Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA — Komisi XI DPR RI menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031 setelah menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada 26-27 Agustus 2026. Keputusan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena kepemimpinan baru BI akan menentukan arah kebijakan moneter Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyampaikan keputusan tersebut pada Kamis (27/8/2026). Penetapan Destry dilakukan melalui musyawarah dan mufakat setelah komisi menyelesaikan seluruh tahapan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon pimpinan Bank Indonesia.

Selain Destry Damayanti, Komisi XI DPR juga menetapkan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan Solikhin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode 2026-2031. Ketiga nama tersebut akan menjalani proses selanjutnya sebelum resmi menduduki jabatan masing-masing.

Baca Juga :  Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Ditunda, Ini Jadwal Terbarunya

Hasil keputusan Komisi XI akan dilaporkan dalam rapat paripurna DPR pada Selasa, 1 September 2026. Rapat tersebut menjadi tahapan penting dalam proses penetapan pimpinan Bank Indonesia periode berikutnya.

Destry saat ini merupakan Deputi Gubernur Senior BI sekaligus Pejabat Gubernur Sementara (PGS) BI. Ia menjalankan tugas tersebut setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari posisi Gubernur BI sebelum masa jabatannya berakhir.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengajukan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI kepada DPR. Untuk menggantikan posisi Destry sebagai Deputi Gubernur Senior, Presiden mengajukan Aida S. Budiman, sementara Solikhin M. Juhro diajukan untuk mengisi posisi Deputi Gubernur BI.

Baca Juga :  Kredit Nganggur Bank Terbaru Tembus Rp 2.551 Triliun, BI Siapkan Strategi Dorong Kredit dan Turunkan Suku Bunga

Penetapan Gubernur BI baru menjadi perhatian investor karena kebijakan Bank Indonesia berhubungan erat dengan BI Rate, nilai tukar rupiah, inflasi, likuiditas perbankan, pertumbuhan kredit, dan stabilitas sistem keuangan. Pasar akan mencermati arah kebijakan Destry setelah proses pergantian kepemimpinan selesai.

Dengan demikian, Destry Damayanti menjadi sosok yang akan memimpin Bank Indonesia untuk periode 2026-2031, jika proses penetapan selanjutnya berjalan sesuai tahapan. Investor dan pelaku ekonomi kini menunggu kebijakan konkret BI terkait stabilitas rupiah, suku bunga dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. (*)

Berita Terkait

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop
DJP Beri Diskon Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Berlaku sampai 2028: Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya
Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum untuk Ketahanan Energi
Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons
Film Digger Tayang di Indonesia, Tom Cruise Berusaha Selamatkan Dunia
Kapolda Metro Jaya Sebar Nomor WhatsApp Aduan 08118129494, Warga Bisa Laporkan Gangguan Kamtibmas
Segini Gaji Ketua dan Anggota Ombudsman R
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:01 WIB

DJP Beri Diskon Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Berlaku sampai 2028: Ini Syarat dan Cara Mengajukannya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum untuk Ketahanan Energi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons

Berita Terbaru