BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 2.610 titik panas atau hotspot di Pulau Sumatra pada Minggu, 23 Agustus 2026. Riau menjadi salah satu wilayah dengan konsentrasi hotspot tertinggi.

Data BMKG Stasiun Pekanbaru pada pukul 07.00 WIB mencatat 355 hotspot di Riau. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak kedua di Sumatra setelah Sumatra Selatan dengan 1.311 titik panas.

Selain itu, hotspot terdeteksi di Jambi sebanyak 278 titik, Bangka Belitung 268 titik, dan Lampung 187 titik. Aceh mencatat 67 titik, Kepulauan Riau 55 titik, Sumatra Utara 45 titik, Sumatra Barat 27 titik, serta Bengkulu 17 titik.

Di Riau, Pelalawan menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakni 216 titik. Selanjutnya Indragiri Hilir mencatat 80 titik panas. Dengan demikian, kedua kabupaten tersebut menyumbang sekitar 83,4 persen dari total hotspot Riau.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sejumlah wilayah Riau masih menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Tim gabungan juga melakukan pemadaman di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Pelalawan.

Baca Juga :  Daryono Mundur dari Jabatan Direktur Gempa dan Tsunami BMKG

Petugas menghadapi medan gambut dalam, asap pekat, serta angin kencang. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman dan pencarian titik api menjadi lebih sulit. Data Manggala Agni juga menunjukkan luas kebakaran Riau dalam beberapa hari terakhir telah mencapai lebih dari 700 hektare.

Peningkatan hotspot juga terjadi cukup tajam dibandingkan sehari sebelumnya. Pada Sabtu, 22 Agustus 2026, BMKG mencatat 1.104 hotspot di Sumatra. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 2.610 titik pada Minggu pagi.

Kondisi ini juga berdampak terhadap kualitas udara. Jarak pandang di Pekanbaru sempat terbatas akibat asap pada Sabtu malam. Parameter PM2,5 pada dini hari dan pagi hari juga masuk kategori tidak sehat.

Pemerintah dan petugas terus melakukan berbagai langkah untuk menekan penyebaran karhutla. Di Riau, penanganan antara lain dilakukan melalui Operasi Modifikasi Cuaca. Pemantauan hotspot dan kualitas udara menjadi penting, terutama bagi masyarakat di wilayah terdampak asap.

Baca Juga :  Awal Musim Kemarau April 2026, Ini Wilayah Indonesia yang Lebih Dulu Kering

Bagi masyarakat, kondisi udara yang memburuk perlu menjadi perhatian. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan dapat dipertimbangkan ketika kualitas udara tidak sehat. Masyarakat juga sebaiknya mengikuti informasi resmi BMKG dan pemerintah daerah terkait perkembangan karhutla.

FAQ

Berapa jumlah hotspot di Sumatra pada 23 Agustus 2026?
BMKG mendeteksi 2.610 hotspot di Sumatra berdasarkan pembaruan data pukul 07.00 WIB.

Berapa hotspot di Riau?
Riau mencatat 355 hotspot pada pembaruan BMKG tersebut.

Daerah mana yang memiliki hotspot terbanyak di Riau?
Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi, yakni 216 titik.

Bagaimana kondisi kualitas udara di Pekanbaru?
Kualitas udara berdasarkan parameter PM2,5 sempat masuk kategori tidak sehat pada dini hari dan pagi.

Mengapa karhutla sulit dipadamkan?
Petugas menghadapi gambut dalam, asap pekat, angin kencang, serta vegetasi yang mudah terbakar. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Hasil OMI 2026 Kabupaten/Kota Diumumkan, Begini Cara Ceknya
Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK
Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu
20 Link Twibbon HAORNAS 2026, Ramaikan Hari Olahraga Nasional
108 Penerbangan dari dan ke Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 13.000 Penumpang Kena Imbas
Daftar 8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Cek Penerbangan Hari Ini
5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun
KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Hasil OMI 2026 Kabupaten/Kota Diumumkan, Begini Cara Ceknya

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK

Kamis, 10 September 2026 - 05:00 WIB

Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu

Kamis, 10 September 2026 - 04:00 WIB

20 Link Twibbon HAORNAS 2026, Ramaikan Hari Olahraga Nasional

Senin, 7 September 2026 - 17:00 WIB

108 Penerbangan dari dan ke Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 13.000 Penumpang Kena Imbas

Berita Terbaru