SUNGAIPENUH – Harapan masyarakat terhadap pelayanan air bersih yang lebih baik mulai menguat seiring berjalannya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh.
Proyek yang mendapat dukungan pembiayaan dari APBN 2026 melalui Kementerian Pekerjaan Umum tersebut kini memasuki tahapan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA).
Dengan nilai kontrak mencapai sekitar Rp33,8 miliar, pembangunan SPAM Hamparan Rawang ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Humas pelaksana proyek, Helmi, menyebut progres pekerjaan saat ini telah berjalan sesuai schedule pekerjaan.
“Progres sesuai schedule. Ditargetkan akan rampung pada Desember 2026, sesuai kontrak,” ujar Helmi.
Menurutnya, pekerjaan di lapangan terus dilanjutkan. Salah satu tahapan yang sedang dikerjakan adalah pembangunan IPA yang nantinya menjadi bagian penting dalam sistem penyediaan air minum tersebut.
Selain bangunan utama, proyek juga akan dilengkapi akses jalan menuju lokasi instalasi.
“Kita sudah masuk pembangunan IPA lagi, nanti juga akan dibangun jalan cor beton sebagai akses,” jelasnya.
Kapasitas Produksi Mencapai 50 Liter per Detik
Salah satu target utama pembangunan SPAM Hamparan Rawang adalah menambah kapasitas produksi air minum di Kota Sungai Penuh.
IPA yang dibangun dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 50 liter per detik.
Tambahan kapasitas tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem penyediaan air minum yang sudah berjalan. Selama ini, keterbatasan kapasitas menjadi salah satu tantangan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.
Pada kondisi tertentu, pelayanan air bersih di sejumlah wilayah masih harus dilakukan secara bergilir. Karena itu, tambahan kapasitas melalui pembangunan IPA baru diharapkan dapat membantu meningkatkan kontinuitas distribusi.
Namun, manfaat proyek nantinya tidak hanya ditentukan oleh kapasitas produksi IPA. Kesiapan jaringan distribusi dan pengelolaan operasional juga menjadi bagian penting agar air yang diproduksi dapat tersalurkan secara optimal kepada masyarakat.
Pembangunan SPAM ini memiliki cakupan yang direncanakan cukup luas.
Selain masyarakat Kecamatan Hamparan Rawang, sistem tersebut juga diproyeksikan untuk mendukung kebutuhan air bersih di beberapa wilayah lain.
Di antaranya Kecamatan Koto Baru, Kecamatan Sungai Penuh, Kecamatan Sungai Bungkal, dan Kecamatan Pesisir Bukit.
Dengan cakupan lintas kecamatan tersebut, SPAM Hamparan Rawang diharapkan dapat menjadi salah satu penopang peningkatan pelayanan air minum di Kota Sungai Penuh.
Pembangunan fasilitas baru juga diharapkan mampu memberikan ruang bagi peningkatan jumlah pelanggan serta memperbaiki kontinuitas pelayanan secara bertahap.
Dikerjakan dengan Anggaran APBN
Proyek SPAM Hamparan Rawang merupakan pembangunan yang dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2026.
Nilai kontraknya sekitar Rp33,8 miliar dengan kontraktor pelaksana PT Bayu Surya Bakti Konstruksi.
Besarnya nilai proyek menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur air minum membutuhkan dukungan pembiayaan sekaligus perencanaan yang matang.
Setelah pembangunan fisik selesai, fasilitas tersebut juga membutuhkan pengelolaan dan pemeliharaan secara berkelanjutan agar investasi pemerintah dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap pembangunan SPAM Hamparan Rawang berjalan sesuai jadwal dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Tambahan kapasitas produksi air diharapkan memberikan dampak terhadap pemerataan pelayanan, terutama bagi wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan pasokan.
Selain kuantitas air, aspek kualitas dan keamanan air minum juga menjadi bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, setelah proyek selesai, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, Perumda Tirta Khayangan, pengelola teknis, masyarakat, serta pihak terkait lainnya.
Kerja sama tersebut penting untuk memastikan fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran negara dapat beroperasi secara optimal.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Desember 2026 akan menjadi momentum penting bagi penyelesaian proyek SPAM Hamparan Rawang.
Dengan kapasitas IPA yang dirancang mencapai 50 liter per detik, proyek ini diharapkan menjadi tambahan kekuatan bagi sistem pelayanan air minum sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di Kota Sungai Penuh.(ded)









