Kerbau Disembelih, Lemang Mulai Dimasak, Luhah Dasira Buka Rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAI PENUH – Kepulan asap mengepul dari deretan bambu yang disusun mengelilingi bara api di Luhah Dasira, Kota Sungai Penuh, Jumat, 3 Juli 2026. Puluhan warga bergantian menjaga api agar lemang matang merata. Di lokasi yang sama, seekor kerbau disembelih sebagai bagian dari persiapan Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh.

Oplus_131074

Sejak pagi, masyarakat Luhah Dasira memadati lokasi kenduri. Ninik mamak, depati, pemangku adat, pemuda, dan kaum ibu membagi tugas masing-masing. Sebagian mengurus penyembelihan kerbau, sementara lainnya menyiapkan bambu, ketan, dan santan untuk memasak lemang.

Penyembelihan kerbau menjadi salah satu tahapan penting dalam Kenduri Sko. Daging hasil sembelihan akan diolah menjadi hidangan untuk menjamu tamu, keluarga, dan masyarakat yang menghadiri puncak acara. Seluruh proses dilakukan secara gotong royong sesuai tata cara adat yang berlaku di Luhah Dasira.

Baca Juga :  Meledak! Pekan Budaya Luhah Datuk Singarapi Putih Hidupkan Kembali Warisan Adat Sungai Penuh, Ribuan Warga Padati Acara

Di sisi lain, memasak lemang juga memiliki makna tersendiri. Bagi masyarakat Dasira, tradisi itu bukan sekadar menyiapkan makanan. Lemang menjadi simbol kebersamaan karena seluruh tahapan, mulai dari menyiapkan bambu hingga menjaga bara api, dikerjakan bersama oleh warga.

Kenduri Sko merupakan agenda adat yang digelar secara berkala sebagai ungkapan syukur sekaligus momentum memperkuat persaudaraan antarsanak. Tradisi ini juga menjadi ruang bagi para pemangku adat untuk meneguhkan nilai-nilai yang diwariskan para leluhur kepada generasi penerus.

Dalam pelaksanaan Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh, Luhah Dasira dikenal sebagai salah satu wilayah adat yang tetap mempertahankan tata cara tradisional. Setiap prosesi dijalankan berdasarkan ketentuan adat yang telah berlaku turun-temurun, mulai dari persiapan hingga puncak kenduri.

Baca Juga :  Menghadapi Nataru 2026, Wawako Azhar: Semua Sektor Harus Siap dan Terkoneksi

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana kebersamaan begitu terasa. Warga bekerja tanpa sekat. Kaum ibu menyiapkan bahan masakan, para pemuda mengawasi pemanggangan lemang, sedangkan para ninik mamak memastikan seluruh tahapan berlangsung sesuai ketentuan adat.

Rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh di Luhah Dasira dijadwalkan berlanjut dengan sejumlah prosesi adat lainnya. Masyarakat berharap tradisi yang telah diwariskan selama ratusan tahun itu tetap terjaga sebagai identitas budaya Kerinci dan menjadi warisan bagi generasi mendatang. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Gubernur Al Haris, Wako Alfin, Bupati Monadi dan Sekda Alfian Terima Gelar Adat Depati Kehormatan di Kenduri Sko 6 Lurah Sungai Penuh 2026
Mobil Terjun ke Jurang di Jalur Sungai Penuh–Tapan, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Drama Kolosal Ninek Siak Lengih Hidupkan Jejak Penyebaran Islam di Sakti Alam Kerinci
Meledak! Pekan Budaya Luhah Datuk Singarapi Putih Hidupkan Kembali Warisan Adat Sungai Penuh, Ribuan Warga Padati Acara
Dulu Rival di Pilkada, Kini Tokoh Adat Enam Luhah Anugerahkan Gelar Kehormatan untuk Wali Kota Alfin Bakar
Filosofi “Tenggelam Samo Tenggelam”, Makna Persatuan dalam Karang Setio Depati Nan Bertujuh
Menelusuri Jejak Datuk Singarapi Putih Dasira, Mata Rantai Adat yang Menghubungkan Dusun Baru, Dusun Empih dan Hamparan Rawang
Begini Cara Keputusan Adat Karang Setio Ditetapkan, Tidak Bisa Sepihak
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:38 WIB

Gubernur Al Haris, Wako Alfin, Bupati Monadi dan Sekda Alfian Terima Gelar Adat Depati Kehormatan di Kenduri Sko 6 Lurah Sungai Penuh 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:00 WIB

Mobil Terjun ke Jurang di Jalur Sungai Penuh–Tapan, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:45 WIB

Kerbau Disembelih, Lemang Mulai Dimasak, Luhah Dasira Buka Rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:02 WIB

Drama Kolosal Ninek Siak Lengih Hidupkan Jejak Penyebaran Islam di Sakti Alam Kerinci

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:45 WIB

Meledak! Pekan Budaya Luhah Datuk Singarapi Putih Hidupkan Kembali Warisan Adat Sungai Penuh, Ribuan Warga Padati Acara

Berita Terbaru