat ke Rp17.567 per Dolar AS, Pasar Tunggu Data Inflasi AS
Harga Kawasaki Vulcan S 2027 Rp105 Jutaan, Ini Spesifikasi dan Fitur Utamanya
Avtur Makin Mahal, Maskapai Pangkas Rute Penerbangan September 2026, Tiket Pesawat Berpotensi Naik
iPhone 18 Segera Meluncur, Harga Dikabarkan Naik hingga Rp5 Juta: Ini 7 Bocoran Terbarunya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:15 WIB

IHSG Hari Ini Naik 0,40 Persen ke 6.462, Saham DSSA dan MAPI Menguat

Selasa, 15 September 2026 - 16:08 WIB

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS, Pasar Menanti Keputusan The Fed

Selasa, 15 September 2026 - 08:10 WIB

IHSG Hari Ini: Saham Bank Kompak Menguat Usai Suahasil Nazara Jadi Menkeu, The Fed dan BoJ Jadi Penentu

Sabtu, 12 September 2026 - 11:58 WIB

Kerinci-Sungai Penuh Disebut Anak Tiri, Edminuddin: “Lepaskan Kami dari Jambi”

Rabu, 9 September 2026 - 19:00 WIB

Apple Event 2026 Digelar Hari Ini, iPhone Ultra Lipat dan iPhone 18 Pro Jadi Sorotan

Berita Terbaru