Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengingatkan masyarakat terhadap kondisi kering pada Agustus 2026. Kondisi tersebut berkaitan dengan musim kemarau yang semakin meluas serta pengaruh El Niño yang sangat kuat.
BMKG mencatat 535 Zona Musim atau sekitar 76,5 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. Pada Dasarian I Agustus, sekitar 90,79 persen wilayah Indonesia mengalami curah hujan kategori rendah.
Lalu bagaimana kondisi Jambi, Sumatera Barat, dan Riau? Ketiga provinsi tersebut tidak tercantum dalam daftar wilayah kategori Awas yang disampaikan BMKG untuk peringatan kekeringan meteorologis Dasarian II Agustus. Karena itu, masyarakat tidak perlu menyimpulkan bahwa seluruh wilayah ketiganya berada dalam kondisi kekeringan ekstrem.
Meski demikian, kondisi kemarau tetap perlu diwaspadai, terutama karena BMKG memperkirakan puncak kemarau berlangsung pada Agustus hingga September. BMKG juga menyoroti risiko karhutla yang tinggi di sejumlah wilayah Sumatra, termasuk Riau dan Jambi.
Untuk Jambi, kondisi cuaca antardaerah dapat berbeda. Data prakiraan BMKG menunjukkan sejumlah wilayah Jambi masih berpotensi mengalami hujan, sementara wilayah lainnya dapat mengalami cuaca cerah atau berawan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemarau tidak berarti seluruh wilayah Jambi selalu tanpa hujan.
Sementara itu, Sumatera Barat juga tidak masuk daftar kategori Awas dalam peringatan kekeringan yang menjadi perhatian pada periode tersebut. Kondisi hujan tetap dapat berbeda berdasarkan wilayah, sehingga masyarakat sebaiknya mengikuti informasi BMKG setempat sebelum mengambil kesimpulan mengenai kekeringan.
Riau perlu mendapat perhatian khusus karena BMKG memasukkannya bersama Jambi dalam wilayah Sumatra yang menghadapi risiko karhutla tinggi menjelang puncak kemarau. Kondisi kering dan panjangnya periode tanpa hujan dapat meningkatkan potensi kebakaran lahan.
BMKG sebelumnya memprakirakan Agustus 2026 didominasi curah hujan rendah. Secara nasional, 84,29 persen wilayah diprediksi berada pada kategori hujan rendah, sehingga masyarakat Jambi, Sumbar, dan Riau tetap perlu menghemat air serta mewaspadai kebakaran lahan. (Tim)
Editor : Fanda Yosephta









