JAKARTA — Pemerintah menyiapkan anggaran besar untuk dua program prioritas dalam RAPBN 2027, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes).
MBG mendapat rencana anggaran Rp240,2 triliun pada 2027. Sementara itu, pembangunan Kopdes mendapat dukungan pembiayaan melalui Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara.
Kebijakan ini menjadi perhatian karena menyangkut program sosial, pendidikan, ekonomi desa, hingga penggunaan anggaran negara.
MBG 2027 Rp240,2 Triliun
Dalam RAPBN 2027, pemerintah merencanakan anggaran MBG sebesar Rp240.201,5 miliar atau sekitar Rp240,2 triliun.
Anggaran tersebut turun sekitar 28 persen dibandingkan pagu awal APBN 2026 yang mencapai Rp335 triliun.
Pemerintah juga menurunkan target penerima manfaat. Pada 2027, MBG ditargetkan menjangkau 72,1 juta orang.
Target tersebut lebih rendah dibandingkan target penerima sekitar 82,9 juta orang pada 2026.
Penerima manfaat MBG terdiri atas siswa, prasiswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Meski anggarannya turun, MBG tetap menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Pemerintah justru mengarahkan kebijakan 2027 pada peningkatan tata kelola dan ketepatan sasaran.
Lima strategi utama juga disiapkan. Pertama, pemerintah memperbaiki tata kelola pelaksanaan MBG secara menyeluruh.
Kedua, pemerintah menata Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. Penataan tersebut mencakup pemenuhan standar higiene dan sanitasi.
Ketiga, pemerintah melakukan refocusing penerima manfaat. Keempat, pemerintah menyiapkan command centre untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.
Kelima, pemerintah menyusun survei status gizi penerima manfaat. Data tersebut diharapkan membantu pemerintah mengukur dampak program.
MBG Masih Masuk Anggaran Pendidikan
Hal lain yang menarik perhatian adalah posisi anggaran MBG dalam RAPBN 2027.
Sebagian anggaran MBG masih masuk dalam fungsi pendidikan. Pos tersebut berada bersama sejumlah program pendidikan lain.
Program tersebut antara lain Program Indonesia Pintar, KIP Kuliah, tunjangan guru non-PNS, Sekolah Rakyat, dan revitalisasi sekolah.
Secara keseluruhan, anggaran pendidikan dalam APBN 2027 mencapai sekitar Rp820,9 triliun.
Namun, posisi MBG dalam anggaran pendidikan masih menjadi perhatian. Mahkamah Konstitusi sebelumnya memerintahkan agar program MBG dipisahkan dari anggaran pendidikan paling lambat pada 2028.
Dengan demikian, struktur anggaran MBG masih menjadi salah satu isu penting dalam pembahasan RAPBN 2027.
Kopdes Merah Putih Jadi Sorotan
Selain MBG, pemerintah juga memberikan perhatian besar kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Pemerintah secara bertahap menargetkan pembangunan hingga 80.000 unit Kopdes di desa dan kelurahan.
Program ini dirancang untuk memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat. Pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti gerai dan pergudangan.
Yang perlu dipahami, dukungan pemerintah terhadap Kopdes tidak sepenuhnya berbentuk bantuan tunai.
Pembangunan fasilitas Kopdes dapat menggunakan skema kredit dari Himbara. Pemerintah kemudian menyiapkan mekanisme pembayaran kewajiban kredit melalui APBN.
Skema tersebut direncanakan berlangsung selama enam tahun. Pemerintah menyiapkan dukungan sekitar Rp240 triliun atau rata-rata Rp40 triliun per tahun, ditambah bunga.
Kopdes Bisa Dapat Plafon Kredit Rp3 Miliar
Salah satu angka yang paling menarik perhatian adalah plafon kredit hingga Rp3 miliar untuk pembangunan fasilitas Kopdes.
Namun, masyarakat perlu memahami bahwa Rp3 miliar bukan bantuan uang tunai yang otomatis diberikan kepada setiap desa.
Angka tersebut merupakan plafon pembiayaan kredit dalam skema yang disiapkan pemerintah.
