JAKARTA – Investor asing memborong sejumlah saham bank jumbo pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 1 September 2026. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menjadi yang paling banyak dibeli asing dengan nilai net buy mencapai Rp838 miliar.
Selain BBRI, investor asing juga mencatat net buy besar pada saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sebesar Rp435,4 miliar. Sementara saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencatat net buy sekitar Rp172,3 miliar.
Derasnya aksi beli tersebut ikut menopang pergerakan IHSG. Pada akhir perdagangan, IHSG ditutup menguat 1,14% atau 74,15 poin ke level 6.599,94, semakin mendekati level psikologis 6.600.
BBRI juga menjadi salah satu penggerak utama indeks dengan kenaikan sekitar 4%. BBCA menguat 1,93%, sedangkan BMRI naik 2,13%.
Secara keseluruhan, sebanyak 420 saham menguat, 233 saham melemah, dan 310 saham bergerak stagnan pada perdagangan Selasa.
Masuknya dana asing menjadi salah satu sentimen penting di awal September. Data perdagangan menunjukkan investor asing beralih mencatatkan net buy setelah sebelumnya membukukan net sell pada akhir Agustus.
Pergerakan saham bank jumbo seperti BBRI, BBCA, dan BMRI selanjutnya menjadi perhatian investor karena ketiganya memiliki kapitalisasi besar dan berpengaruh terhadap pergerakan IHSG.
Meski demikian, aksi beli asing pada satu hari perdagangan belum dapat menjadi jaminan bahwa IHSG akan terus menguat. Investor tetap perlu memperhatikan perkembangan arus dana asing, sentimen global, nilai tukar rupiah, serta kinerja saham-saham berkapitalisasi besar.
Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Editor : Fanda Yosephta









