Bitcoin Tengah Malam Naik 6,23 Persen, Harga BTC Tembus US$77.545: Ini Penyebab dan Target Berikutnya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Bitcoin (BTC) kembali mencuri perhatian investor pada Jumat malam, 21 Agustus 2026. Berdasarkan data pada pukul 22.38 WIB dalam tangkapan layar yang Anda kirim, harga Bitcoin berada di US$77.545. BTC tercatat naik US$4.550 atau 6,23 persen dalam 24 jam. Kenaikan tersebut membuat Bitcoin kembali mendekati level psikologis US$80.000. Data pasar lain juga menunjukkan BTC bergerak di kisaran US$76.000-US$78.000 pada perdagangan hari ini.

Pergerakan Bitcoin malam ini tidak terjadi sendirian. Sejumlah aset kripto besar juga ikut menguat. Dalam data yang Anda kirim, Ethereum naik 3,01 persen, Solana 4,25 persen, Litecoin 8,07 persen, dan XRP melonjak 10,70 persen. Cardano bahkan mencatat kenaikan 9,02 persen. Kondisi tersebut menunjukkan penguatan tidak hanya terjadi pada Bitcoin, tetapi mulai menyebar ke pasar aset digital secara lebih luas.

Salah satu katalis utama datang dari meningkatnya aliran dana ke spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat. Data yang diberitakan The Wall Street Journal menunjukkan ETF Bitcoin spot mencatat sekitar US$1,6 miliar dana masuk bersih sejak Senin hingga Kamis. Pada Kamis saja, arus masuk mencapai sekitar US$606 juta. Kondisi tersebut menunjukkan permintaan institusional kembali meningkat dan ikut memberikan dorongan terhadap harga BTC.

Faktor berikutnya berkaitan dengan kondisi likuiditas dan pasar obligasi Amerika Serikat. Pemerintah AS meningkatkan pembelian kembali obligasi jangka panjang setelah tekanan terhadap imbal hasil Treasury meningkat. Kebijakan tersebut menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor karena perubahan likuiditas dapat memengaruhi aset berisiko, termasuk Bitcoin. Bernstein juga menilai penguatan BTC menuju US$80.000 berkaitan dengan membaiknya likuiditas serta pulihnya arus dana ETF.

Baca Juga :  Harga Bitcoin Hari Ini 17 Juni 2026 Turun ke US$65.539, XRP Anjlok 2%, Ethereum Justru Menguat

Sentimen regulasi turut memperkuat optimisme pasar. Perkembangan terkait CLARITY Act menjadi perhatian investor karena aturan yang lebih jelas dapat mengurangi ketidakpastian bagi perusahaan, bank, manajer aset, dan investor institusional yang ingin masuk ke sektor aset digital. Dukungan politik terhadap regulasi tersebut ikut meningkatkan sentimen positif terhadap Bitcoin dan aset kripto lainnya. Namun, proses legislasi tetap memiliki risiko sehingga investor tidak seharusnya menganggap aturan tersebut sudah final.

Kenaikan Bitcoin juga diperkuat oleh aksi short covering. Ketika harga bergerak naik dengan cepat, trader yang sebelumnya mengambil posisi short dapat dipaksa menutup posisi. Pembelian untuk menutup posisi tersebut kemudian menambah tekanan beli di pasar. Laporan pasar menyebut short liquidation menjadi salah satu faktor yang mempercepat reli Bitcoin dalam beberapa hari terakhir. Karena itu, sebagian kenaikan BTC dapat berasal dari kombinasi permintaan baru dan penutupan posisi bearish.

Meski demikian, investor perlu berhati-hati menghadapi pergerakan setelah kenaikan sebesar ini. Bitcoin tetap merupakan aset dengan volatilitas tinggi sehingga harga dapat bergerak puluhan persen dalam waktu relatif singkat. Area US$80.000 kini menjadi level psikologis yang penting untuk diperhatikan. Jika momentum pembelian dan arus ETF tetap kuat, Bitcoin berpeluang menguji area tersebut. Sebaliknya, jika aksi ambil untung meningkat, BTC dapat mengalami koreksi sebelum melanjutkan tren berikutnya. Sejumlah analis juga mengingatkan bahwa reli besar belum otomatis memastikan terbentuknya tren bullish jangka panjang.

