Asing Borong BBRI Rp838 Miliar, BBCA dan BMRI Ikut Menguat, IHSG Dekati 6.600

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Investor asing memborong sejumlah saham bank jumbo pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 1 September 2026. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menjadi yang paling banyak dibeli asing dengan nilai net buy mencapai Rp838 miliar.

Selain BBRI, investor asing juga mencatat net buy besar pada saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sebesar Rp435,4 miliar. Sementara saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencatat net buy sekitar Rp172,3 miliar.

Derasnya aksi beli tersebut ikut menopang pergerakan IHSG. Pada akhir perdagangan, IHSG ditutup menguat 1,14% atau 74,15 poin ke level 6.599,94, semakin mendekati level psikologis 6.600.

Baca Juga :  Purbaya Targetkan Rupiah Kembali ke Rp15.000 per Dolar AS

BBRI juga menjadi salah satu penggerak utama indeks dengan kenaikan sekitar 4%. BBCA menguat 1,93%, sedangkan BMRI naik 2,13%.

Secara keseluruhan, sebanyak 420 saham menguat, 233 saham melemah, dan 310 saham bergerak stagnan pada perdagangan Selasa.

Masuknya dana asing menjadi salah satu sentimen penting di awal September. Data perdagangan menunjukkan investor asing beralih mencatatkan net buy setelah sebelumnya membukukan net sell pada akhir Agustus.

Baca Juga :  Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Sungai Penuh Berlangsung Khidmat, Ini Pesan untuk ASN dan Masyarakat

Pergerakan saham bank jumbo seperti BBRI, BBCA, dan BMRI selanjutnya menjadi perhatian investor karena ketiganya memiliki kapitalisasi besar dan berpengaruh terhadap pergerakan IHSG.

Meski demikian, aksi beli asing pada satu hari perdagangan belum dapat menjadi jaminan bahwa IHSG akan terus menguat. Investor tetap perlu memperhatikan perkembangan arus dana asing, sentimen global, nilai tukar rupiah, serta kinerja saham-saham berkapitalisasi besar.

Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

 

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS, Pasar Menanti Keputusan The Fed
IHSG Hari Ini: Saham Bank Kompak Menguat Usai Suahasil Nazara Jadi Menkeu, The Fed dan BoJ Jadi Penentu
Kerinci-Sungai Penuh Disebut Anak Tiri, Edminuddin: “Lepaskan Kami dari Jambi”
Apple Event 2026 Digelar Hari Ini, iPhone Ultra Lipat dan iPhone 18 Pro Jadi Sorotan
Rupiah Hari Ini 9 September 2026 Menguat ke Rp17.567 per Dolar AS, Pasar Tunggu Data Inflasi AS
Harga Kawasaki Vulcan S 2027 Rp105 Jutaan, Ini Spesifikasi dan Fitur Utamanya
Avtur Makin Mahal, Maskapai Pangkas Rute Penerbangan September 2026, Tiket Pesawat Berpotensi Naik
iPhone 18 Segera Meluncur, Harga Dikabarkan Naik hingga Rp5 Juta: Ini 7 Bocoran Terbarunya
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:08 WIB

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS, Pasar Menanti Keputusan The Fed

Selasa, 15 September 2026 - 08:10 WIB

IHSG Hari Ini: Saham Bank Kompak Menguat Usai Suahasil Nazara Jadi Menkeu, The Fed dan BoJ Jadi Penentu

Sabtu, 12 September 2026 - 11:58 WIB

Kerinci-Sungai Penuh Disebut Anak Tiri, Edminuddin: “Lepaskan Kami dari Jambi”

Rabu, 9 September 2026 - 19:00 WIB

Apple Event 2026 Digelar Hari Ini, iPhone Ultra Lipat dan iPhone 18 Pro Jadi Sorotan

Rabu, 9 September 2026 - 09:50 WIB

Rupiah Hari Ini 9 September 2026 Menguat ke Rp17.567 per Dolar AS, Pasar Tunggu Data Inflasi AS

Berita Terbaru