Pembiayaan tersebut ditujukan untuk mempercepat pembangunan gerai, pergudangan, dan kelengkapan Kopdes.
Skema likuiditas pembiayaan tersebut berkaitan dengan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih atau SAL pada bank-bank yang terlibat.
Dalam pelaksanaannya, pembiayaan juga melibatkan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero). BUMN tersebut mendapat penugasan untuk mempercepat pembangunan fasilitas Kopdes.
Dana Desa 2027 Naik Jadi Rp77 Triliun
Dukungan terhadap Kopdes juga berkaitan dengan kebijakan Dana Desa.
Pemerintah menargetkan Dana Desa 2027 sebesar Rp77 triliun. Angka tersebut naik sekitar 39,2 persen dibandingkan outlook 2026 sebesar Rp55,3 triliun.
Dana Desa nantinya dapat digunakan untuk memenuhi kewajiban yang muncul dari percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, serta kelengkapan Kopdes.
Selain Dana Desa, Dana Alokasi Umum atau DAU juga memiliki peran dalam mendukung implementasi Koperasi Kelurahan Merah Putih.
Dengan skema tersebut, program Kopdes tidak hanya mengandalkan pembiayaan kredit. Pemerintah juga menggunakan mekanisme transfer ke daerah untuk menopang kewajiban program.
Apa Dampaknya bagi Masyarakat?
Bagi penerima MBG, perubahan RAPBN 2027 berarti jumlah penerima dan pola pelaksanaan program perlu diperhatikan.
Anggaran yang lebih rendah tidak otomatis berarti MBG dihentikan. Pemerintah tetap mengalokasikan Rp240,2 triliun untuk menjalankan program tersebut.
Sementara bagi masyarakat desa, program Kopdes membuka peluang pembangunan fasilitas ekonomi. Namun, akses pembiayaan tetap mengikuti ketentuan dan persyaratan yang berlaku.
Masyarakat juga perlu membedakan antara bantuan langsung, pembiayaan kredit, dan dukungan melalui Dana Desa.
Karena RAPBN 2027 masih berupa rancangan, angka final dapat berubah setelah proses pembahasan antara pemerintah dan DPR.
FAQ MBG 2027
Berapa anggaran MBG 2027?
Pemerintah merencanakan anggaran MBG sebesar Rp240,2 triliun.
Berapa target penerima MBG 2027?
Target penerima mencapai 72,1 juta orang.
Mengapa anggaran MBG turun?
Pemerintah menyebut penyesuaian anggaran sejalan dengan strategi perbaikan tata kelola, penataan SPPG, refocusing penerima, dan evaluasi status gizi.
Siapa penerima MBG?
Penerimanya mencakup siswa, prasiswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Apakah MBG masih masuk anggaran pendidikan?
Sebagian anggaran MBG masih tercatat dalam fungsi pendidikan pada RAPBN 2027.
FAQ Kopdes Merah Putih
Apa itu Kopdes Merah Putih?
Kopdes Merah Putih merupakan program pemerintah untuk memperkuat koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Berapa target Kopdes?
Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 80.000 unit koperasi.
Apakah Kopdes mendapat Rp3 miliar gratis?
Tidak. Rp3 miliar merupakan plafon pembiayaan kredit dalam skema pembangunan fasilitas Kopdes, bukan bantuan tunai otomatis.
Untuk apa pembiayaan Kopdes?
Pembiayaan digunakan untuk mempercepat pembangunan gerai, pergudangan, dan kelengkapan koperasi.
Berapa Dana Desa 2027?
Target Dana Desa 2027 mencapai Rp77 triliun.
Apakah RAPBN 2027 sudah final?
Belum. RAPBN masih harus dibahas dan disetujui sebelum ditetapkan menjadi APBN 2027.
Kesimpulan: RAPBN 2027 memperlihatkan dua agenda besar pemerintah. MBG mendapat Rp240,2 triliun untuk menjangkau 72,1 juta penerima, sedangkan Kopdes didukung melalui skema pembiayaan dan Dana Desa yang ditargetkan mencapai Rp77 triliun. (*)
Editor : Fanda Yosephta