Baca Juga :  Punya Bitcoin? Waspadai Malam Ini, Data Inflasi AS Bisa Guncang Harga BTC

Dengan harga sekitar US$77.545 pada data pukul 22.38 WIB, Bitcoin kini kembali menjadi pusat perhatian pasar keuangan global. Investor tidak hanya melihat pergerakan harga BTC, tetapi juga memantau arus dana ETF Bitcoin, kebijakan Federal Reserve, likuiditas dolar AS, imbal hasil Treasury, regulasi kripto, dan kondisi ekonomi global. Bagi pembaca yang mempertimbangkan investasi Bitcoin, kenaikan harga sebaiknya tidak menjadi satu-satunya dasar keputusan. Risiko kehilangan modal tetap ada, terutama ketika membeli setelah harga mengalami lonjakan tajam. Data harga pada artikel ini juga dapat berubah setiap saat karena pasar kripto beroperasi 24 jam.

FAQ Harga Bitcoin dan BTC

Berapa harga Bitcoin malam ini?
Berdasarkan tangkapan layar pukul 22.38 WIB, Bitcoin berada di US$77.545 dan naik 6,23 persen dalam 24 jam.

Mengapa harga Bitcoin naik tajam?
Kenaikan dipengaruhi arus dana Bitcoin ETF, membaiknya likuiditas, sentimen regulasi kripto, serta short covering.

Apakah Bitcoin bisa kembali menembus US$80.000?
Level US$80.000 menjadi area psikologis penting. Peluang pengujian kembali bergantung pada kekuatan permintaan, arus ETF, kondisi likuiditas, dan sentimen pasar.

Apakah kenaikan Bitcoin berarti aman untuk membeli sekarang?
Tidak otomatis. Bitcoin tetap memiliki volatilitas tinggi. Investor perlu mempertimbangkan profil risiko, tujuan investasi, dan kemungkinan koreksi.

Apa yang harus dipantau investor Bitcoin?
Beberapa indikator penting meliputi arus spot Bitcoin ETF, kebijakan bank sentral AS, dolar AS, imbal hasil Treasury, regulasi aset digital, volume perdagangan, serta posisi leverage di pasar kripto. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Kredit Mobil Bunga 0 Persen: Benarkah Tanpa Bunga? Cek DP, Tenor dan Biaya Lain
Kerinci Bidik Jadi Pemasok Bawang Putih Nasional, Target Tanam 100 Hektare di Kayu Aro
CPNS 2027 Dibuka Awal Tahun, PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS
Gaji Rp5 Juta Sebaiknya Ditabung Berapa? Ini Cara Membagi Penghasilan agar Keuangan Tetap Aman
10 Ciri Anak Bahagia yang Sering Tak Disadari Orang Tua, Nomor 3 Penting
BREAKING NEWS: DPR dan Pemerintah Finalisasi Status PPPK Guru, Ada Kabar Besar untuk 231.246 Guru
IHSG Ditutup Naik ke 6.450, Saham BYAN hingga JARR Milik Haji Isam Melesat
QRIS 0 Persen Mulai 1 Oktober 2026, Cek Batas Transaksi dan Merchant yang Dapat Gratis
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Bitcoin Tengah Malam Naik 6,23 Persen, Harga BTC Tembus US$77.545: Ini Penyebab dan Target Berikutnya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Kredit Mobil Bunga 0 Persen: Benarkah Tanpa Bunga? Cek DP, Tenor dan Biaya Lain

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:29 WIB

Kerinci Bidik Jadi Pemasok Bawang Putih Nasional, Target Tanam 100 Hektare di Kayu Aro

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:00 WIB

CPNS 2027 Dibuka Awal Tahun, PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Gaji Rp5 Juta Sebaiknya Ditabung Berapa? Ini Cara Membagi Penghasilan agar Keuangan Tetap Aman

Berita Terbaru

Teknologi

6 Motor Listrik Buatan Indonesia 2026, Harga Mulai Rp9 Jutaan

Jumat, 21 Agu 2026 - 22:00 WIB